UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 12 Juni 2018 15:03
Mudik Lebih Irit, Kapal Laut Tetap Diminati
MENUNGGU KEBERANGKATAN. Ratusan penumpang KM Dharma Kecana tujuan Semarang memadati teras terminal penumpang pelabuhan Dwikora Pontianak, Senin sore (11/6). Ambrosius Junius-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Makin dekat Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak, penumpang akan bertolak menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang menggunakan KM Dharma Kencana, Senin malam (11/6). "Hari ini satu kapal yang berangkat dan yang terakhir tujuan ke Semarang, ke Surabaya sudah habis kemarin, ke Jakarta tidak ada," kata Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Pontianak, Subuh ditemui Rakyat Kalbar di ruang kerjanya.

Subuh menjelaskan, mudik Lebaran 2018 angkutan antarpulau hanya menggunakan dua kapal. Yaitu KM Lawit dan Dharma Kecana. Masing-masing kapasitas angkut 1600 dan 1006 penumpang.  Dibanding tahun lalu, jumlah penumpang baik tujuan ke Semarang maupun Surabaya ada penambahan sedikit.  "Tapi masih sesuai dengan kapasitas yang diberikan," ucapnya.

Menurut Subuh, penanganan penumpang mudik Lebaran sudah lebih baik. Pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dan membentuk Posko Tepadu dengan instansi terkait untuk pelayanan penumpang. Baik yang akan berangkat maupun baru tiba di Kalbar. "Menurut pantauan kami selama ini berjalan tertib dan lancar," tuturnya.

Keberadaan Posko terpadu, sebagai pusat informasi, penanganan dan pelayananan dalam proses embarkasi. Baik kendaraan maupun penumpang serta pemantauan logistik yang datang. "Untuk pelayanan, memberikan rasa aman, nyaman serta tertib," terang Subuh.

Salah seorang pemudik yang menggunakan kapal, Lestari Dewi. Dia hampir lima tahun tidak mudik ke kampung halamannya. Ia memilih transportasi air lantaran lebih murah dibanding pesawat. Bersama anak dan suaminya, wanita 46 tahun ini jauh-jauh hari sudah membeli tiket. Dia mendapatkan tiket seharga Rp410.000. "Irit dan murah naik kapal. Kita pesan tiket sudah lama," ucapnya.

Walaupun perjalanan menggunakan kapal memakan waktu dua hari, namun yang penting baginya bisa tiba di kampung halaman dengan selamat. Sehingga dapat berkumpul dengan keluarga di Jawa di  saat hari raya.  "Kalau dikatakan lama ya lama, kalau di kapalkan ada makan tiga kali, kalau mau jajan ya jajan, tergantung kita," sebutnya.

Walau pun jadwal keberangkatan kapal Senin malam, dari Bodok Kabupaten Sangau, ia bersama rombongan memilih datang lebih awal ke  di pelabuhan Dwikora. Mereka tiba di pelabuhan pukul 03.00. Lestari mudik ke kampung halamannya di Purwodadi, Jawa Tengah. "Kami datang subuh tadi, sengaja datang lebih awal," ungkap Lestari.

Senada disampaikan penumpang lainnya, Samihon. Pria 40 ini lebih memilih kapal laut daripada pesawat untuk perjalanan mudiknya. "Kemarin lihat harganya tiket pesawat ngak mampu mas," ucapnya. Pekerja di salah satu perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sangau ini akan menuju ke Semarang. Sampai di Semarang, dia akan melanjutkan perjalanan darat lagi menuju kampung halamannya di Ponorogo, Jawa Timur, memakan waktu kurang lebih delapan jam. "Yang penting bisa sampai ke rumah, ini juga sudah bersyukur dapat tiket," pungkasnya.

Pantau Rakyat Kalbar, ratusan penumpang sejak Senin siang sudah mulai memadati teras terminal Pelabuhan Dwikora. Hingga jelang sore para pemudik semakin ramai berdatangan. Mereka datang baik bersama keluarga, maupun sendiri. Ada pula rombongan menggunakan mini bus yang diantar karabatnya ke pelabuhan.

Diperkirakan sekitar seribuan pemudik akan diangkut ke Semarang. Terdapat sebuah Posko, tampak petugas gabungan personel kepolisian dan TNI AL berserta beberapa petugas instansi terkait lainnya.  (Andi Ridwansyah, Ambrosius Junius/rk)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 08 Agustus 2018 22:33
Pelaku Penganiaya Anak Jalani Tes Kejiwaan

KEJAM..!! Anak Disiksa, Dadanya Diinjak-Injak

PONTIANAK- Ibrahim Taufik, pria 30 tahun yang menganiaya anak angkatnya Ainun Maya hingga meninggal…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:15
2.225 Jemaah Kalbar Telah Diterbangkan ke Tanah Suci

Ombudsman Ajak Pantau Penyelenggaraan Haji

PONTIANAK- Ombudsman RI Perwakilan Kalbar memantau penyelenggaran ibadah haji tahun 2018. Masyarakat…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:38
Pembangunan PLTU Kalbar-1

MANTAP..!! Kini Tak Lagi ‘Minta’ Listrik Malaysia

PONTIANAK- PT. GCL Indo Tenaga menggelar media gathering di Hotel Gajahmada, Pontianak, Rabu (1/8).…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:16
Pelecehan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

MENGGILA..!! Kasus di Kalbar kian Parah, Pelakunya Orang Terdekat

PONTIANAK- Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kalimantan Barat terparah dalam sepuluh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:14
Potensi Defisit APBD Kalbar 2018

Kalau Ada Penyimpangan Harus Ditangkap

PONTIANAK- Potensi defisit APBD Kalbar Tahun Anggaran 2018 berdampak terhadap pencairan dana pengerjaan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:13

Ini Dia Kasdam Tanjungpura yang Baru

SUNGAI RAYA- Jabatan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura berganti. Dulunya dijabat Brigjen TNI…

Minggu, 29 Juli 2018 21:45

Waduh, Wadir Reserse Narkoba Polda Kalbar Bawa Sabu

JAKARTA- Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Viktor Yogi Tambunan membenarkan kabar penangkapan anggota…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:00

KEREN..!! Kapuas Hulu Jadi Cagar Biosfer Baru

PUTUSSIBAU-  Betung Kerihun Danau Sentarum (BKDS) Kapuas Hulu resmi dikukuhkan menjadi cagar biosfer…

Kamis, 26 Juli 2018 20:47
Jamaah Asal Kalbar Mulai Diberangkatkan Minggu

7 CJH Sanggau Berpotensi Gunakan Kursi Roda

PONTIANAK- Sebanyak 109 calon jemaah haji (CJH) dari kuota 110 asal Kabupaten Sanggau siap menunaikan…

Kamis, 26 Juli 2018 20:46
Amankan Dua Pelaku Pembakaran Lahan

Kemarau, Sungai Kapuas Mulai Mengering

PONTIANAK- Dalam dua minggu terakhir, lahan yang terbakar di wilayah hukum Polresta Pontianak mencapai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .