UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 08 Mei 2018 12:15
36 Adegan Rekontruksi Pembunuhan di Depan Cafe Ocol
BIKIN BERGIDIK..!! Sudah Ditikam Pisau, Masih Disabet Celurit..!! Selingkuhan Istri Itu Tewas di Tempat
ADEGAN 31. Pelaku Abdullah memperagakan berusaha menusuk korban menggunakan pisau saat rekontruksi di depan Cafe Ocol Jalan Tanjung Raya 2 Desa Kapur, Kubu Raya, Senin (7/5). Maulidi Murni-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Sebanyak 36 adegan diperagakan Miswedi alias Miss dan Abdullah alias Kundul dalam rekontruksi kasus pembunuhan yang mengakibatkan Yusuf tewas di depan Cafe Ocol Jalan Tanjung Raya 2, Desa Kapur, Kubu Raya. Rekontruksi ini untuk melengkapi alat bukti dan membuat keterangan tindak pidana.

Rakyat Kalbar memberitakan, lokasi rekonstruksi berada di pinggir jalan. Anggota kepolisian yang dilengkapi senjata melakukan pengaturan lalu lintas. "Jadi semua saksi, barang bukti, tersangka kita hadirkan, rekon di TKP supaya membuat terang perkara ini," kata Kasubdit lll Jatanras Direskrimum Polda Kalbar, AKBP Heni Agus Sunandar.

Dari 36 adegan itu, polisi membagi menjadi tiga. Persiapan, persinggahan dan pembunuhan. Dugaan penyidik pembunuhan tersebut telah direncanakan. Motifnya dendam, karena korban berselingkuh dengan istri Miss.

Kundul menusukkan senjata tajam berupa pisau ke arah perut korban. Sedangkan Miss menyabetkan celurit ke leher korban. Diserang senjata tajam, Yusuf akhirnya tersungkur. Selanjutnya kedua pelaku kabur menggunakan sepeda motor.  Agus mengatakan, korban tewas akibat banyak keluar darah lantaran luka tusuk pada bagian perut dan leher. "Untuk tindak pidana ini kita sangkakan pasal 340 KUHP dan subsider 338 KUHP dengan ancaman 20 tahun," tutupnya.

Adapun kronologis pembunuhan tersebut terjadi Selasa (20/3) sekira pukul 18.30 WIB. Tersangka Miss bersama Kundul berangkat dari rumah yang beralamat di Dusun Beringin Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya mengendarai sepeda motor. Miss saat itu membawa sebilah celurit sepanjang sekitar 55 cm dan Kundul pisau berukuran kurang lebih 31 cm. Mereka mencari Yusuf.

Saat di perjalanan Kundul mendapatkan telepon dari Rdw melalui aplikasi messenger yang mengatakan bahwa Yusuf sedang berada di Cafe Ocol. Mendengarkan itu mereka berdua lalu menuju lokasi sekitar pukul 22:00 WIB.  Setiba di lokasi, Kundul turun dari motor dan masuk ke Cafe Ocol.

Di dalam Café, Kundul menghampiri korban yang sedang duduk di meja No 6. Saat Kundul menghampiri tiba-tiba korban berdiri dari kursi lalu Kundul mengeluarkan pisau dari balik bajunya.  Korban sempat berusaha menangkis pisau yang terus diarahkan ke tubuhnya. Korban berlari keluar Cafe Ocol, tapi Kundul terus mengejarnya. Korban saat itu lari ke arah jalan raya, ketika di depan bengkel motor yang berlokasi di sebelah Cafe korban terjatuh.

Kundul memegangnya dari belakang. Ketika korban berbalik badan dalam keadaan terbaring lalu melakukan perlawanan menangkis dengan dengan menggerakkan tangan dan kakinya. Kundul langsung menusuk pisau ke bagian perut korban. Tapi korban berusaha melepaskan tangannya. Saat itu Kundul melihat tangannya sudah berlumuran darah. Kemudian pelaku memindahkan pisau ke tangan kiri. Saat itu korban berdiri dan berlari berbalik arah ke parkiran Cafe Ocol.

Melihat, Miss mengeluarkan celurit dari balik baju dan membuka sarungnya. Kemudian langsung mengarahkannya dan mengenai leher bagian belakang korban. Korban seketika terjatuh berlumuran darah di depan Miss.

Keterangan Pengacara Korban

Sementara itu, rekontruksi yang dilaksanakan kepolisian disambut baik pengacara tersangka, Holil, SH.  "Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak penyidik dari Polda, yang benar-benar menunjukan cara kerja yang profesional, sehingga dari peristiwa tersebut tergambar secara terang benderang," paparnya saat ditemui di sela rekonstruksi.

Selama ini kata dia, pihaknya selalu bekerja sama dengan kepolisian. Termasuk saat menyerahkan tersangka ke pihak kepolisian, sehingga semua yang diharapkan tidak ada kendala apapun. “Sementara ini kita melihat tidak ada kejanggalan, murni kasus pembunuhan yang memang dilatarbelakangi perselingkuhan yang dilakukan pihak korban dan istri tersangka," tuturnya.

Kendati tidak melihat kejanggalan, Holil mengatakan, akan tetap melakukan pembelaan kepada kliennya di pengadilan. Karena itu sudah menjadi hak-hak tersangka. "Kita tetap lakukan pembelaan, karena memang hak-hak tersangka dilindungi undang-undang, maka kami dari pihak pengacara tetap akan melakukan pembelaan tersebut di pengadilan, sehingga mendapatkan keputusan yang benar-benar adil," paparnya. (Maulidi Murni, Andi Ridwansyah/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 14 Agustus 2018 12:44

Terpantau 427 Titik Panas, Kalbar (Masih) Siaga Karhutla

PONTIANAK- Kabut asap semakin menyelimuti Kota Pontianak, terutama sore dan malam hari. Udara akibat…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:38

WASPADA..!! Malaysia Timur Dilanda Wabah Flu Burung, Entikong Perketat Masuknya Unggas

SANGGAU- Badan Karantina Pertanian Republik Indonesia melarang masuknya unggas segar dan olahan dari…

Minggu, 12 Agustus 2018 21:26

Regulasi Hambat BBM Nelayan

PONTIANAK- Pengaturan bahan bakar minyak (BBM) bagi para nelayan diatur dalam Undang-Undang Nomor 7…

Minggu, 12 Agustus 2018 21:24
Kalbar Bisa Jadi Jalur Perdagangan Dunia

Investasi Awal Pelabuhan Kijing Rp4,7 Triliun

PONTIANAK- Pengelolaan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah tidak lama lagi. Pasalnya,…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:15
2.225 Jemaah Kalbar Telah Diterbangkan ke Tanah Suci

Ombudsman Ajak Pantau Penyelenggaraan Haji

PONTIANAK- Ombudsman RI Perwakilan Kalbar memantau penyelenggaran ibadah haji tahun 2018. Masyarakat…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:38
Pembangunan PLTU Kalbar-1

MANTAP..!! Kini Tak Lagi ‘Minta’ Listrik Malaysia

PONTIANAK- PT. GCL Indo Tenaga menggelar media gathering di Hotel Gajahmada, Pontianak, Rabu (1/8).…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:14
Potensi Defisit APBD Kalbar 2018

Kalau Ada Penyimpangan Harus Ditangkap

PONTIANAK- Potensi defisit APBD Kalbar Tahun Anggaran 2018 berdampak terhadap pencairan dana pengerjaan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:13

Ini Dia Kasdam Tanjungpura yang Baru

SUNGAI RAYA- Jabatan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura berganti. Dulunya dijabat Brigjen TNI…

Minggu, 29 Juli 2018 21:45

Waduh, Wadir Reserse Narkoba Polda Kalbar Bawa Sabu

JAKARTA- Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Viktor Yogi Tambunan membenarkan kabar penangkapan anggota…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:00

KEREN..!! Kapuas Hulu Jadi Cagar Biosfer Baru

PUTUSSIBAU-  Betung Kerihun Danau Sentarum (BKDS) Kapuas Hulu resmi dikukuhkan menjadi cagar biosfer…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .