UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 24 April 2018 11:53
Pagi Berdarah di Setia Budi
Usai Bacok Istri, Hendri Coba Bunuh Diri

PROKAL.CO, PONTIANAK- Pagi Senin (23/4), warga yang lalu lalang di Jalan Setia Budi, Kecamatan Pontianak Selatan, tiba-tiba berhenti tepat di rumah nomor 46 A. Rumah yang juga dijadikan sebagai tempat usaha jualan nasi kuning itu dikerumuni warga. Lantai rumah itu terlihat penuh darah. Rupanya, pagi sekitar pukul 07.20 WIB itu, terjadi pembacokan di rumah berlantai dua tersebut.

Rakyat Kalbar memberitakan, pelaku dan korban, bukan orang lain. Melainkan pasangan suami istri. Entah apa yang dipikirkan Hendri Santoso hingga tega membacok istrinya, Agustini, dengan parang panjang. Usai membacok istrinya, lelaki 45 tahun ini mencoba bunuh diri. Meski pasangan suami istri yang dikaruniai tiga anak ini selamat, namun paman Agustini, Hendra meninggal dunia. Lelaki 65 tahun itu meninggal setelah serangan jantung ketika mendapati keponakannya dibacok.

“Saat kejadian, dalam rumah itu hanya ada tersangka, korban, bibi dan paman korban. Sementara tiga anak korban sudah berangkat sekolah," kata Kapolsek Pontianak Selatan, Kompol Amad Mukhtar saat ditemui di Mapolsek, Senin (23/4).

Ia mengatakan, saat ini belum diketahui pasti penyebab yang membuat Hendri tiba-tiba tega membacok istrinya. Pihaknya, sambung Mukthar masih melakukan pendalaman kasus. Terhadap Hendri pun sudah ditetapkan sebagai tersangka. Lanjut Mukthar menjelaskan, mulanya saat mendapat kabar adanya pembacokan itu, anggota segera meluncur ke lokasi. Setibanya di sana, korban memang sudah banyak mengeluarkan darah dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat bersamaan dengan Hendra.

Hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa sebelum adanya pembacokan itu, antara Hendri dan istrinya sempat terjadi cekcok. Bibi korban, Ayong (44) kala itu sudah berupaya melerai perkelahian dan berusaha mengamankan parang yang terus digenggam Hendri. Namun tidak berhasil.

“Ayong kemudian mengalami luka di tangan karena berupaya merebut parang yang dipakai Hendri untuk membacok korban," jelas Mukthar. Karena tidak berhasil, Ayong kemudian meminta bantuan Hendra, paman korban yang juga tinggal bersama di rumah itu. Saat Ayong meminta bantuan Hendra, Hendri sudah keburu membacok korban sebanyak tiga kali. Tepat mengenai di bagian kepala dan punggung. "Dua kali di bagian kepala dan satu kali di punggung. Korban mengalami korban luka serius," ucap Mukthar.

Meski terlambat, Hendra yang mendengar teriakan minta tolong dari Ayong itu kemudian mendekat dan mengamankan parang dari tangan tersangka. "Hendra berhasil mengamankan parang dan kemudian tak lama ia pingsan," kata Mukthar.

Melihat kondisi korban dan pamannya yang sudah tergeletak di lantai, Hendri kemudian melakukan percobaan bunuh diri dengan menusuk dirinya menggunakan pisau dapur. "Tersangka menusuk dirinya sebanyak dua kali di dada dan perutnya," terang Mukthar.

Lantas, Hendri, Hendra dan Agustini segera dilarikan ke Rumah Sakit Kharitas Bhakti, Jalan Siam, Pontianak Selatan. Pasangan suami istri itu harus mendapatkan perawatan intensif, hingga saat ini. Sedangkan Hendra, tak dapat diselamatkan.

"Paman korban meninggal dunia setelah sempat mendapatkan pertolongan di Kharitas Bhakti karena menderita penyakit jantung," kata Mukthar. Kanit Reskrim Kapolsek Pontianak Selatan, Iptu Hulman Manurung menambahkan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, diketahui bahwa Hendri diduga memiliki masalah perekonomian dan gejala depresi sehingga ia nekat melakukan aksi itu.

"Pelaku pernah dibawa ke salah satu rumah sakit untuk dilakukan pengobatan dan diberikan obat depresi," katanya. Meski demikian, kepolisian kata Hulman, masih belum bisa menyimpulkan motif dari pembacokan ini. Kepolisian masih mempelajari apa yang melatarbelakangi Hendri tega membacok istrinya tersebut.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan barang bukti berupa parang yang digunakan untuk membacok istrinya dan pisau yang digunakan untuk melakukan percobaan bunuh diri. Saat ini, Hendri sudah ditahan di Polsek Pontianak Selatan. Dia dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Kakak korban, Jan juga menuturkan, selama ini ia tidak pernah mendengar adanya keribuatan antara adik dan iparnya tersebut. “Mereka satu rumah, tidak pernah kedegaran cekcok atau pertengkaran. Mereka akur lho, tidak ada konflik,” singkatnya. (Andi Ridwansyah/rk)


BACA JUGA

Minggu, 12 Agustus 2018 21:24
Kalbar Bisa Jadi Jalur Perdagangan Dunia

Investasi Awal Pelabuhan Kijing Rp4,7 Triliun

PONTIANAK- Pengelolaan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah tidak lama lagi. Pasalnya,…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:33
Pelaku Penganiaya Anak Jalani Tes Kejiwaan

KEJAM..!! Anak Disiksa, Dadanya Diinjak-Injak

PONTIANAK- Ibrahim Taufik, pria 30 tahun yang menganiaya anak angkatnya Ainun Maya hingga meninggal…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:15
2.225 Jemaah Kalbar Telah Diterbangkan ke Tanah Suci

Ombudsman Ajak Pantau Penyelenggaraan Haji

PONTIANAK- Ombudsman RI Perwakilan Kalbar memantau penyelenggaran ibadah haji tahun 2018. Masyarakat…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:38
Pembangunan PLTU Kalbar-1

MANTAP..!! Kini Tak Lagi ‘Minta’ Listrik Malaysia

PONTIANAK- PT. GCL Indo Tenaga menggelar media gathering di Hotel Gajahmada, Pontianak, Rabu (1/8).…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:16
Pelecehan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak

MENGGILA..!! Kasus di Kalbar kian Parah, Pelakunya Orang Terdekat

PONTIANAK- Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kalimantan Barat terparah dalam sepuluh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:14
Potensi Defisit APBD Kalbar 2018

Kalau Ada Penyimpangan Harus Ditangkap

PONTIANAK- Potensi defisit APBD Kalbar Tahun Anggaran 2018 berdampak terhadap pencairan dana pengerjaan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:13

Ini Dia Kasdam Tanjungpura yang Baru

SUNGAI RAYA- Jabatan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura berganti. Dulunya dijabat Brigjen TNI…

Minggu, 29 Juli 2018 21:45

Waduh, Wadir Reserse Narkoba Polda Kalbar Bawa Sabu

JAKARTA- Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Viktor Yogi Tambunan membenarkan kabar penangkapan anggota…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:00

KEREN..!! Kapuas Hulu Jadi Cagar Biosfer Baru

PUTUSSIBAU-  Betung Kerihun Danau Sentarum (BKDS) Kapuas Hulu resmi dikukuhkan menjadi cagar biosfer…

Kamis, 26 Juli 2018 20:47
Jamaah Asal Kalbar Mulai Diberangkatkan Minggu

7 CJH Sanggau Berpotensi Gunakan Kursi Roda

PONTIANAK- Sebanyak 109 calon jemaah haji (CJH) dari kuota 110 asal Kabupaten Sanggau siap menunaikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .