UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Minggu, 03 Juni 2018 21:27
Banjir di Kabupaten Melawi
BAHAYA..!! Ketinggian Air Sudah Mencapai 3 Meter
TERENDAM. Akses jalan di pasar Desa Menukung Kabupaten Melawi terendam banjir, Jumat (1/6). Warga for RK

PROKAL.CO, NANGA PINOH- Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Melawi dan Sekadau. Luapan air melumpuhkan akses transportasi, sehingga berdampak terhadap ekonomi masyarakat.

Di Nanga Pinoh, Melawi, sejumlah akses transportasi tergenang. Jalan-jalan tidak bisa dilalui. Seperti Jalan M Nawawi Desa Paal hingga ke Pasar Laja Nanga Pinoh. Kedalaman air melebihi satu meter lebih atau sepinggang orang dewasa. Begitu pula di Jalan Kenanga Desa Paal, kedalaman air mencapai 2 meter lebih.

“Sejumlah rumah warga yang berada di pesisir sungai Melawi sudah ada yang dimasuki air,” ujar salah seorang Anggota Tagana Melawi, Faisal, Jumat (1/6). Rakyat Kalbar memberitakan, warga yang menjadi korban banjir terpaksa membuat panggung menggunakan kayu. Panggung itu untuk menyelematkan sejumlah perabotan rumah tangga. “Desa-desa yang berada di pesisir sungai Melawi sudah dilanda banjir,” katanya.

Banjir melanda Desa Kelakik, Semadin Lengkong, Kebebu, Tanjung Arak dan lainnya. Banjir juga terjadi di Kecamatan Ella dan Menukung. Bahkan pasar di dua kecamatan tersebut sudah dipenuhi air. Aktivitas jual beli pun terhenti.

Salah seorang warga Desa Menukung Kota, Epiyantono mengungkapkan, sejak Minggu pagi air sudah naik hingga tiga meter lebih. Akses transportasi ke sejumlah desa dan dusun tergenang. Terlebih akses di daerah pasar desa menukung kota. Karena ketinggian air sekitar satu meter lebih.

“Sudah ada sejumlah rumah yang terendam. Sehingga terpaksa harus mengevaluasi harta bendanya dengan membuat panggung di dalam rumah,” terang Epiyantono. Warga Menukung lainnya, Supiadi. Dihubungi via seluler, dia mengatakan sejumlah rumah warga serta toko di pasar Desa Menukung Kota Nanga Pinoh memang rentan banjir. Karena posisinya berada di bantaran sungai Melawi dan berada di dataran rendah.

“Saat ini saja daerah pasar itu ketinggian air terus naik hingga tiga meter lebih, tepatnya di Jalan H. M Saleh,” ungkapnya. Air kata dia, masih terus naik. Banyak rumah warga semakin terendam. “Kita berharap air cepat surut, karena kasihan masyarakat, terutama perniagaan atau perdagangan di pasar tidak jalan,” tuturnya.

Pria yang karib disapa Cupet ini mengatakan, sekarang sangat mudah dilanda banjir. Mungkin penyerapan air sudah semakin berkurang. Sehingga ketika diguyur hujan seharian lansung banjir. Karena saat ini banyak perusahaan perusahaan sawit di sekitar Menukung. “Terlepas dari hal itu, kita berharap pemerintah tanggap, terutama instansi terkait untuk melakukan peninjauan dan pendataan lansung ke lapangan melihat kondisi banjir dan rumah warga yang terendam. Sebab saat ini dengan terendamnya pasar, roda ekonomi masyarakat mulai terhambat,” papar Cupet.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Melawi Syafaruddin saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan menerima laporan yang disampaikan masyarakat terkait dampak banjir. Namun laporan tersebut haruslah dilakukan secara resmi oleh kepala desa, agar data yang disampaikan lebih valid.

“Hingga sekarang belum ada yang melapor secara resmi ke kita. Kita hanya mendengar di media sosial saja,” ujarnya.  Pihaknya tetap stanby dan monitor, sembari menunggu laporan resmi yang masuk. “Kami juga berharap pemerintah desa yang daerahnya terjkena banjir bisa segera melaporkan ke kami,” pungkas Syafaruddin. (Dedi Irawan, Nanga Pinoh)


BACA JUGA

Selasa, 09 Oktober 2018 10:45

Tak Jera, Mantan Napi Kembali Mencuri

PONTIANAK- Agun, warga Jalan Komyos Sudarso, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat diamankan…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:44

Pergi Mancing, Tono Pulang Tak Bernyawa, Istri Korban Belum Ditemukan

MEMPAWAH- Tono, warga Selat Panjang yang dikabarkan hilang di perairan Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan,…

Senin, 08 Oktober 2018 12:22

Tabrakan dengan Dump Truck, Pensiunan TNI Meninggal

SEKADAU- Kecelakaan lalu lintas kembali merengut nyawa. Seorang pensiunan TNI bernama Firmansyah, 56,…

Senin, 08 Oktober 2018 12:21

SIAPA INI? Warga Temukan Mayat Tertimpa Motor di Parit

SEKADAU- Warga Kabupaten Sekadau kembali dihebohkan dengan penemuan mayat. Kali ini mayat ditemukan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 10:38

Polisi Bekuk Pemukul Kepala 2 Wanita, Ternyata....

MEMPAWAH- Polisi berhasil menangkap Ben Yulius Mario, pelaku pemukulan terhadap dua gadis bernama Viska…

Rabu, 03 Oktober 2018 11:18

Dua Pengedar Narkoba Karimunting Diciduk

BENGKAYANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkayang bersama dengan…

Rabu, 03 Oktober 2018 11:17

Pria Ini Mengamuk, Dua Teman Wanitanya Dipukul Pakai Palu

MEMPAWAH- Dua orang gadis bernama Lifa (18) dan Vita (22) asal Entikong, Kabupaten Sanggau  mengalami…

Selasa, 25 September 2018 11:05

RISIKO..!! Rumah Ditinggal Kosong, Hangus..!!

MELAWI- Kebakaran di Nanga Pinoh kembali terjadi. Kali ini, api menghanguskan rumah milik Sahabui warga…

Selasa, 18 September 2018 10:29

Pergi Mancing, Saat Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

SANGGAU- Jasad Usni, 29, karyawan PT Erna Djuliawati, akhirnya ditemukan petugas. Warga asal Darit itu…

Selasa, 11 September 2018 10:11
Banjir Terjang Marau, Ketapang

Ketinggian Air 1,5 Meter, Rumah dan Sekolah Terendam

PONTIANAK- Musim kemarau belum lama usai, Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang diterjang banjir, Kamis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .