UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 15 Juni 2018 13:46
Palak Sopir di Border Aruk, Tiga Warga Setempat Diciduk

Ditemukan Uang Puluhan Juta Rupiah dan Ribuan Ringgit Malaysia dalam Ruangan Bendahara

TERSANGKA. Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Raden Real Mahendra menunjukkan barang bukti dan pelaku pungli di Aula Mapolres Sambas, Senin (11/6)—Sairi/RK

PROKAL.CO, SAMBAS- Tiga warga di perbatasan Aruk, Sajingan, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia ditangkap jajaran Polres Sambas. Ketiga pria masing-masing berinisial TSP (29), FK (39) dan JN (44) ini ditangkap karena melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap sopir kendaraan angkutan yang tak memiliki trayek di daerah perbatasan Aruk.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadiprabowo SH SIk melalui Wakapolres Kompol Jovan R Sumual menerangkan, ketiga pelaku masing-masing memiliki peran. “TSP sebagai tukang pungut uang, FR bertugas sebagai bendahara dan JN yang menyimpan uang,” jelasnya kepada sejumlah wartawan, Selasa (12/6).

Jovan mengatakan, ketiga pelaku berhasil diamankan saat mereka sedang beraksi pada Jumat (8/6) sekitar pukul 15.13 Wib. "Ketiga orang ini diancam melanggar Pasal 368 ayat 1 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara," tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra SH SIK menjelaskan, penangkapan ini berawal dari laporan warga. Setelah itu, pihaknya melakukan penyamaran. “Anggota kita ada yang menyamar menjadi sopir angkutan di perbatasan. Kemudian mobil anggota yang menyamar diberhentikan TSP dan langsung meminta uang,” jelasnya.

Saat itu, pelaku memalak sopir sebesar Rp10 ribu untuk per satu penumpangnya. Tak menunggu lama, TSP langsung diamankan. “Menyusul JN juga diamankan," terangnya. Setelah dilakukan penyelidikan, TSP dan JN mengaku menyerahkan uang hasil pungli itu kepada FK.  “Uang dari TSP ini dikumpulkan JN dan selanjutnya diserahkan ke FK yang merupakan bendahara,” ungkapnya.

Kemudian anggota meminta TSP dan JN menunjukkan keberadaan FK. Anggota langsung mendatangi ruangan FK. Selanjutnya, dalam ruangan FK didapati uang sebanyak Rp30 juta dan RM1.484 yang diduga merupakan uang hasil pungli dan tidak dimasukkan ke Pandapatan Asli Daerah (PAD). “Saat ini tiga pelaku masih diperiksa lebih lanjut,” terangnya. (Sairi/rk)


BACA JUGA

Minggu, 11 November 2018 11:40

Demi Pelayanan yang Lebih Baik, Ombudsman Ajak Berjuang

PONTIANAK-  Ombudsman RI perwakilan Kalimantan Barat mengadakan kegiatan ngopi bareng. Bertajuk…

Minggu, 11 November 2018 11:07

Rasakan..!! Polisi Miskinkan Bandar Narkoba asal Kalbar

PONTIANAK- Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimatan Barat bersama Bareskrim Polri mengungkap tindak…

Sabtu, 10 November 2018 10:43
Robo-Robo Tradisi Baca Doa Tolak Bala

Dilaksanakan Rabu Akhir Bulan Safar, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya

Setiap Rabu akhir Safar Hijriah, masyarakat menggelar robo-robo. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pusat…

Sabtu, 03 November 2018 13:33

Dorong Kalbar Fortopolio Provinsi Pertama Pemanfaatan PLTN di Indonesia

PONTIANAK- Anggota Komisi VII DPR RI, Maman Abdurrahman, ST mendorong Provinsi Kalbar menjadi portofolio…

Sabtu, 03 November 2018 13:30

Pemekaran Kapuas Raya Jadi Perhatian Gubernur

PONTIANAK-  Anggota Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalbar. Mereka diterima…

Sabtu, 03 November 2018 13:29

HEBOH..!! Istri Polisi Dicekik dan Ditampar Istri Kapolresta

PONTIANAK- Nia Kurnia terbaring lemas di ruang rawat inap Rumah Sakit Antonius Pontianak, Jumat (2/11).…

Selasa, 30 Oktober 2018 12:14

Mantan Kasat Poltabes Pontianak Jadi Korban Lion Air JT 610

PONTIANAK- Pesawat Boeing 737 MAX 8 milik PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) mengalami kecelakaan di…

Jumat, 26 Oktober 2018 11:49
Petani Geruduk dan Segel Pabrik Sawit

PT. MPE Belum Penuhi Tuntutan, Pemagaran Jalan Berlanjut

SEKADAU- Kisruh petani plasma dengan pihak perusahaan sawit PT Multi Prima Entakai (MPE) di Kabupaten…

Jumat, 26 Oktober 2018 11:45

Dendam, Mantan Bini Ditikam Berkali-kali

SINGKAWANG- Sepuluh adegan yang diperagakan tersangka SR alias JM dalam rekonstruksi kasus pembunuhan…

Rabu, 24 Oktober 2018 13:05
KAMMI Evaluasi 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Banyak Janji Belum Terealisasi

PONTIANAK- Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) Kalbar menggelar unjuk rasa mengevaluasi empat tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .