UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 24 Mei 2018 12:11
AHAYYYYY..!! Ketua Fraksi Kedapatan Berduaan dengan Staf Wanitanya di Kamar Hotel

Tanto: Saya Tidak Melakukan Apa-apa

ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Operasi Pekat yang dilakukan Polres Sekadau, Sabtu malam (19/5) lalu menjadi perbincangan di Kalbar. Pasalnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalbar Tanto Yakobus sempat diangkut polisi.

Nah, diberitakan Rakyat Kalbar, anggota Komisi IV DPRD Kalbar itu kedapatan berada dalam kamar Hotel Borneo Sekadau bersama seorang perempuan yang bukan istrinya. Diketahui perempuan tersebut merupakan stafnya bernama Khatarina. Kendati begitu, Tanto mengaku tidak ada melakukan apa-apa dengan Khatarina.

Berdasarkan penjelasan Tanto, ia bersama Khatarina sebatas pekerjaan. Sebelumnya, ia bersama rombongan mengikuti kampanye. Setelah itu, mereka menginap di hotel. "Saya bersama rombongan akan melangsungkan acara di Sekadau karena sedang masa reses,” ujarnya, Rabu (23/5).

Ia bersama tim resesnya menyewa dua kamar sekitar pukul 23.07 WIB. Kemudian Tanto bermaksud numpang mandi di kamar Khatarina. Sebab kamar satunya sedang digunakan staf lainnya.  Ketika berada di kamar, ternyata Khatarina sedang mandi. Sambil menunggu stafnya itu mandi, ia duduk di depan televisi. “Bu Khatarina sedang mandi dan saya masih di depan TV, baru akan memegang remote," katanya.

Belum selesai ia mandi, kamar diketuk dari luar. Tanpa pikir panjang ia membukakan pintu. Ternyata polisi sedang menggelar Operasi Pekat. "Saya ndak ada berpikir apa-apa saat diketuk, karena wanita yang sekamar adalah staf reses saya,” tuturnya.  Ketika petugas menanyakan siapa yang sedang mandi, Tanto mengatakan seorang perempuan. Dari situ petugas tau bahwa ada perempuan, sehingga ditunggunya. “Usai dari situ kami dibawa ke Polres," ceritanya.

Saat di Mapolres Sekadau, Tanto mengaku diperiksa polisi. Bahkan saat itu, ia masih menggunakan pakaian partai. Polisi sempat menyuruhnya mengganti pakaian partai yang dikenakannya. Sebab polisi merasa tidak enak saat ia diperiksa masih menggunakan pakaian partai. "Saya hanya klarifikasi saat di Polres bahwa kami tidak melakukan apa-apa. Khatarina adalah staf saya yang telah lama bekerja dengan saya," tuturnya.

Ditegaskannya, ia bersama stafnya tersebut telah membuat pernyataan di polisi bahwa mereka murni bekerja. Tidak pernah ada kejadian sebagaimana diberitakan pada saat ia terjaring Operasi Pekat. Apalagi sampai melakukan tindakan asusila.

Bersama tiga stafnya dan sopirnya, Tanto meyakinkan jika mereka sering berpergian bareng menyangkut pekerjaan partai. Untuk itu, ia berharap kejadian tersebut tidak dipelintir. "Saya telah menelepon istri dan ketua partai saya menjelaskan kejadian yang sebenarnya. Bahkan karena saya merasa tidak ada apa-apa, saya mau diperiksa dan mendukung razia tersebut," tutup Tanto.

Wakil Ketua DPRD Kalbar H Suriansyah ketika diminta tanggapannya mengaku belum mengetahui kejadian yang dialami Tanto. Namun jika kasus tersebut benar, berarti yang bersangkutan melanggar hukum. Sehingga harus diproses secara hukum.

Jika melanggar etik, maka akan diproses oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Kalbar. “Kita akan menggelar sidang kode etik, pemeriksaan harus dilakukan sebelum adanya tindakan," jelasnya kepada Rakyat Kalbar, Rabu (23/5).

BK kata dia, harus investigasi kasus ini untuk membersihkan nama baik DPRD selaku lembaga wakil rakyat. "BK harusnya langsung melakukan pemeriksaan, karena menyangkut nama baik wakil rakyat, selain menyelesaikan kasus ini hingga tuntas," tegas Ketua DPD Partai Gerindra Kalbar.

Sementara itu, Ketua BK DPRD Kalbar, Minsen masih enggan berkomentar terkait kejadian yang menimpa Tanto. Sebab ia  belum mengetahui kasus sebenarnya. “Setelah saya tau nanti akan kita lakukan tindakan selanjutnya," janji Minsen kepada Rakyat Kalbar.

Saat ini kata Politisi PDIP ini, dirinya masih akan mempelajari kasus tersebut. "Saya belum bisa berkomentar. Saya juga akan mempelajari barang (kasus, red) itu," tutup Minsen. Terpisah, Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar Suryadman Gidot mengatakan, pihaknya sedang berkerja untuk mencari bukti-bukti terkait kejadian kadernya tersebut. “Saya tetap menjalankan mekanisme partai,” ujarnya kepada Rakyat Kalbar. Ditegaskannya, praduga tidak bersalah harus dikedepankan. “Sekarang menjadi pertanyaan kita, apa benar dia (Tanto, red) selingkuh dan siapa-siapa saksinya?” tanya Gidot.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalbar HM Basri berharap, masyarakat menghormati Ramadan. Memanfaatkan momentum bulan suci ini untuk meningkatkan iman dan taqwa. Walau bukan sebatas di bulan puasa saja. "Kita dilatih dalam Ramadan harapan kita seterusnya bisa dilanjutkan,” imbaunya.

“Sehingga Insya Allah sepanjang masa tidak akan terjadi hal-hal lain. Kalau kita memaknai hikmah Ramadan kan seperti itu," sambung Basri. (Zainudin, Kurnadi, Rizka Nanda/rk)

 


BACA JUGA

Rabu, 08 Agustus 2018 22:33
Pelaku Penganiaya Anak Jalani Tes Kejiwaan

KEJAM..!! Anak Disiksa, Dadanya Diinjak-Injak

PONTIANAK- Ibrahim Taufik, pria 30 tahun yang menganiaya anak angkatnya Ainun Maya hingga meninggal…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:15
2.225 Jemaah Kalbar Telah Diterbangkan ke Tanah Suci

Ombudsman Ajak Pantau Penyelenggaraan Haji

PONTIANAK- Ombudsman RI Perwakilan Kalbar memantau penyelenggaran ibadah haji tahun 2018. Masyarakat…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:38
Pembangunan PLTU Kalbar-1

MANTAP..!! Kini Tak Lagi ‘Minta’ Listrik Malaysia

PONTIANAK- PT. GCL Indo Tenaga menggelar media gathering di Hotel Gajahmada, Pontianak, Rabu (1/8).…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:16
Pelecehan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

MENGGILA..!! Kasus di Kalbar kian Parah, Pelakunya Orang Terdekat

PONTIANAK- Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kalimantan Barat terparah dalam sepuluh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:14
Potensi Defisit APBD Kalbar 2018

Kalau Ada Penyimpangan Harus Ditangkap

PONTIANAK- Potensi defisit APBD Kalbar Tahun Anggaran 2018 berdampak terhadap pencairan dana pengerjaan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:13

Ini Dia Kasdam Tanjungpura yang Baru

SUNGAI RAYA- Jabatan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura berganti. Dulunya dijabat Brigjen TNI…

Minggu, 29 Juli 2018 21:45

Waduh, Wadir Reserse Narkoba Polda Kalbar Bawa Sabu

JAKARTA- Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Viktor Yogi Tambunan membenarkan kabar penangkapan anggota…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:00

KEREN..!! Kapuas Hulu Jadi Cagar Biosfer Baru

PUTUSSIBAU-  Betung Kerihun Danau Sentarum (BKDS) Kapuas Hulu resmi dikukuhkan menjadi cagar biosfer…

Kamis, 26 Juli 2018 20:47
Jamaah Asal Kalbar Mulai Diberangkatkan Minggu

7 CJH Sanggau Berpotensi Gunakan Kursi Roda

PONTIANAK- Sebanyak 109 calon jemaah haji (CJH) dari kuota 110 asal Kabupaten Sanggau siap menunaikan…

Kamis, 26 Juli 2018 20:46
Amankan Dua Pelaku Pembakaran Lahan

Kemarau, Sungai Kapuas Mulai Mengering

PONTIANAK- Dalam dua minggu terakhir, lahan yang terbakar di wilayah hukum Polresta Pontianak mencapai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .