UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 12 Juni 2018 15:02
Kapolda Pantau Pengamanan di Bandara Supadio
SAPA PEMUDIK. Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono berbincang-bincang dengan pemudik di Bandara Supadio Kubu Raya, Senin (11/6). Andi Ridwansyah-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono melakukan pemantauan arus mudik Idul Fitri di Bandara Internasional Supadio Kubu Raya sekitar pukul 10.30 WIB, Senin (11/6). Pemantauan ini guna mengecek kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada pengguna transportasi udara.

Diberitakan Rakyat Kalbar, didampingi pejabat utama Polda Kalbar dan Kapolresta Pontianak, Kapolda berdialog dengan para pemudik serta staf Bandara Supadio. Baik mengenai kesiapan dan pelayanan, maupun mendengarkan keluhan pemudik. Setelah melakukan pemantauan ke Posko Terpadu Bandara, Didi menyakini arus mudik di Kalbar dalam keadaan kondusif.

"Kita turun untuk menindak lanjuti hasil Rakor lintas sektoral yang kita lakukan beberapa waktu lalu. Tujuannya memberikan keamanan dan kenyamanan pada masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran," tutur Kapolda kepada wartawan. Kapolda menilai, penanganan terpadu oleh 19 instansi terkait  mudik sudah berjalan baik. Baik yang datang maupun berangkat ke kalbar sudah terakomodir. Begitu pula dengan harga tiket pesawat sudah berpedoman dengan ketentuan Menteri Perhubungan RI. "Para penumpang menyampaikan sudah sesuai aturan," jelasnya.

Kondisi ini kata Didi, telah mengindikasikan bahwa aspek keamanan benar-benar terjalin secara terpadu. Baik dari internal di sini dan 19 instansi lainnya. Namun tetap perlu diwaspadai, para calo tiket yang menyebabkan harga menjadi mahal."Tolong calo-calo jangan lagi main-main," tegasnya. Untuk mengantisipasi calo, Didi meminta kepada pihak Bandara untuk dapat mensosialisasikan cara pembelian tiket online. “Supaya dapat menghindari praktik calo,” tuntas Kapolda.

General Manager (GM) Bandara Internasional Supadio Kubu Raya Jon Muhktar Rita menuturkan, tahun ini terdapat pertumbuhan jumlah penumpang menjelang Idul Fitri."Jumlah penumpang mengalami peningkatan sebesar 10 persen sampai 15 persen dibandingkan tahun lalu," ungkapnya.

Dikatakan dia, puncak arus mudik terjadi sejak H-7 Lebaran hingga hari ini (kemarin, red). Per hari sekitar 12.000 - 13.000 ribu pemudik diberangkatkan dari Bandara Supadio. Peningkatan tak hanya penerbangan dalam negeri.  "Penerbangan internasional juga mengalami peningkatan dari lebaran tahun lalu, kisarannya sekitar 15 persen," jelasnya.

Guna memberikan kenyamanan dan kepada pemudik, 110 pesawat sudah disiapkan sesuai skedul yang ada. Beberapa maskapai mengajukan ekstra flight. Mengingat permintaan jasa transportasi udara ini terus bertambah. "Ada 6 rute yang extra flight dengan beberapa maskapai, yakni Nam Air, Expres Air dan Sriwijaya Air," ucapnya.

Terkait pengaman di Bandara kata Jon, sejauh ini terpantau aman. Pihak otoritas Bandara selalu berkoordinasi dengan kepolisian yang dibantu TNI dan seluruh instansi yang ada untuk menjaga keamanan. “Selain itu, kita juga membuat Posko di Bandara," tukasnya.

Selama arus mudik Lebaran berlangsung, pihak Bandara stanby 24 jam melayani masyarakat. Jika ada delay karena faktor rotasi pesawat dan lain sebagainya, pihaknya terbuka memberikan pelayanan. Mengingat,  lonjakan penumpang per hari bisa mencapai 14.000 ribu. Kendati sejak H-7 hingga kemarin hanya berkisar 12.000 sampai dengan 13.000 penumpang. "Mungkin di H-1 Lebaran baru terdapat puncak arus mudik," ulasnya.

Jon memprediksi, puncak arus balik Lebaran terjadi pada Sabtu sampai Minggu."Karena Senin para pekerja akan masuk bekerja kembali," tutup Jon. Sementara itu, salah seorang pemudik pengguna transportasi udara yaitu Agus. Ia bermaksud pulang ke Bandung menggunakan Lion Air. Pria 37 tahun ini memilih pesawat lantaran menghemat waktu.

"Kita pilih transportasi udara karena lebih cepat sampai ke kampung halaman, sehingga tidak lama di perjalanan," katanya. Naiknya harga tiket ia tidak terlalu khawatir. Jauh-jauh hari dia telah memesan tiket secara online.

Penumpang lainnya, Djoko mengatakan pelayanan otoritas Bandara Supadio sudah cukup baik. Djoko yang bekerja sebagai buruh pengerjaan jalan ini mengakui, tiket mudik ke kampung halamannya di Solo telah difasilitasi oleh kantor."Saya juga tidak tau berapa harga tiketnya, yang jelas jauh-jauh hari telah di pesankan oleh kantor," jelasnya.

Djoko berencana pulang ke kampung halaman selama 10 hari untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarganya. "Selama menggunakan transportasi udara tidak ada masalah yang dihadapinya," tutup Djoko. (Andi Ridwansyah, Ambrosius Junius/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:23
Ternyata, Larangan Bakar Lahan Sudah Ada Sejak Zaman Belanda

INGAT..!! Kabut Asap Berpengaruh Besar Terhadap Perekonomian

PONTIANAK- Bank Indonesia Kalbar belum ada melakukan kajian ekonomi dampak kebakaran dan lahan (Karhutla).…

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:11

Pantau Situasi Perbatasan Indonesia-Malaysia, Irjen TNI Tak Mau Satgas Pamtas Sengsara

PONTIANAK- Inspektur Jenderal (Irjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Letnan Jenderal (Letjen) TNI…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:44

Terpantau 427 Titik Panas, Kalbar (Masih) Siaga Karhutla

PONTIANAK- Kabut asap semakin menyelimuti Kota Pontianak, terutama sore dan malam hari. Udara akibat…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:38

WASPADA..!! Malaysia Timur Dilanda Wabah Flu Burung, Entikong Perketat Masuknya Unggas

SANGGAU- Badan Karantina Pertanian Republik Indonesia melarang masuknya unggas segar dan olahan dari…

Minggu, 12 Agustus 2018 21:26

Regulasi Hambat BBM Nelayan

PONTIANAK- Pengaturan bahan bakar minyak (BBM) bagi para nelayan diatur dalam Undang-Undang Nomor 7…

Minggu, 12 Agustus 2018 21:24
Kalbar Bisa Jadi Jalur Perdagangan Dunia

Investasi Awal Pelabuhan Kijing Rp4,7 Triliun

PONTIANAK- Pengelolaan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah tidak lama lagi. Pasalnya,…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:15
2.225 Jemaah Kalbar Telah Diterbangkan ke Tanah Suci

Ombudsman Ajak Pantau Penyelenggaraan Haji

PONTIANAK- Ombudsman RI Perwakilan Kalbar memantau penyelenggaran ibadah haji tahun 2018. Masyarakat…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:38
Pembangunan PLTU Kalbar-1

MANTAP..!! Kini Tak Lagi ‘Minta’ Listrik Malaysia

PONTIANAK- PT. GCL Indo Tenaga menggelar media gathering di Hotel Gajahmada, Pontianak, Rabu (1/8).…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:16
Pelecehan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

MENGGILA..!! Kasus di Kalbar kian Parah, Pelakunya Orang Terdekat

PONTIANAK- Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kalimantan Barat terparah dalam sepuluh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:14
Potensi Defisit APBD Kalbar 2018

Kalau Ada Penyimpangan Harus Ditangkap

PONTIANAK- Potensi defisit APBD Kalbar Tahun Anggaran 2018 berdampak terhadap pencairan dana pengerjaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .