UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 26 Mei 2018 13:35
KERASSS..!!! Sebut Penuntut Umum Bangkai, Asisten I Sanggau Dipolisikan Kejari

Wilibrodus: "Penuntut Umum Bangkai, Duit Saya Habis Diperas”

DIWARNAI WALK OUT. Rapat Kominda dan Lintas Sektoral menghadapi Ramadan dan Idul Fitri diwarnai walk out dari Kasi Intel Kejari Sanggau yang merasa dilecehkan Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Setda Sanggau Wilibrodus Welly di Kantor Bupati Sanggau, Kamis pagi (24/5). Peserta Rapat for Rakyat Kalbar

PROKAL.CO, SANGGAU - “Penuntut umum bangkai, duit saya habis diperas”. Itulah di antara penggalan kalimat yang dilontarkan Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Setda Sanggau, Wilibrodus Welly saat memimpin Rapat Lintas Sektoral di Kantor Bupati Sanggau, Kamis pagi (24/5). Sontak pernyataan Wilibrodus berbuntut panjang. Dalam rapat tersebut, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau tersinggung dengan pernyataan pejabat eselon II tersebut. Tak terima, pihak Kejari Sanggau segera menempuh jalur hukum.

Diberitakan Rakyat Kalbar, kepada sejumlah media, Kepala Kejari Sanggau, M. Idris F. Sihite menyampaikan, dirinya mendapat laporan dari Kasi Intel Kejari Sanggau yang diutus sebagai perwakilan dalam rapat tersebut. Sementara Wilibrodus mewakili Pjs Bupati Sanggau dan memimpin langsung acara tersebut.

Pernyataan Wilibrodus yang menyebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) bangkai membuat Kasi Intel Kejari Sanggau, Iman menyampaikan keberatannya. Iman yang tersinggung langsung melakukan walk out dari rapat tersebut. “Kami menyayangkan pernyataan Wilibrodus selaku Asisten I yang mewakili Pjs Bupati di acara koordinasi Ramadan dan jelang Idul Fitri yang menghina institusi kejaksaan dengan kata-kata yang tidak pantas disebutkan dalam forum resmi seperti kemarin,” kesal Idris.

Menurutnya, pernyataan yang disampaikan pada forum sudah keluar dari konteks pertemuan tersebut. Dia (Wilibrodus) dimanfaatkan forum tersebut untuk kepentingan pribadinya terkait dengan kasus narkoba yang melibatkan anaknya.

“Bahwa yang bersangkutan dengan statemennya yang tidak profesional menggambarkan sebagai pejabat yang tidak patut diteladani telah menyerang institusi (kejaksaan), telah menyerang jaksa penuntut umum yang berusaha profesional menangani perkara,” tegasnya.

Dia mengatakan pernyataan tersebut tidak seperti yang sebenarnya. Pernyataan-pernyataan yang disampaikan di dalam forum tersebut juga merupakan perspektif dirinya secara pribadi terkait kasus anaknya yang terjerat narkoba dan ditangkap dengan mengendarai mobil dinas atau fasilitas negara.

Dia menjelaskan mengenai kasasi JPU, seperti yang dikomentari Wilibrodus. Menurutnya kasasi sudah sesuai dengan aturan. “Karena kami memiliki SOP, apabila unsur pasal yang kami buktikan diputus berbeda oleh hakim pada tingkat pengadilan tinggi termasuk hukumannya, maka kami wajib melakukan kasasi,” pungkasnya.  Atas kejadian tersebut, Kejari Sanggau akan melakukan langkah hukum. Setidak-tidaknya akan melaporkan sesuai ketentuan pasal 310 atau pasal-pasal lain dalam KUHP yang dianggap relevan. “Besok (Jumat) kami akan melaporkan kasus penghinaan ini kepada kepolisian,” ungkap Idris. (Kiram Akbar/rk)


BACA JUGA

Selasa, 09 Oktober 2018 10:52
Rasau Jaya Heboh, Ramai-ramai Berendam di Sungai

Dihargai Mahal, Warga berburu Ringau

Sudah sepekan, hampir di setiap sungai di kawasan Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya mendadak…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:49

Aksi Damai Minta Gubernur Tidak Diskriminatif, Midji: Lihat Nanti APBD 2019

PONTIANAK-  Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Penegak Demokrasi Kalimantan Barat menggelar…

Senin, 08 Oktober 2018 12:25
Buka Milad ke 106 Muhammadiyah Kalbar

Midji: Pemprov akan Lakukan Program Dongrak IPM

PONTIANAK- Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kesehatan.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:47
Peringati HUT ke 73 TNI di Kodam XII/Tpr

Berikan yang Terbaik untuk Rakyat

SUNGAI RAYA- Diusia ke 73, personel TNI yang yang bertugas di Kalbar diharapkan lebih profesional lagi.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:42

ILEGAL..!! Ribuan Telur dan Ayam Malaysia Dimusnahkan

ENTIKONG- Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Entikong, Kabupaten Sanggau memusnahkan lebih dari 1.200…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:19

NGERI..!! Supinah Dibunuh Secara Sadis

SEKADAU- Wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau,…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:16

Khawatir Penjarahan Massal di Sulteng, Relawan Kalbar Tunda Berangkat

PONTIANAK- Bencana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menggerakkan hati banyak pihak.…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:38

Wanita di Peniti Tewas Bersimbah Darah

SEKADAU- Masyarakat Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dikejutkan dengan penemuan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:37
Operasi Tibtor Polda Kalbar

126 Penjahat dan 92 Kendaraan Diamankan

PONTIANAK- Selama sebulan ini, Polda Kalbar menggelar Operasi Tertib Kendaraan Bermotor (Tibtor) Kapuas…

Kamis, 27 September 2018 12:04

Indeks Kerawanan Pemilu Kalbar Kategori Sedang

PONTIANAK- Indeks Kerawanan Pemilu, Kalimantan Barat masuk dalam kategori sedang. Penilaian itu tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .