UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 03 Juni 2018 21:35
Terciduk Satgas Pamtas di Jalan Tikus Perbatasan Sanggau
Bawa Amunisi, Dua Warga Malaysia Diamankan
AKTIF. Amunisi aktif yang diamankan dari dua warga Malaysia oleh personel Satgas Pamtas di Segumun, Sanggau, Rabu (30/5).Pendam XII/Tpr for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Bawa amunisi dan senjata api (Senpi), dua warga Malaysia diamankan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 511/DY, Rabu (30/5) sekira pukul 22.23 WIB. Keduanya terciduk di jalan tikus perbatasan Indonesia-Malaysia di Desa Segumun Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tanjungpura, Letnan Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunte menjelaskan, warga Malaysia tersebut berinisial BAN, 37 dan WJ, 47. Keduanya beralamatkan Kp. Mujat, Sarawak, Malaysia. Warga negeri jiran tersebut memasuki wilayah Indonesia menggunakan sepeda motor jenis Honda Neijen Nopol QCC 749 dari Malaysia.

"Keduanya ditangkap oleh Letda Inf Suyit beserta lima anggota Satgas Pamtas Yonif 511/DY setelah beberapa hari melakukan pengendapan di sekitar Desa Segumun,” terangnya usai upacara peresmian Kompi Kavaleri 12/MDC di lapangan Kompi Kavaleri, Jalan Adi Sucipto, Sungai Raya, Jumat (1/6).

Diberitakan Rakyat Kalbar, Kapendam menuturkan, saat dihentikan dan dilakukan pemeriksaan anggota Satgas Pamtas, kedua orang asing itu tidak memiliki dokumen resmi. Di dalam tas yang dibawa mereka ditemukan satu kotak berisikan 24 butir peluru. Mereka mengakui barang tersebut dibawa merupakan pesanan dari warga negara Indonesia yang berdomisili di Desa Segumun berinisial Ti, 34.

Menindaklanjuti pengakuan BAN dan WAJ, Komandan Pos Letda Inf Suyit melakukan pengecekan terhadap warga Desa Segumun, tersebut. Ditemukan sepucuk Senpi jenis Petrum milik Ti. "Saat ini dua orang warga negara Malaysia beserta Senpi dan amunisi diamankan di Pos Segumun Satgas Yonif 511/DY. Sedangkan pengurusan warga negara Malaysia diserahkan kepada pihak Imigrasi," tuntas Kapendam. (ambrosius/rk)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 12:20
Sebagian Potret Bangunan Sekolah Dasar di Kalbar

Tidak Layak Jadi Ruang Cerdaskan Anak Bangsa

Tak heran Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar jauh tertinggal dari…

Selasa, 22 Januari 2019 12:16

Kapal Motor Tenggelam, 8 Ditemukan Tak Bernyawa, 4 Hilang

PUTUSSIBAU- Rakyat Kalbar memberitakan, pencarian 12 korban hilang tenggelamnya kapal…

Kamis, 17 Januari 2019 11:41

KENAPA INI..!! Sebelas Pria Terkapar, Satu Sudah Tak Bernapas

PUTUSSIBAU-  12 karyawan pupuk dan anak buah kapal (ABK) Sri…

Selasa, 15 Januari 2019 10:22

Mau Diselundupkan ke Malaysia, Arwana Senilai Rp 2 M Diamankan

ENTIKONG- Petugas perbatasan berhasil menggagalkan penyelundupan 4.500 ekor anak ikan…

Sabtu, 12 Januari 2019 14:24

Gubernur ‘Ancam’ Kepala Dinas

 PONTIANAK- Pelayanan publik SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar masih…

Sabtu, 12 Januari 2019 11:33

Tunda Eksekusi Lahan Sengketa, Berniat Tertibkan Oknum Nakal

JAKARTA – Kodam XII/Tanjungpura memastikan bahwa Jumat (11/1) sama sekali…

Kamis, 10 Januari 2019 10:55

Tahun Lalu Saja, di Pontianak Ribuan Perempuan Menjanda

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, sepanjang tahun 2018, Pengadilan Agama Kelas…

Kamis, 10 Januari 2019 10:27

13 Rumah Sakit di Provinsi Ini Belum Terakreditas

PONTIANAK - Sebanyak tiga belas rumah sakit (RS) di Kalimantan…

Kamis, 10 Januari 2019 10:16
Satpol PP Pontianak Sita 31 Tabung Gas Bersubsidi

AWAS..!! Selewengkan BBM Premium, Pengawas SPBU dan Spekulan Terancam 3 Tahun Penjara

PONTIANAK- Julmadi alias Jul, tak bisa mengelak lagi. Pria 34…

Kamis, 10 Januari 2019 10:13

KENAPA INI..?? Sudah Tersangka, Kepsek SDLB Sintang Belum Ditahan

SINTANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, sejak dilakukan pengeledahan oleh Satuan Khusus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*