UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Senin, 30 April 2018 22:58
Provinsi Perbatasan, Kasus Terhadap Anak Tinggi
SK PELANTIKAN. Dodi Riyadmadji menyerahkan SK pelantikan Komisioner KPPAD kalbar di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (26/4). Humas Pemprov for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Komisioner Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar periode 2018-2022 dikukuhkan, Kamis (26/4). Pembentukan KPPAD ini harus memiliki manfaat yang sangat signifikan.

Rakyat Kalbar memberitakan, KPPAD harus memberikan pelayanan dan penyelesaian masalah dan perlindungan anak. Kemudian upaya membendung pengaruh tersebut dalam memenuhi hak-hak anak Kalbar. Kedepan, diharapkan Iayanan KPPAD Kalbar juga dapat menjangkau masyarakat melalui dibentuk di setiap Kabupaten/Kota. “Sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan pengaduan dan penyelesaikan masalah pelanggaran hak-hak anak di Kalbar," tegas Pj Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji saat memberikan sambutan pada acara pelantikan Komisioner KPPAD Kalbar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (26/4).

Dikatakannya, penyelenggaraan perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan urusan wajib pemerintah, baik di pusat maupun daerah. Upaya yang telah dilakukan antara lain memetakan berbagai persoalan anak dan menerbitkan Undang-Undang yang berkaitan dengan penyelenggaraan perlindungan anak. Puncak dari upaya legislasi yang dilakukan oleh pemerintah adalah lahirnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana yang telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014.

Secara khusus kata dia, Undang-Undang tersebut memberikan mandat kepada Pemda untuk membentuk Komisi Pelindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) yang merupakan perpanjangan tangan darl KPAI pusat. Komisi ini mempunyai tugas meningkatkan efektivitas penyelenggaraaan perlindungan anak di daerah.

KPAID Kalbar pertama kali dibentuk tahun 2011. Artinya Pemprov telah memberikan perhatian terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kalbar. Hal ini diperkuat dengan diterbitkannya Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak dimana mengubah nomenklatur KPAID menjadi Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD).

"Dengan perubahan nomenklatur tersebut fungsi KPPAD selain memberikan layanan juga melakukan pengawasan terhadap jalannya upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak oleh para pemangku kebijakan. Kemudian memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak, yaitu negara, pemerintah, masyarakat, keluarga dan orangtua di Kalbar," jelasnya.

Karena berbagai alasan, belum banyak daerah di Indonasia yang membentuk KPPAD. Kalbar secara geografis terletak di wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia. Kondisi ini memiliki keragaman kasus terhadap anak yang cukup tinggi. “Meliputi pornografi, narkoba, perdagangan anak, dan pengaruh budaya luar,” ucapnya.

Dodi juga mengucapkan selamat kepada Komisioner KPPAD yang baru saja diambil sumpah/janjinya itu. Kelima orang ini merupakan orang-orang yang terpilih dari proses rekrutmen dan seleksi yang dilakukan dengan berbagal macam metode. "Saya berharap Iima orang ini merupakan pilihan yang terbaik untuk melaksanakan kewajiban, tugas dan fungsinya sebagai anggota Komisioner KPPAD KaIbar," harapnya.

Dodi juga memyampaikanucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian serta jasa yang telah dilakukan Komisioner KPAID Kalbar periode sebelumnya. TeIah melaksanakan tugas perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kalbar. Upaya tersebut ia harapkan tidak hanya terhenti ketika berakhirnya masa jabatan sebagai Komisioner KPAID.

“Tapi semangat dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak di Kalbar harus tetap diteruskan sebagak upaya nyata dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kalbar," pesan Dodi. (Rizka Nanda/rk)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 12:01

Penggerebekan Pasutri di Sungai Kakap, Ditemukan 1,1 Kg Sabu

PONTIANAK- Sebuah rumah di Jalan Raya Sungai Berembang, Komplek Alzaina Rekon, Kecamatan Sungai Kakap,…

Kamis, 24 Mei 2018 11:42

Bawa Mercon 31 Koli, Ya Ditangkap Lah kau…

PONTIANAK- Operasi Pekat di Pontianak membuahkan hasil. 31 Koli mercon korek api diamankan Polresta…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:30

Kapolda: Jika Ada Orang Asing, Wajib Ditanya!

PONTIANAK- Meningkatnya gangguan Kamtibmas yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, kepolisian mengimbau…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:29

Lubang Jalan Dekat Jembatan Landak Bikin Macet, Ini yang Dilakukan Polisi

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, jalan di dekat jembatan Landak Jalan Sultan Hamid II Kelurahan…

Selasa, 15 Mei 2018 12:04

KERACUNAN..!! Tiga Pencari Karat Besi Tak Bernyawa

PONTIANAK- Diduga menghirup gas beracun dan kekurangan oksigen, tiga pekerja pencari karat besi ditemukan…

Selasa, 15 Mei 2018 10:41
Operasi Pekat Sabhara Polresta Pontianak

WOW..!! Satu Truk Pasangan Mesum Diamankan

PONTIANAK- "Saya tidak ngapa-ngapain. Dia ini Abang angkat saya," kata Melati kepada petugas, Senin…

Sabtu, 12 Mei 2018 23:31

Bocah Curi Mangga, Ditempeleng Satpam, Keluarga Pelaku Datangi Polsek

PONTIANAK- Belasan warga mendatangi Polsek Pontianak Barat, Jumat (11/5) sekira pukul 14.00 Wib. Kedatangan…

Selasa, 08 Mei 2018 12:07

HEROIK..!! Hindari Pengendara Motor yang Jatuh, Pikap Pilih Nyungsep ke Parit

PONTIANAK- Pikap masuk parit tengah pembatas Jalan Ahmad Yani sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (7/5).…

Selasa, 08 Mei 2018 12:02

Curi HP di Laci Kasir Restoran, Pria Ini Dibekuk Jatanras

PONTIANAK- Arianus, warga Kabupaten Landak ini ditangkap Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak,…

Sabtu, 05 Mei 2018 11:02

Pelaku Penganiayaan Salah Alamat, Akun Facebook Bernuansa Sara Bukan Milik Akhiang

PONTIANAK- Akhiang masih harus dirawat intensif di Rumah Sakit Kharitas Bakti, Pontianak, Kamis (3/5).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .