UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 12 Mei 2018 11:09
Tim Satgas Pangan Bertemu Pedagang Telur, Ayam dan Sapi, INI HASIL KESEPAKATANNYA
PERTEMUAN. Pertemuan pedagang telur, ayam dan sapi dengan Tim Satgas Pangan di aula kantor Diswanak Kalbar, Jalan Adisucipto, Pontianak, Jumat (11/5). Rizka Nanda-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Puluhan pedagang telur, ayam dan sapi berkumpul di aula kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan (Diswanak) Kalbar, Jalan Adisucipto, Pontianak, Jumat (11/5). Pertemuan itu dilakukan guna menyatukan harga dan ketersediaan stok jelang hari besar keagamaan.

Rakyat Kalbar memberitakan, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kalbar, Sitorus menyatakan, dengan diadakannya pertemuan ini diharapkan tidak terjadi gejolak harga jelang hari raya besar keagamaan. Jangan sampai pula ada pelaku usaha yang berupaya menimbun stok. "Harapan kita para pengusaha dapat bekerja sama, sehingga tidak terjadi keresahan di masyarakat. Pelaku usaha juga bisa mendapat keuntungan dengan tetap terkontrol," ujarnya.

Begitu juga untuk ongkos kirim. Pelaku usaha diminta langsung melapor kepada tim Satgas Pangan agar semuanya tetap terkontrol. Tim Satgas Pangan tidak akan segan-segan turun langsung ke lapangan apabila ada indikasi pelanggaran dari para pelaku usaha. "Kami akan menelusuri apa yang terjadi di sana. Kita juga akan bekerja sama dengan stakeholder yang ada. Seperti Bulog yang menjalankan secara kontinyu mengecek di pasar sehingga tidak ada kelangkaan stok," terangnya.

Selain itu, pihaknya juga mendukung  pengadaan bazar. Termasuk juga pemberdayaan Toko Tani Indonesia (TTI). Selanjutnya, Tim Satgas Pangan juga akan melakukan sidak di enam pasar yang telah ditetapkan pemerintah pusat menjadi barometer. Empat diantaranya berada di Kota Pontianak dan dua berada di Kota Singkawang. "Semua ini untuk mendukung ketahanan pangan atau stok di Kalbar," tegas Sitorus.

Dijelaskannya, Tim Satgas Pangan juga melakukan pengawasan langsung terkait operasi pasar. Kemudian memantau distribusi bahan pangan. Selanjutnya, untuk harga eceran juga akan dilakukan pemantauan. Pertama melalui langkah-langkah persuasif. "Jika tak mempan, Tim Satgas akan memberlakukan tindakan hukum," tegas Sitorus.

Sementara itu, Kepala Divisi Regional Badan Urusan Logistik (BULOG) Kalbar Sabaruddin Abdullah menuturkan, dalam memainkan peran dalam stabilitas harga, sebanyak 63,18 ton daging beku dipasarkan. Harga jualnya juga di bawah harga pasaran. Yakni Rp 80 ribu perkilogram.

 Kendati demikian, Sabarudin mengaku tingkat konsumsi daging beku di masyarakat masih rendah. Karena daging beku belum familiar di masyarakat. “Kami akan terus mensosialisasikan daging beku ini agar bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan daging sapi," tuturnya.

Selain daging, Bulog juga memastikan stok bahan pokok lainnya juga aman. Hal itu dibuktikan dengan ada 17 unit gudang Bulog yang tersebar di seluruh Kalbar. Salah seorang pengusaha sapi, Sulaiman mengataka, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, sebanyak 4500 sapi di datangkan dari Madura.

"Selalu saya katakan produksi sapi di Kalbar dipenuhi dari Madura. Jadi masalah daging sapi tidak usah khawatir pasti kita pilih daging sehat. Untuk harga kami sepakat tidak lebih dari Rp 125 ribu," ungkap Sulaiman. Kepala Diswanak Kalbar Abdul Manaf menjelaskan ada 5.500 sapi di Kalbar. 4 ribu berasal dari Madura dan 1500 berasal dari Kalimantan Tengah. Dan jumlah sapi yang siap potong sekitar tiga ribu lebih. "Mereka sudah sepakat bahwa harga ini tidak lebih dari Rp125 ribu perkilo," jelasnya.

Kesepakatan standar harga itu baru berlaku untuk Kota Pontianak dan Singkawang. Untuk itu, ia berharap Pemda kabupaten/kota lainnya bisa lebih aktif dalam berkomunikasi dengan pengusaha besar. "Jika ada kenaikan tidak banyak. Kalau  untuk ongkos daerah jauh seperti Kapuas Hulu mungkin bisa minta bantuan dengan Bulog. Insya Allah cukup," tutur Manaf.

Pemprov Kalbar hanya bersifat sebagai fasilitator. Untuk pelayanan itu merupakan peran Bupati dan Wali Kota. "Dari kabupaten/kota yang punya gawe yang harus jualnya menentukan pelayanan. Sampai kepada masalah stok dan harga. Kita cukup untuk sampai ke dokumen," pungkasnya. (Rizka Nanda/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:47
Peringati HUT ke 73 TNI di Kodam XII/Tpr

Berikan yang Terbaik untuk Rakyat

SUNGAI RAYA- Diusia ke 73, personel TNI yang yang bertugas di Kalbar diharapkan lebih profesional lagi.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:42

ILEGAL..!! Ribuan Telur dan Ayam Malaysia Dimusnahkan

ENTIKONG- Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Entikong, Kabupaten Sanggau memusnahkan lebih dari 1.200…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:19

NGERI..!! Supinah Dibunuh Secara Sadis

SEKADAU- Wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau,…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:16

Khawatir Penjarahan Massal di Sulteng, Relawan Kalbar Tunda Berangkat

PONTIANAK- Bencana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menggerakkan hati banyak pihak.…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:38

Wanita di Peniti Tewas Bersimbah Darah

SEKADAU- Masyarakat Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dikejutkan dengan penemuan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:37
Operasi Tibtor Polda Kalbar

126 Penjahat dan 92 Kendaraan Diamankan

PONTIANAK- Selama sebulan ini, Polda Kalbar menggelar Operasi Tertib Kendaraan Bermotor (Tibtor) Kapuas…

Kamis, 27 September 2018 12:04

Indeks Kerawanan Pemilu Kalbar Kategori Sedang

PONTIANAK- Indeks Kerawanan Pemilu, Kalimantan Barat masuk dalam kategori sedang. Penilaian itu tidak…

Selasa, 25 September 2018 11:00

Sultan Berang, Laporkan Akun Facebook Intan Sekar Sari

PONTIANAK- Sultan Pontianak Syarif Machmud Melvin Alkadrie dalam waktu dekat ini akan melaporkan akun…

Selasa, 25 September 2018 10:57

PLTBm Pertama di Kalbar, Berkapasitas 15 MW

MEMPAWAH-  Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bersama Gubernur Kalbar Sutarmdiji…

Selasa, 25 September 2018 10:55
Sah! Secara Defacto Gambar Garuda Pancasila Karya Sultan Pontianak ke VII

Tinggal Menunggu Penetapan Sultan Hamid II sebagai Pahlawan Nasional

PONTIANAK- Gambar rancangan asli lambang negara Republik Indonesia, Elang Rajawali - Garuda Pancasila…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .