UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 15 Mei 2018 12:09
Siaga 1, Polisi Kalbar Perketat Pengamanan
Personel Polisi Tak Boleh Bertugas Sendiri
PERKETAT. Polda Kalbar memperketat pemeriksaan. Setiap tamu dan kendaraan yang melintasi pos penjagaan diperiksa oleh petugas jaga yang bersenjata lengkap. Seperti dalam foto ini, Senin (14/5) siang—Ocsya Ade CP

PROKAL.CO, PONTIANAK- Imbas aksi pengeboman terjadi di Mapolrestabes Surabaya, seluruh markas kepolisian seluruh Indonesia memperketat pengamanannya. Tak kecuali Polda Kalbar dan seluruh markas kepolisian jajarannya.  "Dengan beberapa kejadian di Jawa Tmur, seluruh Polda di Indonesia meningkatkan kewaspadaan, termasuk juga di Polda Kalbar," kata Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Kalbar Kombes Pol Jayadi kepada sejumlah wartawan, Senin siang (14/5).

Jayadi menjelaskan, kewaspadaan ini mulai dari tingkat Polda sampai pada level bawah, termasuk pos polisi (Pospol). Selain itu, personel yang bertugas terutama pada saat berada di lapangan telah diinstruksikan juga untuk meningkatkan kewaspadaan.  "Tidak ada anggota yang bertugas secara sendiri-sendiri, tetapi secara berkelompok," terangnya.

Pantauan Rakyat Kalbar di Mapolda Kalbar, tidak seperti biasa. Di pintu masuk utama dijaga ketat beberapa petugas. Portal turut dipasang. Setiap tamu yang masuk diperiksa satu persatu beserta barang bawaannya.  Tamu yang mengenakan jaket suruh dilepas, termasuk yang memakai penutup wajah atau masker. Setelah pemeriksaan selesai, tamu baru diperkenankan masuk."Secara teknis, kita sudah punya standar, bahwa untuk tamu-tamu yang datang ke markas kepolisian di tingkat Polda maupun Polres itu dilakukan pemeriksaan,” ungkap Jayadi.

 “Kalau misalnya mobil bok, mobilnya dibuka. Kemudian dilakukan pemeriksaan, jangan sampai ada barang-barang yang mencurigakan," sambung dia. Perketat pengamanan ini akan terus dilakukan. Harapannya potensi teror bisa direduksi (dikurangi). Sehingga tidak ada gangguan yang mengkhawatirkan seluruh jajaran Polda, maupun di Kalbar. "Ini seterusnya, kita akan terus lakukan seperti ini tidak ada batas waktu sampai kapan," ujarnya.

Jayadi memastikan, situasi Kalbar masih kondusif. Masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga provinsi ini jangan sampai menjadi tempat  aksi teror. "Sampai siang ini situasi kondusif, masih bisa kita kendalikan," ucap Jayadi. Ditambahkan Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Nanang Purnomo, saat ini status siaga satu. "Kewaspadaan ini yang sebelumnya biasa saja, sekarang siaga satu,” sebutnya.

Wujud kewaspadaan dengan melaksanakan patroli. “Untuk di gereja-gereja kita sudah melaksanakan pengamanan," ujarnya. Terkait rentetan ledakan bom di Surabaya, Nanang mengimbau jangan sampai menimbulkan rasa takut yang berlebihan kepada masyarakat Kalbar. Sehingga tidak berani melakukan aktivitas sehari-hari. Sebab kata dia, salah satu target teroris adalah membuat rasa takut, namun demikian tetap waspada.

"Jangan takut, rasa takut ini kita lawan, tapi harus tetap waspada. Kita harus bersama-sama kita lawan, kita perangi," tutup Nanang. Terpisah, Kapolres Mempawah AKBP Didik Swi Santoso mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati.

Kendati Kabupaten Mempawah aman aksi teroris, namun dirinya mengingatkan seluruh jajarannya lebih waspada. “Saya minta para personel untuk tidak terlena akan situasi yang dianggap aman,” pesannya saat memimpin apel di halaman Mapolres Mempawah, Senin (14/5).

Dikatakannya, teror yang akhir-akhir ini melanda Indonesia mengerikan. Teror bom tersebut memakan korban jiwa baik dari masyarakat umum maupun personel polisi.  “Saya berharap keaktifan masing-masing fungsi yang ada untuk lebih meningkatkan kinerjanya sesuai tugas yang diemban,” imbuhnya.

Kepada personel Polri dan masyarakat agar melakukan deteksi dini terkait hal-hal yang tidak lazim terjadi. Pembinaan ke dalam terhadap personel, kemitraan terhadap masyarakat dan melakukan patroli, penting untuk dilakukan.  “Masyarakat supaya pro aktif dan terus mengedepankan kewaspadaan dalam melihat kondisi sekitar agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat kelalaian yang berakibat fatal,” imbau Kapolres.

Beralih ke Polres Melawi. Kepolisian di sana juga meningkatkan kewaspadaan dengan siaga satu. Sejumlah pengamanan dilakukan, termasuk di gereja.   “Yang jelas kami dari kepolisian memohon kepada lintas masyarakat, para tokoh agama, tokoh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan,” ujar Waka Polres Melawi, Kompol Jajang. Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi, karena akan merugikan semua. Bersama-sama melawan terorisme. “Jangan menyebarkan fot- foto sadisme, karena itu akan membuat para teroris merasa menang,” pesannya.

Tempat-tempat ibadah diminta memberi tahu jika ada kegiatan keamanan. Supaya sebelum kegiatan keagamaan dilakukan seterilisasi. Termasuk rumah ibadah umat Muslim. Karena sebelum teror bom di gereja, yang menjadi target teroris pihak Muslim.

 “Menargetkaan para ulama yang membuat dilema dari para kiyai atau para ustad untuk berceramah. Namun begitu, Alhamdulillah, sampai detik ini di Kalbar belum ada laporan,” pungkas Jajang. Peningkatan kewaspadaan juga dilakukan aparat keamanan di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Di Mapolres Kapuas Hulu, setiap pintu masuk dijaga ketat polisi bersenjata lengkap. Setiap tamu yang masuk ke lingkungan Mapolres diperiksa.

Waka Polres Kapuas Hulu Kompol Raden Ricky menjelaskan, pasca-teror bom di Surabaya, pihaknya telah melaksanakan langkah-langkah antisipasi. Seperti siaga satu hingga pencabutan perintah. “Kami sudah perintahkan seluruh Polsek-Polsek yang ada di Kapuas Hulu untuk melakukan patroli ke gereja-gereja, serta memonitor giat dari masyarakat yang sedang laksanakan ibadah,” katanya, Senin (14/5).

Dikatakan Wakapolres, pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan anggota terhadap aksi terorisme yang bisa terjadi dimana saja, tanpa mengenal waktu dan tempat.  “Kita juga meningkatkan eskalasi pengamanan terhadap semua Mako yang ada di Polres dan Polsek jajaran,” ujarnya.

Pihaknya melaksanakan SOP pengamanan terhadap gereja atau tempat ibadah secara ketat dengan mempertimbangkan keselamatan dan keamanan masyarakat. “Pastinya kami tetap berkoordinasi dengan rekan-rekan TNI,” ucap Ricky.

Sementara itu, Dandim 1206/Psb Letkol Inf. M. Ibnu Subroto mengimbau seluruh masyarakat Kapuas Hulu tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa. Kendati begitu, warga diminta tetap waspada dengan orang-orang yang tidak dikenal ataupun mencurigakan. “Segera laporkan kepada aparat keamanan, jika ada gerak-gerik seseorang yang mencurigakan,” imbuhnya.

Dandim menegaskan, pihaknya juga telah meningkatkan pengamanan di wilayah Kapuas Hulu. Langkah-langkah ini diambil sesuai perintah dari Pangdam XII/Tpr. Pihaknya telah meningkatkan pengamanan di tempat-tempat ibadah, khususnya gereja dengan melaksanakan patroli dan penjagaan. “Serta selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun pihak terkait lainnya,” papar Dandim.  (Ambrosius Junius, Ari Sandy, Dedi Irawan, Andreas/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 09 Oktober 2018 10:52
Rasau Jaya Heboh, Ramai-ramai Berendam di Sungai

Dihargai Mahal, Warga berburu Ringau

Sudah sepekan, hampir di setiap sungai di kawasan Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya mendadak…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:49

Aksi Damai Minta Gubernur Tidak Diskriminatif, Midji: Lihat Nanti APBD 2019

PONTIANAK-  Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Penegak Demokrasi Kalimantan Barat menggelar…

Senin, 08 Oktober 2018 12:25
Buka Milad ke 106 Muhammadiyah Kalbar

Midji: Pemprov akan Lakukan Program Dongrak IPM

PONTIANAK- Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kesehatan.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:47
Peringati HUT ke 73 TNI di Kodam XII/Tpr

Berikan yang Terbaik untuk Rakyat

SUNGAI RAYA- Diusia ke 73, personel TNI yang yang bertugas di Kalbar diharapkan lebih profesional lagi.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:42

ILEGAL..!! Ribuan Telur dan Ayam Malaysia Dimusnahkan

ENTIKONG- Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Entikong, Kabupaten Sanggau memusnahkan lebih dari 1.200…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:19

NGERI..!! Supinah Dibunuh Secara Sadis

SEKADAU- Wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau,…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:16

Khawatir Penjarahan Massal di Sulteng, Relawan Kalbar Tunda Berangkat

PONTIANAK- Bencana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menggerakkan hati banyak pihak.…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:38

Wanita di Peniti Tewas Bersimbah Darah

SEKADAU- Masyarakat Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dikejutkan dengan penemuan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:37
Operasi Tibtor Polda Kalbar

126 Penjahat dan 92 Kendaraan Diamankan

PONTIANAK- Selama sebulan ini, Polda Kalbar menggelar Operasi Tertib Kendaraan Bermotor (Tibtor) Kapuas…

Kamis, 27 September 2018 12:04

Indeks Kerawanan Pemilu Kalbar Kategori Sedang

PONTIANAK- Indeks Kerawanan Pemilu, Kalimantan Barat masuk dalam kategori sedang. Penilaian itu tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .