UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Selasa, 24 April 2018 13:07
Belum Ada Aktivitas Pertambangan, Belasan TKA Pulang ke Tiongkok

Tinggal Dua Orang, Tugasnya Cuma Jaga Alat Berat

TERSISA DUA ORANG. Dua TKA asal Tiongkok (tunjukkan Kitas) yang masih bekerja di Desa Nanga Dua, Bunut Hulu, Kapuas Hulu didampingi petugas Kantor Imigrasi Kelas III Putussibau, belum lama ini. Kantor Imigrasi Kelas III Putussibau for RK

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU- Para Tenaga Kerja Asing (TKA) Tiongkok yang bekerja di perusahaan pertambangan di Desa Nanga Dua Kecamatan Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu sudah banyak pulang ke negara asalnya. Beberapa hari lalu petugas Kantor Imigrasi Kelas III Putussibau mengecek langsung keberadaan TKA asal Tiongkok tersebut.

Setelah dicek, petugas hanya menjumpai dua orang TKA yang masih tersisa. Sebelumnya ada 15 TKA Tiongkok yang datang ke Desa Nanga Dua. “TKA lainnya untuk sementara sudah pulang ke Tiongkok, karena di sini juga belum ada kegiatan pertambangan,” ungkap Kepala Sub Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas III Putussibau, Angga Adwiantara, Senin (23/4).

Saat ini, PT. Borneo Mandiri Mineral selaku pelaksana kegiatan pertambangan di Desa Nanga Dua sedang melakukan pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan. Tujuannya  untuk memudahkan alat berat perusahaan masuk ke lokasi pertambangan. Sehingga pihak perusahaan belum mempekerjakan TKA.

“Jadi TKA yang ada di sana itu tinggal dua orang, mereka itu pun ditugaskan untuk menjaga alat berat saja,” ucapnya.  Angga membenarkan informasi kedatangan 23 TKA Tiongkok baru-baru ini. Namun TKA tersebut sudah mengajukan izin tinggal atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) selama enam bulan.

“Permohonan Kitas-nya juga sudah kami terima dan sudah keluar Kitas-nya. Jadi kemarin kami ke lokasi hanya menemukan dua TKA itu, dan dua TKA itu sudah menggunakan izin tinggal terbatasnya untuk bekerja,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah memeriksa lokasi yang ada wilayah Kapuas Hulu ini apakah ada kegiatan pertambangan atau tidak. Hasil pemeriksaan ditemukan bahwa hanya ada PT. Borneo Mandiri Mineral yang mempekerjakan TKA. “Seperti di Bukit Podi itu juga tidak ada kegiatan pertambangannya,” sebutnya.

Angga berharap masyarakat ikut mengawasi setiap orang asing yang masuk ke Kapuas Hulu. Bukan hanya orang asing yang ada di bidang pertambangan. “Jika ada yang tidak sesuai orang asing ini masuk ke Kapuas Hulu bisa dilaporkan kepada kami,” imbau Angga.

Terpisah, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Industri dan Transmigrasi Kapuas Hulu, Abdul Karim menerangkan, kebenaran informasi kedatangan 23 TKA Tiongkok ke Desa Nanga Dua baru ia dapatkan. TKA tersebut sudah masuk sejak tahun 2017. Izinnya berakhir April 2018.

Sejauh ini kata Karim, pihaknya belum pernah menerima surat tembusan dari perusahaan bersangkutan (PT. Borneo Mandiri Mineral, red), jika memasukan tenaga kerja asing ke Kapuas Hulu. “Perusahaan tersebut hanya menyampaikan ke Imigrasi akan mendatangkan TKA kembali,” katanya.

Dari informasi yang diterima kata Karim, 23 TKA yang sudah masuk itu sudah pulang lagi ke Tiongkok dan tinggal menyisakan dua orang. “Mereka berdua itu untuk mengamankan alat berat yang ada,” ucapnya.  Karim juga mengaku belum mengetahui apakah sebelum mendatangkan TKA, perusahaan tambang tersebut sudah mengurus Izin Menggunakan Tenaga Asing (IMTA) atau belum. “Kami belum tahu juga, karena saat petugas kami ke lokasi yang ditanya itu hanya juru bicara perusahaan,” ungkap Karim. (Andreas/rk)


BACA JUGA

Minggu, 12 Agustus 2018 21:21

Bawa Barang Malaysia, Lima Warga Diamankan Polisi

BENGKAYANG- Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkayang kembali menggagalkan upaya penyelundupan…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:42

TEKAPAR..!! Minum Air Sungai Tercemar Tuba, Warga Keracunan

PUTUSSIBAU- Yustina Ani, warga Dusun Jelemuk Desa Miau Merah Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:30

Dugaan Begal di Jalan Rasau, Kapolsek: Banyak Kejanggalan

RASAU JAYA- Joni, seorang warga Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya dikabarkan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:13

Gerebek Warung Kopi, Polisi Ciduk Penjual Togel

PUTUSSIBAU- Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap kasus perjudian jenis kupon putih atau toto gelap…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:46

Kuda-Kudaan dengan Pacar di Kos, Ketahuan oleh Warga, Ya Gini Dah Jadinya…

PONTIANAK- Unit PPA Sat Reksrim Polresta Pontianak mengamankan Mis, warga Desa Sungai Enau, Kecamatan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:41

Ngakunya Lihat Mahluk Halus, Warga Banyak Pingsan

NANGA PINOH- Sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) Dusun Otak Pantai Desa Tebing Kerangan Kecamatan Nanga…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:37

Tergiur Gaji Besar, Lima Calon TKI Ilegal Diamankan di Jalur Tikus

SANGGAU- Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap birokrasi perlindungan dan penempatan tenaga kerja…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:35
Dugaan Pungli Program PTSL 2017 di Sekayam

Pungli, Kades Perempuan Ini Dijebloskan ke Penjara

SANGGAU- Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan pungutan liar (pungli) sertifikat tanah,…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:26

Penyalur TKI Ilegal Janjikan Gaji RM 35 per Hari

SANGGAU- Jajaran Polres Sanggau pada Sabtu (28/7) sekitar pukul 05.00, berhasil mengamankan empat orang…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:24

MC Dangdutan Kondang Dihajar Hingga Gigi Palsunya Copot

SUNGAI KAKAP- Senong, seorang Master of Ceremony (MC) atau pembawa acara kondang dalam blantika musik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .