UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 12 Mei 2018 11:58
Dari Keluarga Sederhana, Raih UN Tertinggi se Bengkayang
Masuk ITB Jalur Undangan, Virgia Pusing Pikirkan Biaya
UN TERTINGGI. Virgia Velavia menerima piala peraih UN tertinggi se Kabupaten Bengkayang, beberapa waktu lalu. Guru for RK

PROKAL.CO, Faktor ekonomi tidak selalu mempengaruhi prestasi. Malah menjadi cambuk dalam mengejar cita-cita.

Suci Nurdini Setiowati, Bengkayang

Tinggal jauh dari ibu kota provinsi Kalbar, bukan berarti tidak bisa masuk kampus ngetop di Indonesia. Impossible is nothing. Kata-kata itulah yang sedang dibuktikan Virgia Velavia. Rakyat Kalbar memberitakan, gadis 17 tahun ini punya hobi menggambar sejak di Taman Kanak-kanak (TK). Beranjak dewasa, ia terus mengembangkan bakatnya.  Karena dirinya bercita- cita jadi animator atau ilustrator terkenal.

Anak sulung dari tiga bersaudara ini belajar menggambar secara otodidak. Ia memanfaat internet sebagai gurunya. “Dari TK pas masih kecil udah suka gambar, terus ngalir aja gitu sampai sekarang. Dan saya belajar gambar dengan nonton-nonton video di Youtube,” ungkap Virgia kepada Rakyat Kalbar, Rabu (9/5).

Dari sekedar kegemarannya menggambar, Virgia akhirnya berhasil masuk ITB (Institut Teknologi Bandung) melalui jalur undangan. Apalagi lulusan SMA Negeri 1 Bengkayang ini berhasil memperoleh UN tertinggi jurusan IPS se kabupaten tersebut. Awalnya, ia mengikuti  Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) ITB hanya coba-coba. Karena ingin mengukur kemampuannya. Makanya, ia memilih jurusan yang memang ada syarat dan ketentuan tersendiri.

SNMPTN jalur undangan di ITB memang Virgia tanpa mengikuti ujian tertulis. Selain rapot dan prestasi akademik lainnya, Virgia harus membuat portofolio berupa gambar hasil karya sendiri yang diserahkan kepada panitia seleksi. “Bikin sendiri sesuai tema yang ditentukan. Ada dua gambar yang harus dibuat. Satu hitam putih, satu lagi berwarna,” jelasnya.

Meski sudah dipastikan masuk di Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, perjuangnya Virgia belum usai. Biaya menjadi hambatannya. Maklum, ia lahir dari keluarga sederhana. Ayah Virgia hanya buruh harian lepas dan ibunya mengurus rumah tangga. Alhasil, ia dan keluarganya sempat bimbang apakah akan melanjutkan pendidikanya atau memilih berkerja usai lulus SMA.

“Orangtua sih senang, tapi sempat pusing juga kalau gak keterima bidik misi kan harus keluar biaya juga. Sedangkan bidik misi itu pengumumanya sekitar Agustus atau September,” ujar Virgia. Mempunyai impian mulia, putri pasangan Johan dan Tshin Fuk Khim ini berharap agar bisa mendapatkan beasiswa bidik misi. Pasalnya, warga Jalan Pacung No. 2 Bengkayang ini berkeinginan bisa melanjukan kuliah di ITB. Tapi tanpa membebankan kedua orangtuanya.

Virgia yang sebelumnya aktif di ekskul mading sekolahnya ini juga menjadikan kebolehan mengambarnya sebagai ladang mendapatkan pundi-pundi rupiah. Uangnya ia pergunakan untuk memenuhi keperluan sekolahnya. Ia acapkali pamerkan hasil realis dan karikaturnya di Medsos milikinya. Di antaranya Facebook: Virgia, Ig: @virgia_kagamine dan fanpage Fb:  Vir Gia Arts.

“Awalnya kelas X saya jualan gantungan kunci. Terus waktu kelas XII cobain pertama kali realis pakai gambar Taylor Swift, lalu saat saya post di FB ada yang tertarik. Lama kelamaan saya semakin banyak ngepost gambar pesanan, dan semakin banyak deh yang mesan.” terangnya. Gadis berkaca mata ini tidak terlalu menarik keuntungan yang banyak. Range harga yang ditawarkan relatif murah, yaitu Rp50.000-Rp300.000 . Tergantung tingkat kerumitan dari gambar yang diminta pemesan.

Sebagai peraih UN tertinggi jurusan IPS se Bengkayang, Virgia membagi kiat kepada semua pelajar yang punya keinginan keras untuk maju. Jangan takut atau malu sama bakat yang dimiliki. Kembangkan bakat dari sekarang dan harus disertai dengan doa. “Karena prinsip hidup saya ya selalu kerja keras dan mengandalkan Tuhan. Karena masa depan harus ditata sedari dini. Jangan lupa belajar, belajar itu dipahami bukan diingat,” tutup Virgia.

Terpisah, Wali Kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Bengkayang, Romadhona Nayasilana S.Sos mengaku bahagia dengan anak didiknya tersebut. Sebab berhasil masuk ke salah satu perguruan tinggi yang menjadi impian para pelajar Indonesia. Dengan lolosnya Virgia di ITB dapat membuka jalan untuk adik-adik kelasnya yang lain untuk bisa masuk di kampus terkemuka. “Yang jelas sangat senang ya, karena Virgia membanggakan, membawa nama baik sekolah. Nama baik daerah,” ujarnya kepada Rakyat Kalbar.

Diakuinya, Virgia memang salah seorang siswanya yang pintar. Virgia lebih banyak berkonsentrasi dengan bakat yang dimikinya. Cenderung pendiam dan pemalu, dia tak banyak ikut kegiatan. Dia fokus ikut pelajaran terus. “Dia kan masuk ke sana juga karena bagian dari bakatnya di bidang art, yang pasti dia memang punya potensi di bidang gambar. Terus segi nilai dia lebih tinggi dari teman-temanya,”  ungkap guru mengajar sejarah wajib di SMA Negeri 1 Bengkayang yang akrab disapa Roma ini.

Selaku tenaga pendidik, Roma hanya berharap semakin banyak pelajar dari Bengkayang yang mengikuti jejak Virgia. Dia berharap Virgia dapat memotivasi adik-adik kelasnya. Apalagi tiap masuk kelas siswa baru selalu diceritakan bahwa ada kakaknya seorang putri daerah yang berprestasi masuk ITB. “Yang penting, punya keinginan mau belajar. Mudah-mudahan habis ini dia bisa balik ke daerah dan mau membangun daerah kita,” harap Roma. (*/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:47
Peringati HUT ke 73 TNI di Kodam XII/Tpr

Berikan yang Terbaik untuk Rakyat

SUNGAI RAYA- Diusia ke 73, personel TNI yang yang bertugas di Kalbar diharapkan lebih profesional lagi.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:42

ILEGAL..!! Ribuan Telur dan Ayam Malaysia Dimusnahkan

ENTIKONG- Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Entikong, Kabupaten Sanggau memusnahkan lebih dari 1.200…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:19

NGERI..!! Supinah Dibunuh Secara Sadis

SEKADAU- Wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau,…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:16

Khawatir Penjarahan Massal di Sulteng, Relawan Kalbar Tunda Berangkat

PONTIANAK- Bencana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menggerakkan hati banyak pihak.…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:38

Wanita di Peniti Tewas Bersimbah Darah

SEKADAU- Masyarakat Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dikejutkan dengan penemuan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:37
Operasi Tibtor Polda Kalbar

126 Penjahat dan 92 Kendaraan Diamankan

PONTIANAK- Selama sebulan ini, Polda Kalbar menggelar Operasi Tertib Kendaraan Bermotor (Tibtor) Kapuas…

Kamis, 27 September 2018 12:04

Indeks Kerawanan Pemilu Kalbar Kategori Sedang

PONTIANAK- Indeks Kerawanan Pemilu, Kalimantan Barat masuk dalam kategori sedang. Penilaian itu tidak…

Selasa, 25 September 2018 11:00

Sultan Berang, Laporkan Akun Facebook Intan Sekar Sari

PONTIANAK- Sultan Pontianak Syarif Machmud Melvin Alkadrie dalam waktu dekat ini akan melaporkan akun…

Selasa, 25 September 2018 10:57

PLTBm Pertama di Kalbar, Berkapasitas 15 MW

MEMPAWAH-  Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bersama Gubernur Kalbar Sutarmdiji…

Selasa, 25 September 2018 10:55
Sah! Secara Defacto Gambar Garuda Pancasila Karya Sultan Pontianak ke VII

Tinggal Menunggu Penetapan Sultan Hamid II sebagai Pahlawan Nasional

PONTIANAK- Gambar rancangan asli lambang negara Republik Indonesia, Elang Rajawali - Garuda Pancasila…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .