UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 12 Mei 2018 11:43
Partisipasi Pemilih Landak Capai 85 persen
Agar Pemilih Pemula Tak Jadi “Mainan” Parpol, Ini yang Dilakukan Pemkab Landak

Sosialisasi Pendidikan Politik untuk Pemuda-Pemudi Landak

DIDIDIK PENDIDIKAN POLITIK. Ratusan siswa dan mahasiswa mengikuti sosialisasi pemilih pemula di aula kantor Bupati Landak, Ngabang, Selasa (8/5). Antonius-RK

PROKAL.CO, NGABANG- Sejumlah faktor disebut sebagai penyebab pemilih pemula harus terus diedukasi. Mulai dari sosok yang dipilih tak sesuai ekspektasi mereka, hingga gampang dimanfaatkan partai politik (Parpol). Suara mereka jadi “mainan”.  “Mereka (pemilih pemula,red) belum memiliki jangkauan (pengetahuan,red) politik yang luas untuk menentukan pilihan,” tutur Pj. Sekda Landak, Alpius. Sehingga, terkadang apa yang mereka pilih tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Hal ini, dikatakannya, saat Kantor Kesatuan Bangsa dan politik (Kesbangpol) Landak kembali memberikan sosialisasi pendidikan politik masyarakat untuk pemilih pemula. Bertempat di aula utama Kantor Bupati Landak, Selasa (8/5). Sosialisasi yang digelar tersebut diikuti ratusan siswa SMA sederajat dan mahasiswa yang ada di Ngabang.

Rakyat Kalbar memberitakan, para pemilih pemula, dijelaskan Alpius, kebanyakan dari kalangan pelajar setingkat SMA dan mahasiswa. "Alasan ini (pengetahuan,red) pula yang menyebabkan pemilih pemula sangat rawan untuk didekati dengan pendekatan materi," ujarnya.  Ia melanjutkan, Parpol maupun para kandidat lebih banyak memberdayakan pemilih pemula melalui kampanye dengan melibatkan politik uang. Dengan kata lain, rentan dimanfaatkan suaranya.

Selain itu, pemilih pemula juga rentan golput. Golongan putih. Enggan menggunakan hak pilih. "Sebab, kelompok pemilih pemula adalah kelompok yang lebih kritis dibanding kelompok lainnya, sehingga berpeluang menjadi golput. Akibatnya, banyak di antara pemilih pemula bingung untuk menggunakan hak pilih mereka dalam Pemilu," papar Alpius.

Ada beberapa cara untuk membantu meningkatkan kesadaran dan partisipasi para pemuda-pemudi dalam kegiatan politik. Diantaranya dengan melakukan imbauan yang merata pada seluruh masyarakat, khususnya kepada mereka tentang politik. Dan, kata Alpius, biasakanlah untuk membuat pemuda-pemudi berperan aktif dalam dunia politik. Agar mereka punya motif untuk berpartisipasi.

"Selain itu, ada pelatihan dasar seperti berbicara di depan umum dan kebebasan berpendapat,” terangnya.  Di sisi lain, ia meminta para senior, para  tokoh politik, hendaknya memberikan contoh yang sesuai. “Jika para pemuda-pemudi bangsa terus disuguhkan akan tindakan korupsi atau kejahatan lainnya dalam politik, yang tidak patut ditiru, maka apa yang mesti dijadikan pedoman bagi para generasi muda," tanya Alpius. Retorikal.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Landak, Benipiator, menyampaikan penyuluhan  pendidikan  politik ini tak hanya untuk meningkatkan kesadaran politik pemilih pemula. Juga untuk sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkotika di Landak. "Diharapkan terwujudnya peningkatan pemahaman generasi muda tentang etika politik,” tuturnya.

Lantas, sebenarnya berapa jumlah pemilih pemula di Landak? Komisioner Komisi Pemilihan Umum setempat, Reni Yulianti, menyebut angka 11 persen.  "Tapi, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan lagi," ujarnya. Dalam sosialisasi tersebut, ia memberikan penjelasan terkait Pemilu serta Pilkada. Dan tahapan dua pemilihan itu.

"Kita jelaskan, bahwa untuk Pilkada 2018 ini diselenggarakan secara serentak se-Indonesia. Termasuk di Kalbar yang akan melaksanakan Pilgub dan Pilkada di sejumlah kabupaten/kota," jelas Komisioner yang membidangi Divisi Perencanaan dan Data Pemilih itu.  Tata cara mencoblos yang benar dalam Pilkada, dan contoh surat suara yang sah dan tidak sah, juga diperagakan. “Perlu diketahui, Kabupaten Landak memiliki partisipasi pemilih yang tinggi di Kalbar, yakni di atas 85 persen, artinya masyarakat Landak sudah cerdas dalam berpolitik," ungkap Reni.

Ia berharap para pemilih pemula tidak apatis. Tidak cuek dalam pelaksanaan Pemilu.  "Saya mengajak pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak, 27 Juni, tahun 2018 ini. Mari kita sukseskan Pilkada serentak. Ayo kita datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih kita, guna menentukan pemimpin kita khususnya di Kalbar, pada lima tahun ke depan," ajaknya. (Antonius/rk)

 


BACA JUGA

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:47
Peringati HUT ke 73 TNI di Kodam XII/Tpr

Berikan yang Terbaik untuk Rakyat

SUNGAI RAYA- Diusia ke 73, personel TNI yang yang bertugas di Kalbar diharapkan lebih profesional lagi.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:42

ILEGAL..!! Ribuan Telur dan Ayam Malaysia Dimusnahkan

ENTIKONG- Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Entikong, Kabupaten Sanggau memusnahkan lebih dari 1.200…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:19

NGERI..!! Supinah Dibunuh Secara Sadis

SEKADAU- Wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau,…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:16

Khawatir Penjarahan Massal di Sulteng, Relawan Kalbar Tunda Berangkat

PONTIANAK- Bencana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menggerakkan hati banyak pihak.…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:38

Wanita di Peniti Tewas Bersimbah Darah

SEKADAU- Masyarakat Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dikejutkan dengan penemuan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:37
Operasi Tibtor Polda Kalbar

126 Penjahat dan 92 Kendaraan Diamankan

PONTIANAK- Selama sebulan ini, Polda Kalbar menggelar Operasi Tertib Kendaraan Bermotor (Tibtor) Kapuas…

Kamis, 27 September 2018 12:04

Indeks Kerawanan Pemilu Kalbar Kategori Sedang

PONTIANAK- Indeks Kerawanan Pemilu, Kalimantan Barat masuk dalam kategori sedang. Penilaian itu tidak…

Selasa, 25 September 2018 11:00

Sultan Berang, Laporkan Akun Facebook Intan Sekar Sari

PONTIANAK- Sultan Pontianak Syarif Machmud Melvin Alkadrie dalam waktu dekat ini akan melaporkan akun…

Selasa, 25 September 2018 10:57

PLTBm Pertama di Kalbar, Berkapasitas 15 MW

MEMPAWAH-  Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bersama Gubernur Kalbar Sutarmdiji…

Selasa, 25 September 2018 10:55
Sah! Secara Defacto Gambar Garuda Pancasila Karya Sultan Pontianak ke VII

Tinggal Menunggu Penetapan Sultan Hamid II sebagai Pahlawan Nasional

PONTIANAK- Gambar rancangan asli lambang negara Republik Indonesia, Elang Rajawali - Garuda Pancasila…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .