UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 26 Mei 2018 13:33
RASAKAN..!! Mau Kabur, Pencuri Motor Dibuat Pincang
TERSANGKA. Angota Polsek Pontianak Kota tengah menunjukkan dua pelaku curanmor, Kamis (24/5) siang--Andi Ridwansyah/RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Berusaha melarikan diri saat diamankan, RS, pelaku pencuri kendaraan sepeda motor (curanmor) terpaksa ditembak anggota Polsek Pontianak Kota, Rabu (23/5) malam. Pemuda 29 tahun itu ditangkap bersama rekannya AR di Jalan Adi Sucipto, Pontianak Selatan.

"Salah satu pelaku ini mencoba melarikan diri saat akan diamankan petugas. Namun tembakan peringatan tidak diindahkan, terpaksa diberikan tindakan tegas terukur," kata Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Abdullah Syam kepada Rakyat Kalbar di Mapolsek Pontianak Kota, Kamis (24/5) siang.

Rakyat Kalbar memberitakan, saat ditemui di Mapolsek, tampak kaki kanan RS masih diperban. Dia tidak mampu berdiri sendiri, hingga perlu dipapah ketika akan dibawa ke sel tahanan. RS terus meringis kesakitan. Sementara itu, AR nasibnya lebih baik daripada RS. Dia tidak dilumpuhkan karena kooperatif ketika diamankan. Namun pria yang lebih tua 9 tahun dari RS itu tampak memiliki sedikit luka memar di wajahnya. Dia menunjukan wajah lemah dan lesu.

Abdullah Syam melanjukan, penangkapan terdadap kedua pelaku ini setelah mendapat laporan dari warga pada Minggu (20/5) lalu. Dimana pemuda atas nama Angga Ashar Permana, warga Jalan dr Wahidin, Komplek Batara Indah melaporkan bahwa sepeda motornya hilang. Motornya hilang saat diparkirkan di teras rumah dengan kondisi kunci menempel di sepeda motor.

"Mendapat laporan tersebut, anggota kami kemudian mendatangi lokasi kejadian dan mencari informasi di sekitar lokasi," ungkapnya. Beruntung, ada aksi pencurian itu terekam CCTV tetangga korban. Sehingga wajah pelaku dapat teridentifikasi.

"Dari CCTV kemudian anggota melakukan penelusuran terhadap pelaku. Akhirnya kasus ini dapat terungkap dan kedua pelaku ditangkap di Jalan Adi Sucipto," ceritanya. Penangkapan ini, kata Abdullah, tidak lepas dari upaya pihak anggotanya melakukan undercover buy (UCB). "Kita pancing mereka dengan berpura-pura mejadi pembeli. Begitu mengetahui polisi yang menyamar sebagai pembeli, mereka kemudian mencoba melarikan diri," kisah Abdullah.

Pihak kepolisian tak tinggal diam dan berupaya mengejar kedua pelaku. "Anggota telah memberikan tembakan peringatan, karena tidak diindahkan maka dengan terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas," jelasnya lagi.

RS, kata Abdullah, merupakan merupakan residivis dengan kasus yang sama. Dia baru keluar dari penjara dua pekan lalu. Kini, kedua pelaku masih ditahan di Polsek Pontianak Kota. Dari tangan pelaku, motor korban jenis Honda Supra X bernopol KB 5495 OD turut disita sebagai barang bukti. "Para pelaku kita jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 sampai 10 tahun penjara," tegasnya.

Atas kejadian tersebut, Abdullah mengimbau masyarakat jangan mudah lalai dalam menyimpan sepeda motornya. Juga jangan tinggalkan sepeda motor dengan kondisi yang belum terkunci setang. "Kejahatan bisa datang di mana saja, untuk itu kita harus selalu waspada," imbaunya. (And/rk)


BACA JUGA

Selasa, 14 Agustus 2018 12:47
Sidang Putusan Perceraian di Pengadilan Agama Pontianak

Wanita Ini Terbukti Bersuami 2, Eddy Dapat Hak Asuh Anak

PONTIANAK- Babak panjang dari kemelut rumah tangga antara Eddysan Farel dengan Nurhidayati akhirnya…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:36

SADIS DAN SERAM..!! Dua Nyawa Melayang di Tangan Pidelis Kalis

PONTIANAK- Tindakan Pidelis Kalis terbilang seram. Nyaris waktu bersamaan pemuda 18 tahun ini bunuh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:45
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

JANGAN MALU..!! Anak Dicabuli, Segera Lapor ke Polisi

PONTIANAK- Tahun ini Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar menerima  sebanyak…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:11
Kasus Candaan Bom di Pesawat

Frantinus Nirigi Gugat Praperadilan Kapolresta dan Kemenhub

PONTIANAK- Masih ingat dengan kasus candaan bom (joke bomb) yang dilakukan Frantinus Nirigi dalam pesawat…

Minggu, 29 Juli 2018 12:29
POPTI Kalbar, Kepedulian terhadap Anak Penderita Thalassemia

Penyakit Diturunkan, Bukan Keturunan, Dianjurkan Screening Pra-Nikah

Windy Prihastari, pegawai Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kalbar tak menyangka saat anak pertamanya…

Minggu, 29 Juli 2018 12:26

Keluarga Tak Sadar Abangnya Meninggal dalam Mobil

PONTIANAK- Isak tangis penuh sesal tak kuasa dibendung Ida saat menceritakan adiknya, Abdul Syukur,…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:08

Sempat Tertahan di Rumah Sakit Karena Tak Bayar, Akhirnya Bayi Bisa Pulang

PONTIANAK- - Sempat tertahan lantaran belum bisa membayar perawatan dan pengobatan anaknya yang baru…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:01

Pejabat Perusda Ikut Kampanye, Ternyata Bawaslu…

PONTIANAK- Pilkada Kalbar dinilai berbagai kalangan berjalan sukses. Pilkada yang pernah dimasukkan…

Kamis, 26 Juli 2018 20:35

Midji: Masalah Anggaran Harus Transparan

PONTIANAK- Sutarmidji dan Ria Norsan akan melakukan pemerataan pembangunan sesuai visi misinya saat…

Kamis, 26 Juli 2018 12:43

Keluar Duit Rp 40 Juta untuk Blue Safir, Sekalinya….

 PONTIANAK- Hobi atau mengoleksi barang boleh saja. Tapi harus teliti dan waspada. Karena banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .