UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Jumat, 01 Juni 2018 21:57
Usai Cekcok dengan Kekasih, Sukaton Ditemukan Bersimbah Darah di Mobilnya

Dikira Kena Begal, Ternyata Tusuk Diri Sendiri

DIRAWAT. Korban menjalani perawatan di RSUD Sekadau, Selasa (29/5) malam. Polisi for RK

PROKAL.CO, Ulah Median Sukaton membuat geger warga. Bagaimana tidak, pria 34 tahun itu ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.

Abdu Syukri, Sekadau

Sukaton ditemukan warga di dalam mobil jenis Nissan X Trail di Jalan Sekadau-Sintang (Merdeka Timur), KM 4 Desa Mungguk Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau, Selasa (29/5) sekitar pukul 21.00 WIB. Ia ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri. Di perut bagian kanannya terdapat luka tusukan.

Diberitakan Rakyat Kalbar, awalnya warga berspekulasi, Sukaton menjadi korban dibegal. Ada pula yang mengira ditusuk orang tak dikenal. Bahkan pihak kepolisian yang menangani kasus ini, sempat kesulitan menyimpulkan penyebab korban luka-luka. Sebab, awal ditemukan, korban belum bisa diajak komunikasi. Dari identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ditemukan, Sukaton merupakan warga kelahiran Pontianak. Namun dia tinggal di Gang Binjai II Jalan M Saad Kelurahan Tanjung Puri Kecamatan Sintang Kota Kabupaten Sintang. Warga menyebutkan, mobil bernomor polisi KB 124 TU itu sebelumnya melaju dari arah Sintang menuju Sekadau. "Masih kita selidiki," kata Waka Polres Sekadau Kompol H Adiono Dwi Waluyo.

Menurut dia, korban ditemukan warga yang melintas. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihaknya. Anggota polisi yang mendapatkan laporan langsung meluncur ke lokasi. Menggunakan mobil patroli, polisi mebawa korban ke RSUD Sekadau yang hanya berjarak 1 kilometer dari lokasi penemuan.  "Korban masih belum sadar. Jadi belum bisa kita dapatkan keterangan jelas," jelas Adiono.

Hingga Rabu (30/5), korban masih dirawat di RSUD Sekadau. Luka tusukan di bagian kanan perut korban berdiamater lebih dari 3 sentimeter. Juga ada beberapa bekas luka gores. Menjelang petang, baru pihak kepolisian berhasil membongkar kasus ini. Ternyata korban bukan ditusuk orang lain atau korban bekal. Melainkan menusuk dirinya sendiri.

“Bukan ditusuk dan bukan korban pembegalan. Dia menusuk dirinya sendiri. Jadi masyarakat jangan panik,” ujar Iptu Mohammad Ginting SH, Kasat Reskrim Polres Sekadau, Rabu petang (30/5). Menurut Ginting, fakta bahwa korban menusuk dirinya sendiri diperoleh setelah polisi melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi. Hal itu diperkuat dengan tidak adanya barang milik korban yang hilang. Di lokasi, polisi hanya menemukan mobil, dompet, tiga handphone dan paspor serta buku tabungan milik korban yang masih utuh. Polisi juga menemukan pisau dapur yang digunakan korban untuk menusuk dirinya. “Saat ini korban sudah sadar, tapi belum bisa diajak berkomunikasi dengan lancar,” ungkap Ginting.

Rakyat Kalbar mencoba menelusuri jejak Sukaton. Dia diketahui merupakan seorang duda. Sudah lama pisah dengan istrinya. Ternyata, Sukaton pertama kali ditemukan terkapar bersimbah darah oleh Abang Tampin, pemilik warung di KM 4, Jalan Sekadau-Sintang.  Waktu itu, Abang Tampin heran melihat ada mobil yang berhenti di jalan, seberang warung miliknya. Terlebih dari kejauhan, dia melihat seperti ada seorang yang terluka. Abang Tampin pun langsung menghentikan Santi, salah seorang pengguna jalan yang melintas. Abang Tampin mengajak Santi untuk memeriksa. Benar saja, ada yang terluka.

Keduanya langsung menghubungi pihak kepolisian. Mereka kemudian membawa korban ke RSUD Sekadau. “Saya lihat ada yang terluka,” singkat Abang Tampin kepada polisi yang meminta keterangan kepada dirinya.

Dari keterangan ini lah, polisi langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa orang. Salah satunya, rekan korban, Tevy Subakat. Dari serangkaian penyelidikan polisi memastikan kasus yang dialami korban. Kepada polisi, Tevy mengaku bahwa pada Minggu (27/5), korban pulang ke rumahnya. Korban bersama kekasihnya, Faikatul Muhimah dari Pontianak. Selama dua hari, kekasihnya dibiarkan sendirian di rumah. Sementara korban tak pernah menjenguk kekasihnya tersebut.

Selasa pagi, ibu korban, Adek Rohayati berusaha menghubungi korban agar kembali ke rumah. Namun korban tak membalas telepon. Beberapa saat kemudian, korban pulang. Kekasihnya pun menghubungi Tevy untuk memberitahukan bahwa korban sudah pulang.

Tevy lalu mendatangi rumah korban dan sempat berbicara dengannya. Kala itu, korban mengatakan akan ke Serawai untuk memperbaiki mobilnya. Sore harinya, Ketua RT setempat, Widakso mendatangi rumah korban. Widakso sempat bertemu dengan korban dan melihat ada darah di baju korban. Namun korban tak peduli dan langsung pergi menggunakan mobilnya. Widakso kemudian melaporkan hal itu ke ibu korban.

Keduanya kemudian membuat pengaduan ke Polres Sintang. Rupanya korban pergi ke Sekadau dan akhirnya ditemukan warga terkapar bersimbah darah. “Kasus ini masih kita tangani,” pungkas Ginting. (rk)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:13

Gerebek Warung Kopi, Polisi Ciduk Penjual Togel

PUTUSSIBAU- Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap kasus perjudian jenis kupon putih atau toto gelap…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:46

Kuda-Kudaan dengan Pacar di Kos, Ketahuan oleh Warga, Ya Gini Dah Jadinya…

PONTIANAK- Unit PPA Sat Reksrim Polresta Pontianak mengamankan Mis, warga Desa Sungai Enau, Kecamatan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:41

Ngakunya Lihat Mahluk Halus, Warga Banyak Pingsan

NANGA PINOH- Sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) Dusun Otak Pantai Desa Tebing Kerangan Kecamatan Nanga…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:37

Tergiur Gaji Besar, Lima Calon TKI Ilegal Diamankan di Jalur Tikus

SANGGAU- Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap birokrasi perlindungan dan penempatan tenaga kerja…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:35
Dugaan Pungli Program PTSL 2017 di Sekayam

Pungli, Kades Perempuan Ini Dijebloskan ke Penjara

SANGGAU- Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan pungutan liar (pungli) sertifikat tanah,…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:26

Penyalur TKI Ilegal Janjikan Gaji RM 35 per Hari

SANGGAU- Jajaran Polres Sanggau pada Sabtu (28/7) sekitar pukul 05.00, berhasil mengamankan empat orang…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:24

MC Dangdutan Kondang Dihajar Hingga Gigi Palsunya Copot

SUNGAI KAKAP- Senong, seorang Master of Ceremony (MC) atau pembawa acara kondang dalam blantika musik…

Minggu, 29 Juli 2018 12:27
TNI Hadir untuk Rakyat

ASIKKK..!! Yonkav 12/BC dan Pelajar SD ‘Jalan-jalan’ Pakai Tank

MEMPAWAH- Selain menggelar karya bakti, Batalyon Kavaleri (Yonkav) 12/Beruang Cakti dalam rangkaian…

Minggu, 29 Juli 2018 12:25

Tangis Haru Warnai Pelepasan CJH Sekadau

SEKADAU- Sebanyak 61 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sekadau dilepas secara resmi keberangkatannya,…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:02

Mau Kabur, Residivis Narkoba Kakinya Bolong Ditembak, Pincang Deh..!!

SINTANG- Anggota Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Sintang berhasil membekuk AN yang diduga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .