UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 12 Mei 2018 11:06
ASLI PARAH BANGET, BIKIN MALU..!! Anggota Dewan Main Judi di Gedung DPRD
ilustrasi

PROKAL.CO, MEMPAWAH-Rabu malam (9/5) menjadi mimpi buruk bagi tiga Anggota DPRD Mempawah. Asyik bermain judi remi bok, digerebek polisi. Ketiganya diciduk anggota Satreskrim Polres Mempawah. Yaitu ED dari Fraksi Partai Gerindra, HA dari Fraksi Partai Golkar dan EP dari Fraksi PPP. Parahnya, tempat bermain judi ‘rumah rakyat’ DPRD Mempawah di Jalan Raden Kusno. Tepatnya di ruang Fraksi Gerindra.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi Santoso membenarkan penggerebekan tersebut. Sebelumnya, polisi melakukan penyelidikan terkait informasi yang didapat.  “Memang benar, pada Rabu malam anggota kita dari Satreskrim telah mengamankan tiga anggota dewan inisial ED, HA dan EP yang sedang bermain kartu di salah satu ruangan di DPRD Mempawah,” ujarnya, Jumat (11/5).

Saat penggerebekan, petugas mendapatkan empat orang di dalam ruangan tersebut. Salah seorangnya Aparatur Sipil Negara (ASN), tapi tidak sedang bermain judi. “Yang satunya itu tidak sedang melakukan kegiatan, jadi kita jadikan ia saksi untuk tiga orang yang sedang melakukan bermain kartu,” jelasnya.

Bersama pelaku, polisi mengamankan sejumlah kartu remi, uang tunai Rp3,6 juta yang sedang tergeletak di meja mereka bermain. “Kenapa hanya tiga, mungkin masih menunggu yang lain. Kemungkinan sambil menunggu, mereka main,” ungkapnya.

Saat ini ketiga oknum wakil rakyat tersebut telah diamankan di Mapolres Mempawah. Penyidik masih melengkapkan alat bukti sesuai dengan KUHP, keterangan ahli, keterangan tersangka dan lain-lain hingga nantinya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Mempawah. Mereka akan dijerat Pasal 303 KUHP.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak resah terkait kasus ini. Pihaknya berjanji akan melaksakan tugas fungsi sebagaimana mestinya sebagai aparat penegak hukum. “Pegang kata-kata saya, jika sudah masuk di sini berkas akan sampai di kejaksaan. Kecuali kalau pihak kejaksaan menyatakan P19 terus menerus dan dinyatakan tidak ada pidana, kita hanya sebatas pemberkasan penyidikan,” janjinya.

Rakyat Kalbar mencoba mengkonfirmasi salah seorang anggota dewan yang tertangkap melalui via WhatsApp sekitar pukul 18.54 WIB, Jumat (11/5). Namun belum mendapatkan konfirmasi terkait penangkapan yang dilakukan polisi terhadap dirinya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Nanang Purnomo juga membenarkan telah dilakukan penangkapan terhadap tiga oknum anggota DPRD Mempawah lantaran bermain judi. "Anggota Satreskrim Polres Mempawah telah mengamankan tiga pelaku judi remi box. Mereka adalah anggota DPRD Mempawah," katanya, Jumat (11/5).

Nanang menjelaskan, dalam penggerebekan itu, petugas menemukan sepuluh kotak kartu remi box, koran sebagai alas kartu, uang tunai sebesar Rp3,6 juta serta barang bukti lainnya. "Penggerebekan ini berdasarkan laporan dari warga yang mengetahui perjudian itu," jelasnya.

Saat ini, ketiga pelaku yang masing-masing berusia 43, 48 dan 53 tahun tersebut masih diamankan dan diperiksa lebih lanjut di Polres Mempawah. Mereka terancam hukuman penjara sesuai Pasal 303 KUHP tentang Perjudian.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Kalbar H Suriansyah bereaksi atas penangkapa salah seorang kadernya. Selaku Ketua partai sekaligus Wakil Ketua DPRD Kalbar, ia meminta maaf atas kelakuan kadernya tersebut. Oknum itu pun dinilai telah mencoreng nama baik partai berlambang burung Garuda tersebut.

"Saya meminta maaf kepada masyarakat, khususnya rakyat Kabupaten Mempawah yang telah mempercayakan kepada Gerindra. Ini seharusnya tidak terjadi," kepada Rakyat Kalbar, Jumat (10/5). Ditegaskan Suryansyah, kegiatan haram itu seharusnya tidak dilakukan. Apa lagi sampai menggunakan ruang Fraksi Gerindra.

Meski sesuai informasi ia diterima, perjudian tidak di satu ruangan fraksi saja. Tetapi dibanyak ruangan Fraksi DPRD Mempawah. “Ini yang sangat disayangkan, apalagi sudah sering terjadi," jelasnya. Kejadian tersebut menjadi tanggung jawab Ketua DPRD dan Sekretaris DPRD Mempawah yang memiliki kewenangan ruangan gedung wakil rakyat. Karena tidak sepatutnya digunakan untuk bermain berjudi.

"Tanpa melepaskan bentuk tanggung jawab atas partai masing-masing, namun sebagai Ketua DPRD Fraksi Gerindra Kabupaten Mempawah, kami akan melakukan pembinaan," tuturnya. Dijelaskannya, aturan akan ditegakkan dengan tegas kepada seluruh pihak atas terkait kasus yang dianggap sangat memalukan ini.

"Kami akan bertindak tegas sesuai dengan aturan dasar yang berlaku. Tindakan yang seperti apa nantinya kami akan putuskan setelah pemeriksaan selesai dilakukan," ungkapnya. Suryansyah berharap ke depan tidak terjadi lagi ruang Fraksi untuk kegiatan negatif. Tidak hanya mencoreng nama baik wakil rakyat, tapi juga memberi dampak buruk bagi anggota DPRD di mata masyarakat luas."Kita berharap kedepan sudah tidak ada lagi tindakan yang sama baik diseluruh ruangan dan di DPRD manapun di Kalbar," lugasnya.

Ia juga meminta maaf kepada Kapolda Kalbar atas sikap anggota DPRD Mempawah yang merupakan kader dari partai besutan Prabowo Subianto tersebut. Jangan sampai kasus tersebut digiring ke dalam isu politik, sehingga berkembang menjadi hal yang tidak diinginkan. "Jangan sampau kasus ini dipolitisir dan dimaafkan oleh pihak-pihak tertentu yakni digunakan oleh lawan politik," demikian Suryansyah.  (Ari Sandy, Ocsya Ade CP, Zainudin/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:47
Peringati HUT ke 73 TNI di Kodam XII/Tpr

Berikan yang Terbaik untuk Rakyat

SUNGAI RAYA- Diusia ke 73, personel TNI yang yang bertugas di Kalbar diharapkan lebih profesional lagi.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:42

ILEGAL..!! Ribuan Telur dan Ayam Malaysia Dimusnahkan

ENTIKONG- Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Entikong, Kabupaten Sanggau memusnahkan lebih dari 1.200…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:19

NGERI..!! Supinah Dibunuh Secara Sadis

SEKADAU- Wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau,…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:16

Khawatir Penjarahan Massal di Sulteng, Relawan Kalbar Tunda Berangkat

PONTIANAK- Bencana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menggerakkan hati banyak pihak.…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:38

Wanita di Peniti Tewas Bersimbah Darah

SEKADAU- Masyarakat Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dikejutkan dengan penemuan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:37
Operasi Tibtor Polda Kalbar

126 Penjahat dan 92 Kendaraan Diamankan

PONTIANAK- Selama sebulan ini, Polda Kalbar menggelar Operasi Tertib Kendaraan Bermotor (Tibtor) Kapuas…

Kamis, 27 September 2018 12:04

Indeks Kerawanan Pemilu Kalbar Kategori Sedang

PONTIANAK- Indeks Kerawanan Pemilu, Kalimantan Barat masuk dalam kategori sedang. Penilaian itu tidak…

Selasa, 25 September 2018 11:00

Sultan Berang, Laporkan Akun Facebook Intan Sekar Sari

PONTIANAK- Sultan Pontianak Syarif Machmud Melvin Alkadrie dalam waktu dekat ini akan melaporkan akun…

Selasa, 25 September 2018 10:57

PLTBm Pertama di Kalbar, Berkapasitas 15 MW

MEMPAWAH-  Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro bersama Gubernur Kalbar Sutarmdiji…

Selasa, 25 September 2018 10:55
Sah! Secara Defacto Gambar Garuda Pancasila Karya Sultan Pontianak ke VII

Tinggal Menunggu Penetapan Sultan Hamid II sebagai Pahlawan Nasional

PONTIANAK- Gambar rancangan asli lambang negara Republik Indonesia, Elang Rajawali - Garuda Pancasila…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .