UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 12 Mei 2018 12:01
Ketika Sultan Sulu Bersilaturahmi di Kediaman Ketum DPP PFKPM Kalbar
Bantah Wilayahnya Disebut Sarang Teroris, Curhat Beli Beras ke Thailand Mahal
SILATURAHIM. YM Sultan Mudarasulail Kiram menyampaikan sambutannya yang merasa bangga bisa bersilaturahim di kediaman Ketum Umum DPP PFKPM Kalbar Firman Muntaco, Selasa malam (8/9). Maulidi Murni -RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Sebelum menuju Kabupaten Sintang, Sultan Sulu Filipina, YM Sultan Mudarasulail Kiram bertandang ke rumah Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM) Kalbar, Firman Muntaco di Jalan Subarkah, Pontianak, Selasa malam (8/9). Sultan Sulu yang di dampingi permasurinya disambut hangat oleh tuan rumah dan para pengurus PFKPM.

Firman Muntaco mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan silahturahim Sultan Sulu di kediamannya yang turut dihadiri Danlantamal Xll Pontianak serta Raja Matan dan Raja Tayan itu. Dijelaskannya, PFKPM merupakan organisasi yang menjaga adab dan mengangkat marwah Melayu. Dan Melayu di Kalbar ia katakan unik serta luas pengertiannya.

"Saya tidak sempat hadir di Sulu, tapi ada perwakilan, dan saya terima kasih oleh-olehnya," katanya kepada Sultan Sulu. Diberitakan Rakyat Kalbar, Firman menjelaskan, PFKPM Kalbar merupakan suatu bangunan kelompok pemuda Melayu yang dibentuk sejak tahun 1998. Sekarang anggotanya mencapai 30.000 orang. Bahkan juga ada lembaga badan otonom perempuan Melayu dan mahasiswa. Di zaman kepemimpinannya, organisasi tersebut sudah mengakar di 14 kabupaten/kota se Kalbar.

Firman berharap ormas Melayu lainnya mampu membawa puak Melayu bisa bersaing secara politik, ekonomi perdagangan, pendidikan di Kalbar secara positif. Bukan saling menjatuhkan, karena tidak zamannya lagi. “Kita membangun sesuai identitas dan jati diri masing-masing," pungkas Firman.

Sementara itu, Sultan Sulu merasa bangga dapat berkunjung dan bersilaturahim di Kota Pontianak dan ke kediaman Firman Muntaco. Rencana mendatangi Kalbar kata dia sebenarnya sudah lama, tapi karena ada suatu halangan sehingga belum bisa terlaksana. "Akhirnya malam ini kami sampai ke sini. Orang di sini mesra. Saya bangga," pujinya.

Sultan Sulu menjelaskan, wilayah yang ia pimpin sekarang sedang membuka jalan untuk pengusaha di luar negara. Dia pun membantah jika wilayahnya disebut negara teroris. Itu kata dia, ulah orang yang datang dari jauh. Akhirnya wilayah kepemimpinan mendapatkan julukan tersebut (sarang teroris).  "Walaupun banyak saingan saya sebagai Sultan. Saya akan membuka view perdagangan untuk menghapus semua yang disangka ke Sulu," ujarnya.

Dia menyebutkan, bahwa untuk sekarang ini sedang mengalami kekurangan beras. Untuk mengatasi itu ia mencari pengimpor. Sekarang beras dibeli dari Thailand dan Burma yang harganya sangat mahal. Tapi ia berkeyakinan Presiden Filipina akan menyelesaikan itu. Sementara Danlantamal Xll Pontianak Laksma TNI Gregorius Agung mengaku dirinya sebagai pejabat baru sangat merasa terhormat bisa dapat hadir dikegiatan tersebut. Sehingga dalam kesempatan itu ia juga ingin mengenalkan diri. Dia berharap dapat bisa di terima orang Melayu dan lain sebagainya.

"Apa yang menjadi persaudaraan yang membuat bisa berkumpul di sini. Keberanekaragam yang ada saya harap dapat selalu bersama dan berkerja sama,” ujarnya. Danlantamal berharap, perjalanan Sultan Sulu ke Sintang lancar. “Saya maaf belum bisa datang. Nanti saya akan membuat agenda di sana," tutupnya.

Rasa persaudaraan antara Sultan Sulu Filipina dan Firman Muntaco beserta tamu yang hadir tampak terasa. Gelak canda dan tawa mengisi ruangan itu. (Maulidi Murni/rk)


BACA JUGA

Minggu, 12 Agustus 2018 21:24
Kalbar Bisa Jadi Jalur Perdagangan Dunia

Investasi Awal Pelabuhan Kijing Rp4,7 Triliun

PONTIANAK- Pengelolaan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah tidak lama lagi. Pasalnya,…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:33
Pelaku Penganiaya Anak Jalani Tes Kejiwaan

KEJAM..!! Anak Disiksa, Dadanya Diinjak-Injak

PONTIANAK- Ibrahim Taufik, pria 30 tahun yang menganiaya anak angkatnya Ainun Maya hingga meninggal…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:15
2.225 Jemaah Kalbar Telah Diterbangkan ke Tanah Suci

Ombudsman Ajak Pantau Penyelenggaraan Haji

PONTIANAK- Ombudsman RI Perwakilan Kalbar memantau penyelenggaran ibadah haji tahun 2018. Masyarakat…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:38
Pembangunan PLTU Kalbar-1

MANTAP..!! Kini Tak Lagi ‘Minta’ Listrik Malaysia

PONTIANAK- PT. GCL Indo Tenaga menggelar media gathering di Hotel Gajahmada, Pontianak, Rabu (1/8).…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:16
Pelecehan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

MENGGILA..!! Kasus di Kalbar kian Parah, Pelakunya Orang Terdekat

PONTIANAK- Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kalimantan Barat terparah dalam sepuluh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:14
Potensi Defisit APBD Kalbar 2018

Kalau Ada Penyimpangan Harus Ditangkap

PONTIANAK- Potensi defisit APBD Kalbar Tahun Anggaran 2018 berdampak terhadap pencairan dana pengerjaan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:13

Ini Dia Kasdam Tanjungpura yang Baru

SUNGAI RAYA- Jabatan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura berganti. Dulunya dijabat Brigjen TNI…

Minggu, 29 Juli 2018 21:45

Waduh, Wadir Reserse Narkoba Polda Kalbar Bawa Sabu

JAKARTA- Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Viktor Yogi Tambunan membenarkan kabar penangkapan anggota…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:00

KEREN..!! Kapuas Hulu Jadi Cagar Biosfer Baru

PUTUSSIBAU-  Betung Kerihun Danau Sentarum (BKDS) Kapuas Hulu resmi dikukuhkan menjadi cagar biosfer…

Kamis, 26 Juli 2018 20:47
Jamaah Asal Kalbar Mulai Diberangkatkan Minggu

7 CJH Sanggau Berpotensi Gunakan Kursi Roda

PONTIANAK- Sebanyak 109 calon jemaah haji (CJH) dari kuota 110 asal Kabupaten Sanggau siap menunaikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .