UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Rabu, 06 Juni 2018 15:24
Stok Beras di Pontianak Cukup 6 Bulan, BBM akan Ditambah
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Pontianak, Mahmudah menyampaikan, dalam menyambut dan merayakan Idul Fitri, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak sudah mengadakan kegiatan pengecekan distributor beras. Sebab beras merupakan sembako utama.

"Alhamdulillah stok beras kita cukup sampai enam bulan kedepan. Dari beberapa distributor sudah siap untuk penyediaan sembako, khususnya beras," jelasnya.  Mahmudah berharap harga-harga sembako tidak naik terlalu tinggi. Walau harga merupakan mekanisme pasar, dimana supplay dan demand berlaku. Tapi ia pastikan dengan cukupnya stok di Kota Pontianak, kenaikan tidak akan terlalu tinggi.

"Kita harap juga untuk harga daging ayam maupun sapi tidak terlalu tinggi. Sehingga masyarakat yang berlebaran menggunakan daging bisa terjangkau harganya," harap Mahmudah.  Dinas Perhubungan Kota Pontianak juga sudah melakukan kegiatan persiapan arus mudik. Ramp check bus sudah dilakukan. Seperti kelengkapan surat-surat penting sebagai dokumen perjalanan serta kelayakan bus hingga kesiapan sopir.

"Pengemudi sudah kita lakukan tes urine mulai kemarin. Sampai saat ini kita belum menemukan misalnya mengkonsumsi narkoba. Kita berharap sampai akhir ketahuan menggunakan narkoba dan lain sebagainya," imbuhnya.

Pemkot juga sudah membentuk Posko dan menyiapkan petugas di terminal-terminal. Begitu pula jalur mudik air, kesiapannya sudah dilakukan dengan membentuk Posko Terpadu bersama intansi terkait. “Dalam hal ini bersama-sama mengantisipasi kelonjakan, keamanan serta kenyamanan penumpang,” demikian Mahmudah.

Sebelumnya, Senin (4/6) juga digelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Kapuas 2018 di Aula Graha Khatulistiwa Mapolda Kalbar. Kegiatan dihadiri langsung Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono dan Pangdam XII Tanjungpura Mayjend TNI Achmad Supriyadi beserta instansi terkait lainnya. Rakor tersebut dalam rangka penyampaian visi dan misi, interpretasi dan persepsi semua stakeholder. “Kita juga mengevaluasi sampai sejauh mana kinerja jajaran aparat yang ada dalam menghadapi agenda Idul Fitri 2018," ucap Kapolda dalam sambutannya.

Kegiatan rapat diisi dengan diskusi serta pemberian arahan yang dipimpin langsung oleh Kapolda. Salah satu di antaranya, yaitu Pertamina memberi laporan evaluasi kerja yang selama ini telah dilakukan.

Perwakilan Pertamina, Johan menyatakan, stok BBM selama Lebaran akan ditambah. Ini dilakukan untuk antisipasi kenaikan permintaan BBM. "Untuk harga BBM tetap sesuai dengan harga yang ditetapkan Pemerintah,” ungkapnya.  Pihaknya juga sudah meminta kepada setiap SPBU untuk melakukan pelayanan tambahan bagi para pemudik. Pihaknya melarang SPBU untuk menerima permintaan BBM dengan jerigen. “Kecuali bila sudah mengantungi izin dari SPBU yang bersangkutan," paparnya.

Sedangkan elpiji, akan adan penambahan stok sebanyak 8 hingga 15 persen untuk tabung 3 kg. Hal itu berlangsung dalam rentang 4-22 Juni 2018. Pertamina akan selalu menstabilkan kondisi ini. "Kami juga akan mengontrol toko-toko atau agen penyalur elpiji agar tidak menjual gas dengan harga yang terlalu tinggi,” tuturnya.

Elpiji 3 kg sudah ditetapkan untuk rumah tangga, usaha mikro dan pengecer yang telah terdaftar. Bila ingin membeli elpiji 3 kg harus sertakan tanda pengenal. “Baik itu KTP atau KK," ucap Johan. Saat ditanya Kapolda mengenai harga BBM di seluruh Kalbar, Johan menyatakan bahwa harga tetap sama. Begitu pula elpiji ada regulasi tertentu dalam masalah harga. Mendengar hal itu, Kapolda meminta agar Pertamina selalu komunikatif dengan Polda Kalbar. "Polda akan bantu Pertamina dalam mengatasi spekulan nakal. Bila ada kendala, sampaikan," tegas Kapolda.

Dalam kesempatan ini, Pangdam XII/Tpr Mayjend TNI Achmad Supriyadi mengatakan, ia berharap kejadian-kejadian yang tak menyenangkan tahun lalu tidak terulang. Terutama masalah macet dan kecelakaaan."Operasi Ketupat ini selalu diawali dengan aman dan kita berharap berakhir dengan aman juga,” lugasnya.

Yang juga harus diantisipasi momen Pilkada yang akan dilaksanakan tak lama setelah Lebaran. Dia minta logistik Pilkada tetap stabil. “Lalu untuk angkutan terutama air, jangan gunakan aji mumpung. Mumpung masih bisa muat banyak, lalu paksakan kapasitas. Harusnya 30 lalu naikkan jadi 60, ya nyemplung," kata Pangdam.   

Dia juga menyatakan, bahwa kecepatan penyampaian informasi harus diperhatikan. Terutama pada angkutan air yang memiliki medan paling sulit. Basarnas untuk lebih aktif dalam masalah angkutan air ini.  "Jangan remehkan KLB (Kejadian Luar Biasa), sabotase juga. Satu sub-sistem tidak bagus, semua akan tidak bagus," pungkas Pangdam.

Komandan Lantamal, Laksma Gregorius Agung juga memberi informasi bahwa jajarannya telah siap untuk amankan Operasi Ketupat Kapuas 2018. Pihaknya bersama Dinas Perhubungan telah melakukan gelar pasukan untuk pengamanan. Danlantamal juga berpesan bahwa jangan sampai ada kejadian kapal terbakar. "Satu kapal terbakar, kemungkinan bisa merambat ke yang lain,” sebutnya.

Ditambah lagi penanganan kebakaran di area laut juga masih minim. Cek kelengkapan dan kelaikan kapal. Cegah kecelakaan yang terjadi pada bagian alur. “Karena bila itu terjadi akan menghambat jalan kapal lainnya," pesan Gregorius.

Menjelang akhir rapat, Kapolda memberi arahan kepada peserta terutama pada jajarannya untuk mengawasi beberapa kegiatan yang rutin dilakukan masyarakat menjelang Idul Fitri. "Antisipasi dan arahkan kegiatan nyekar agar lalu lintas sekitar kompleks pemakaman berjalan lancar,” tegasnya.

Begitu pula dengan kegiatan pawai obor, pasar tumpah dan kembang api. Kalau petasan, jelas dilarang.  “Begitu juga dengan kegiatan lainnya seperti penarikan dana secara masif, pelaksanaan zakat fitrah, malam takbiran. Open house juga tolong diantisipasi, juga tempat-tempat rekreasi. Kesimpulannya, Operasi Ketupat siap melancarkan kegiatan Idul Fitri," terang Kapolda.

Dalam sesi wawancara, Kapolda menyatakan bahwa Operasi Ketupat Kapuas 2018 melibatkan 2.413 personel. Terdiri dari TNI-Polri dan 19 lapisan yang akan mengamankan 471 titik dari 6 lokasi yang menjadi skala prioritas.  “Kegiatannya antara lain dari pengamanan sarana transportasi, ketersediaan stok pangan, energi dan BBM. 6 ititk itu meliputi masjid, terminal, supermarket dan lain sebagainya," ujar Kapolda. (Maulidi Murni, Bangun Subekti/rk)

 

 


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Tujuh Hari Dicari, Hamidah Tak Ditemukan

PONTIANAK- Tim SAR (search and rescue) gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:05

Bawaslu Pontianak Ajak Media Massa Awasi Pemilu

PONTIANAK- Media massa menjadi salah satu pilar demokrasi. Di tengah panasnya kontestasi politik saat…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:04

TEGAS..!! Tiada Ampun, ASN Korupsi Langsung Dipecat

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tidak memberi ampun bagi Aparatur…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…

Kamis, 27 September 2018 10:41

Tanahnya Dikuasai Pengembang, Pria Ini Layangkan Gugatan ke PN

PONTIANAK- Maulana Muhammad, warga Jalan Parit Na’im, Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang,…

Jumat, 21 September 2018 10:38

SEENAKNYA SAJA..!! Penghalang di Fasum Dibongkar Paksa

PONTIANAK- Sejumlah pemilik ruko memasang penghalang di atas fasilitas umum (fasum). Baik berupa portal,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .