UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 26 Mei 2018 15:21
Ratusan Rumah di Desa Pancaroba dan Teluk Bakung Terendam
Warga Tak Bisa Beraktivitas, Terancam Gagal Panen
BANJIR. Halaman salah satu sekolah di Desa Pancaroba, Sungai Ambawang, Kubu Raya yang terrendam banjir kemarin. Warga for RK

PROKAL.CO, SUNGAI AMBAWANG- Sejak sepekan terakhir Desa Pancaroba dan Teluk Bakung Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya dilanda banjir. Ratusan rumah warga rendam. Rakyat Kalbar memberitakan, Camat Sungai Ambawang, Muhammad Zaini mengatakan, banjir yang merendam ratusan rumah penduduk di Desa Pancaroba dan Teluk Bakung dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi sejak beberapa pekan terakhir.

Kondisi itu diperparah setelah adanya air kiriman yang datang dari daerah hulu Kalbar. Apalagi wilayah Desa Pancaroba dan Teluk Bakung merupakan dataran rendah, sehingga menjadi tempat berkumpulnya air kiriman dari daerah hulu. Akibat banjir sejak sepekan terakhir tersebut, membuat aktivitas warga setempat menjadi terhambat. "Kalau di Pancaroba ada sekitar 200 KK yang rumahnya terendam. Teluk Bakung yang banyak. Yakni ada sekitar 540 KK rumah warga yang banjir," ungkapnya.

Selain itu, akibat banjir perekonomian warga di Pancaroba dan Teluk Bakung mengalami kelumpuhan. Bahkan, para petani hortikultura setempat terancam gagal panen. "Kalau yang di Dusun Tapah dan Cangkok Manis, Desa Pancaroba  itu kan warga rata-rata bertani dengan menanam hortikultura. Karena lahan pertanian mereka juga terendam. Jadi otomatis tanaman warga gagal panen," ulasnya.

Pemerintah, sambung Zaini, melalui BPBD Kubu Raya telah menyalurkan bantuan sembako untuk para korban banjir di Desa Pancaroba dan Teluk Bakung. Dia berharap genangan yang merendam ratusan rumah warga tersebut segera surut. Apalagi setiap tahun daerah Pancaroba dan Teluk Bakung memang menjadi sasaran banjir. Terlebih ketika musim hujan. Solusinya memang warga di Pancaroba dan Teluk Bakung yang tinggal di daerah rawa harus pindah jika ingin terbebas dari banjir.

Sementara itu, Kepala BPBD Kubu Raya, Mochtar menuturkan, saat ini belum ada rumah yang terendam banjir hingga masuk ke rumah. Namun, hasil pantauan pihaknya kebanyakan bagian halaman rumah warga yang terendam banjir di dua desa. Yakni, Teluk Bakung dan Pancaroba. “Masih bisa diatasi. Tapi, tidak sampai rumahnya yang terendam. Memang ada sebentar, tapi sudah surut,” ungkap Mochtar.

Meskipun demikian, Mochtar mengungkapkan, kondisi tersebut membuat petani karet terpaksa tidak bisa beraktivitas. Lantaran untuk penampung karetnya juga terendam. “Tetapi, kami selalu waspada dalam penanggulangan bencana,” tegasnya.

Sementara itu, untuk menambah kesiagaan BPBD Kubu Raya juga mempersiapkan diri melalui kelengkapan prasarana peralatan. Untuk itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam mengantisipasi banjir.

“Selain itu juga menciptakan agar masyarakat tanggap bencana. Perluasan dari BPBD Kubu Raya untuk membantu masyarakat yang menunjukkan banjir atau bencana lainnya,” jelasnya. (Syamsul Arifin/rk)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 12 Juni 2018 15:02

Kapolda Pantau Pengamanan di Bandara Supadio

PONTIANAK- Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono melakukan pemantauan arus mudik Idul Fitri di Bandara…

Rabu, 06 Juni 2018 15:31

Kuasa Hukum Bantah Cornelis Memojokkan Suku dan Agama Tertentu

PONTIANAK- Setakat ini, jagad dunia maya Kalbar dihebohkan video mantan Gubernur Cornelis. Yang dianggap…

Rabu, 06 Juni 2018 15:02

LOH KOK..!! Lagi Berdakwah, 8 Warga India Diamankan

BENGKAYANG- Sedang berdakwah di Masjid Al-Taqwa Dusun Kendaik Desa Cempaka Putih Kecamatan Suti Semarang…

Rabu, 06 Juni 2018 14:29

Banjir Masih Menerjang Melawi, Perekonomian Semakin Terpuruk

MELAWI - Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Melawi. Khususnya yang berada di pesisir…

Rabu, 06 Juni 2018 14:27
14 Kapal Pencuri Ikan Ditangkap

APA MAKSUD..!!?? Lihat Petugas, Nelayan Vietnam Bakar Kapalnya

PONTIANAK- Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian…

Rabu, 06 Juni 2018 14:25
Stok Vaksin ORI dan Rabies Aman

Ternyata, Kabupaten Ini yang Paling Banyak Minta Vaksin Rabies

PONTIANAK- Stok vaksin Outbreak Response Imunization Difteri (ORI) dan rabies di Kalbar dipastikan cukup.…

Minggu, 03 Juni 2018 22:48
Diduga Dendam Lama, Juru Parkir Nasi Goreng 21 Diancam

Gigit Peluru dan Lepaskan Tembakan, Mat Pirang Diciduk Polisi

PONTIANAK- Mat Roji alias Mat Pirang terpaksa berurusan dengan kepolisian. Pria 42 tahun yang tinggal…

Minggu, 03 Juni 2018 22:42

INGAT..!! Parkir di Luar Transmart Bakal Ditilang

PONTIANAK- Parkiran pengunjung Transmart yang tak sesuai aturan di dekat bundaran Jalan Trans Kalimantan…

Minggu, 03 Juni 2018 21:35
Terciduk Satgas Pamtas di Jalan Tikus Perbatasan Sanggau

Bawa Amunisi, Dua Warga Malaysia Diamankan

PONTIANAK- Bawa amunisi dan senjata api (Senpi), dua warga Malaysia diamankan Satuan Tugas Pengamanan…

Sabtu, 02 Juni 2018 13:06

TERNYATA..!! Frantinus Itu Anak Mantan Menteri Zaman Belanda

PONTIANAK- Tim Kuasa Hukum Frantinus Nirigi menginginkan perkara yang dilakukan kliennya dapat diselesaikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .