UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Kamis, 24 Mei 2018 12:04
Ramadan Membawa Berkah Bagi Kampung Baung
Satu Pohon Aren Dihargai Rp 150 Ribu, Kolang-kaling Laris
KOLANG-KALING. Warga Kampung Baung, Kedamin Hulu, Putussibau Selatan, Kapuas Hulu sedang mengolah buah aren dijadikan kolang-kaling, Selasa (22/5). Andreas-RK

PROKAL.CO, Ramadan bulan berkah. Keberkahan bulan puasa turut dirasakan warga Kampung Baung Kelurahan Kedamin Hulu Kecamatan Putussibau Selatan Kabupaten Kapuas Hulu.

 

Andreas, Putussibau

SEJAK jelang Ramadan Kampung Baung sudah sibuk. Semua warganya memproduksi kolang-kaling. Selama bulan puasa, mereka kebanjiran pesanan.  Ya, selama Ramadan seperti sekarang, permintaan camilan kenyal berbentuk lonjong dan transparan tersebut di pasaran meningkat. Rasanya yang menyegarkan membuat kolang-kaling banyak diburu untuk berbuka puasa. Walau hanya musiman, usaha ini cukup menjanjikan bagi warga Kampung Baung.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Hamisah salah seorang pelaku usaha kolang-kaling di Kampung Baung. Usaha ini hanya dilakoninya saat bulan puasa. Pekerjaan ini menjadi berkah tersendiri bagi keluarganya dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Ini pekerjaan andalan kami di bulan puasa, kalau tak bulan puasa, kami kerja mengolah daun purik (kratom),” katanya saat ditemui di lokasi pengolahan kolang-kaling di Kampung Baung, Selasa (22/5). Setiap Ramadan Hamisah dan keluarganya rutin mengolah buah pohon aren menjadi bahan minuman kolang-kaling. Kolang-kaling ini untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal di Putussibau selama bulan puasa. Bahkan sebelum diolah, kolang-kaling buatannya sudah terlebih dahulu dipesan pedagang. “Permintaan kolang-kaling sangat tinggi,” ucapnya.

Dalam satu mereka bisa mengerjakan 15 gantang kolang-kaling atau sekitar 40 kilogram. Untuk memenuhi pesanan tersebut, ia dibantu anak-anaknya. Aktivitas serupa dilakoni seluruh warga Kampung Baung.

Tidak hanya orangtua. Anak usia sekolah di kampung itu pun setiap hari membantu orangtuanya dalam pengolahan sampai pengemasan. “Agar mendapat tambahan uang jajan,” ucapnya. Hamisah menjelaskan, proses pembuatan kolang-kaling yang mereka lakukan masih menggunakan alat sederhana. Buah aren yang sudah dipetik dari pohon selanjutnya direbus hingga matang. Setelah matang dikupas dan ditumbuk. Supaya jadi pipih dan teksturnya kenyal. “Setelah itu baru kita jual ke pasaran,” jelas Hamisah.

Pelaku usaha kolang-kaling lainnya di Kampung Baung, Abdul Hamid. Menurutnya, semua warga setempat bekerja mengolah kolang-kaling. Mulai dari mencari bahan, menumbuk sampai proses penjualan.

Bulan puasa kata dia, menjadi berkah tersendiri bagi warga Kampung Baung. Usaha musiman tersebut menjadi penghasilan tambahan ekonomi keluarga warga setempat. “Ketika warga lain sibuk bekerja ke luar kota, warga kami sebaliknya,” pungkas Hamid.  Bahan baku utama kolang-kaling mereka beli ke warga lainnya yang punya pohon aren. Sebab mereka tidak memiliki pohon aren. Satu pohon buah aren sekitar Rp150 ribu. “Kalau sudah sepakat dengan pemilik pohon aren ini, baru kami memetik buahnya dan diangkut dengan mobil pikap,” ujarnya.

Jika buah aren sudah melaui proses pengolahan hingga menjadi kolang-kaling, baru dijual kepada masyarakat. Ada pula yang langsung jual ke pasar. “Harganya Rp20 ribu per kilogram,” kata Hamid. (*)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:13

Gerebek Warung Kopi, Polisi Ciduk Penjual Togel

PUTUSSIBAU- Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap kasus perjudian jenis kupon putih atau toto gelap…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:46

Kuda-Kudaan dengan Pacar di Kos, Ketahuan oleh Warga, Ya Gini Dah Jadinya…

PONTIANAK- Unit PPA Sat Reksrim Polresta Pontianak mengamankan Mis, warga Desa Sungai Enau, Kecamatan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:41

Ngakunya Lihat Mahluk Halus, Warga Banyak Pingsan

NANGA PINOH- Sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) Dusun Otak Pantai Desa Tebing Kerangan Kecamatan Nanga…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:37

Tergiur Gaji Besar, Lima Calon TKI Ilegal Diamankan di Jalur Tikus

SANGGAU- Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap birokrasi perlindungan dan penempatan tenaga kerja…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:35
Dugaan Pungli Program PTSL 2017 di Sekayam

Pungli, Kades Perempuan Ini Dijebloskan ke Penjara

SANGGAU- Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan pungutan liar (pungli) sertifikat tanah,…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:26

Penyalur TKI Ilegal Janjikan Gaji RM 35 per Hari

SANGGAU- Jajaran Polres Sanggau pada Sabtu (28/7) sekitar pukul 05.00, berhasil mengamankan empat orang…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:24

MC Dangdutan Kondang Dihajar Hingga Gigi Palsunya Copot

SUNGAI KAKAP- Senong, seorang Master of Ceremony (MC) atau pembawa acara kondang dalam blantika musik…

Minggu, 29 Juli 2018 12:27
TNI Hadir untuk Rakyat

ASIKKK..!! Yonkav 12/BC dan Pelajar SD ‘Jalan-jalan’ Pakai Tank

MEMPAWAH- Selain menggelar karya bakti, Batalyon Kavaleri (Yonkav) 12/Beruang Cakti dalam rangkaian…

Minggu, 29 Juli 2018 12:25

Tangis Haru Warnai Pelepasan CJH Sekadau

SEKADAU- Sebanyak 61 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sekadau dilepas secara resmi keberangkatannya,…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:02

Mau Kabur, Residivis Narkoba Kakinya Bolong Ditembak, Pincang Deh..!!

SINTANG- Anggota Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Sintang berhasil membekuk AN yang diduga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .