UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Kamis, 24 Mei 2018 11:56
PARAH..!! Hasil Sidak Tim Gabungan di Pontianak, Ternyata Ada Swalayan Jual Produk Kedaluwarsa
SIDAK. Petugas mengecek produk untuk memastikan kemasan maupun tanggal kedaluwarsanya ketika melakukan sidak di sejumlah swalayan Kota Pontianak, Senin (21/5). Maulidi Murni-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK-  Tidak ada jaminan makanan dan minuman di pasar modern aman dikonsumsi. Buktinya, sudah beberapa kali pasar modern kepergok jual produk kedaluwarsa.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Temuan terbaru saat inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah swalayan Kota Pontianak, Senin (21/5). Sidak dilakukan tim gabungan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kalbar bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) serta Dinas Kesehatan Kota Pontianak.

Tim dibagi menjadi tiga. Tim pertama menyusuri Hypermart dan Carefour. Tim kedua menuju Mitra Mart, Garuda Mitra dan Mitra Anda. Sedangkan tim ketiga menyisir Jalan Tanjung Raya 2 mengecek di MM Bintang Kejora, MM Daily Mart, MM Happy Famili Mart dan MM Mitra Lestari.

Kepala BBPOM Kalbar Susan Gracia Arpan yang memimpin tim pertama mengungkapkan, di Carrefour Mall Matahari Pontianak ditemukan makanan expired. “Seperti kerupuk, bihun yang dipajang sudah lewat tanggal kedaluwarsa,” ungkapnya.

Ada pula jenis minuman kaleng yang kemasannya penyok. Namun tetap masih dijual swalayan. Padahal makanan atau minuman yang kalengnya penyok tidak layak dijual. Dari segi kesehatan sudah tidak baik untuk dikonsumsi.  BBPOM akan terus mengawasi produk-produk makanan dan minuman yang dijual. Namun pengawasan terpenting ada pada konsumen sendiri. Artinya konsumen harus cerdas ketika membeli. “Cek kemasan, label izin edar dan tanggal kedaluwarsanya,” imbuhnya.

Produk-produk kedaluwarsa langsung dimusnakan oleh pemilik toko atau swalayan. Seperti yang yang dilakukan pihak Carrefour. Swalayan ternama ini langsung memusnahkan produk yang tidak layak konsumsi. “Tentu ini dilakukan sebagai komitmen dan menjadi pengawasan mereka kedepannya,” ucap Susan.

Petugas juga menemukan kurma yang dijual dalam bentuk kemasan. Buah dalam bentuk curah ini seharusnya tidak boleh dijual dalam kemasan. Sehingga konsumen bisa mengambil dan menimbang sendiri. “Namun memang hal ini juga dilakukan oleh pihak toko untuk menghemat waktu saja, dan ini juga kita imbau kepada pemilik,” tukasnya.  Lebih lanjut dijelaskannya, Sidak gabungan ini untuk melakukan pengawasan pangan. Dalam rangka intensifikasi pengawasan selama Ramadan. Kegiatan BBPOM kemarin merupakan tahap ketiga dari tujuh tahap yang ada. Dimana dua minggu sebelum bulan puasa sudah dilakukan. "Tim kami bagi, tersebar dibeberapa titik sarana distribusi atau swalayan pangan," tukas Susan.

Kasi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan Dinkes Kota Pontianak Dasni Rosna Ria menjelaskan, dalam pengawasan pangan, instansinya ada dua seksi. Pertama, seksi pengawasan ditempat umum dan pengolahan makanan. Kedua, seksi farmasi dan pembekalan kesehatan. Ia mengklaim, pihaknya selalu melakukan pengawasan rutin terhadap produk industri rumah tangga pangan. Termasuk melakukan pengawasan di restoran dan minimarket. "Kami melihat nomor izin edar dan melihat bahan-bahan yang digunakan apakah ada bahan berbahaya," katanya.

Dinkes Kota Pontianak memastikan semua makanan sudah dilakukan pengawasan. “Hampir semua makanan yang dijual di Kota Pontianak aman dan layak konsumsi,” ujar Dasni.  Kabid Perdagangan Diskumdag Pontianak Arwani juga mengaku, pihaknya selalu mengawasi produk makanan dan minuman. Kendati tim pertama tidak ada temuan berarti, namun pelaku ritel perlu diingatkan kembali. Selama Ramadan dan Idul Fitri permintaan tentu meningkat. Pihaknya akan intensif melakukan peningkatan pengawasan dalam rangka membina dan mengingatkan konsumen. "Mudah-mudahan makanan yang di konsumsi masyarakat dalam kondisi aman dan sehat," imbuhnya.

Sementara itu, Manager Carrefour Mall Matahari Pontianak Bayu Saputra menuturkan, pihaknya langsung melakukan pemusnahan produk makanan expired. Sebenarnya untuk pemusnahan barang kedaluwarsa sudah pihaknya jadwalkan. “Temuan Sidak kali ini menjadi teguran bagi kami untuk lebih mengecek kembali. Hal ini juga jadi eveluasi tim Carrefour untuk lebih baik kedepannya,” pungkasnya. (Nova Sari, Maulidi Murni/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 14 Agustus 2018 12:47
Sidang Putusan Perceraian di Pengadilan Agama Pontianak

Wanita Ini Terbukti Bersuami 2, Eddy Dapat Hak Asuh Anak

PONTIANAK- Babak panjang dari kemelut rumah tangga antara Eddysan Farel dengan Nurhidayati akhirnya…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:36

SADIS DAN SERAM..!! Dua Nyawa Melayang di Tangan Pidelis Kalis

PONTIANAK- Tindakan Pidelis Kalis terbilang seram. Nyaris waktu bersamaan pemuda 18 tahun ini bunuh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:45
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

JANGAN MALU..!! Anak Dicabuli, Segera Lapor ke Polisi

PONTIANAK- Tahun ini Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar menerima  sebanyak…

Minggu, 29 Juli 2018 12:29
POPTI Kalbar, Kepedulian terhadap Anak Penderita Thalassemia

Penyakit Diturunkan, Bukan Keturunan, Dianjurkan Screening Pra-Nikah

Windy Prihastari, pegawai Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kalbar tak menyangka saat anak pertamanya…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:08

Sempat Tertahan di Rumah Sakit Karena Tak Bayar, Akhirnya Bayi Bisa Pulang

PONTIANAK- - Sempat tertahan lantaran belum bisa membayar perawatan dan pengobatan anaknya yang baru…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:01

Pejabat Perusda Ikut Kampanye, Ternyata Bawaslu…

PONTIANAK- Pilkada Kalbar dinilai berbagai kalangan berjalan sukses. Pilkada yang pernah dimasukkan…

Kamis, 26 Juli 2018 20:35

Midji: Masalah Anggaran Harus Transparan

PONTIANAK- Sutarmidji dan Ria Norsan akan melakukan pemerataan pembangunan sesuai visi misinya saat…

Kamis, 26 Juli 2018 12:43

Keluar Duit Rp 40 Juta untuk Blue Safir, Sekalinya….

 PONTIANAK- Hobi atau mengoleksi barang boleh saja. Tapi harus teliti dan waspada. Karena banyak…

Kamis, 26 Juli 2018 12:41

Bejat! Buruh Bangunan Nodai Melati di WC Perumahan

PONTIANAK- Anton memang bejat. Pemuda 20 tahun asal Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu…

Kamis, 26 Juli 2018 12:40

Pria Ini Beberkan Bukti Perselingkuhan Istrinya dengan Berondong

PONTIANAK- Permasalahan rumah tangga yang akan menuju perceraian antara EF dan Nur, masih bergulir di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .