UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Selasa, 24 April 2018 11:54
DPT Pontianak Sebanyak 424.173
INGAT..!! Angka Sudah Pasti, Tak Bisa Diubah
PLENO TERBUKA. Sujadi (tengah) memimpin rapat pleno terbuka perbaikan DPT Kota Pontianak di Kantor KPU Pontianak, Senin (23/4). Maulidi Murni-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak menggelar rapat pleno terbuka perbaikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar dan Wali Kota-Wakil Wali Kota Pontianak 2018, Senin (23/4). Kegiatan yang berlangsung di Kantor KPU Kota Pontianak itu menetapkan DPT Bumi Khatulistiwa sebanyak 424.173.

Diberitakan Rakyat Kalbar, penetapan DPT Kota Pontianak sebenarnya sudah dilakukan pada 19 April 2018. Lantaran masih ditemukan sejumlah data yang harus diperbaiki. Sebelumnya DPT sejumlah 423.786, berubah menjadi 424.173. Ada selisih 387.

Perbaikan DPT hanya di Kecamatan Pontianak Tenggara. Semula laki-laki berjumlah 15.229 berubah menjadi 15.591. Sedangkan  perempuan yang awalnya 15.952 dikoreksi jadi 15.977.  "Selama masih bisa diperbaiki, kita perbaiki. Misalnya menyangkut data ganda, data yang tidak valid," kata Ketua KPU Kota Pontanak Sujadi saat memimpin rapat pleno terbuka perbaikan DPT Kota Pontianak.

Dijelaskan Sujadi, penetapan DPT sangat penting. Ini dilakukan untuk menyelamatkan hak pilih masyarakat serta dalam rangka perencanaan logistik. DPT yang disahkan menjadi dasar untuk pengadaan surat suara. “Begitu juga dengan logistik yang lainnya,” ucapnya.

Dia menuturkan, rapat pleno perbaikan ini merupakan angka pasti DPT. Kendati begitu, apabila nanti ternyata masih ditemukan DPT yang ganda atau meninggal dunia, akan diberikan catatan pada saat nanti mendistribusikan salinan DPT ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Jika ditemukan lagi data ganda atau meninggal kita berikan catatan, mekanisme nanti apakah dicoret atau di kolom, kami menyampaikan secara tertulis per TPS. Tapi kalau ada pemilih yang tidak terdaftar namun memiliki KTP, dia mempunyai hak pilih seperti biasa dari jam 12.00 - 13.00 WIB mendatangi TPS," papar Sujadi.

Sementara Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Pontianak, Deni Nuliadi menyebutkan, kegiatan kemarin untuk menindak lanjuti hasil rapat pleno terbuka penetapan rekapitulasi DPT di KPU Provinsi Kalbar sebelumnya. Dalam rapat pleno pihaknya mendapatkan informasi bahwa di Kecamatan Pontianak Tenggara terdapat 387 pemilih yang belum masuk dalam DPT.

"Kemudian kita mengusulkan untuk melakukan perbaikan DPT, lalu mendapat persetujuan dari Panwas Pontianak dan KPU Provinsi beserta tim Paslon yang hadir," jelasnya.  Dari hasil tindak lanjut tersebut kata Deni, rekap dan penetapan DPT diperbaiki. Kemungkinan selisih itu tidak muncul dalam DPT, karena proses penghapusan data ganda oleh operator KPU. Atau bisa juga lantaran penghapusan oleh Dinas Dukcapil yang tidak ditemukan dalam data base kependudukan. Sehingga datanya ikut terhapus. "Akhirnya kita koreksi dan lakukan perbaikan. Terkait perbaikan ini, untuk kecamatan lainnya tidak ada perubahan," pungkasnya.

Mekanisme perbaikan DPT sudah tidak ada lagi. Jika terdapat DPT ganda atau lainnya, KPU tidak bisa berbuat apa-apa. Kecuali ada rekomendasi dari Bawaslu terkait perubahan atau penyempurnaan DPT.

Kendati begitu, pihaknya bisa melakukan penandaan. Kemungkinan besar dalam bentuk pengangsiran. Data pemilih akan dicoret tanpa mengurangi DPT. "Jadi dicoret, ditandai. Agar pada hari H tidak ada penyalahgunaan atas data pemilih tersebut dalam hal pemberian hak suara," demikian Deni.  (Maulidi Murni/rk)


BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*