UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 19 April 2018 19:11
Kejari Kapuas Hulu Selidiki Proyek Penguatan Tebing Kapuas
YAELA, KASUS NIH..!! Belum Setahun Miring dan Roboh
DIDUGA BERMASALAH. Beginilah kondisi terakahir proyek penguatan tebing sungai Kapuas di Desa Sungai Uluk, Putussibau Selatan, Kapuas Hulu Rabu (18/4). Andreas-RK

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas Hulu sedang membidik proyek penguatan tebing sungai Kapuas di Desa Sungai Uluk Kecamatan Putussibau Selatan. Pasalnya, pembangunan tersebut diduga tidak sesuai.

Diberitakan Rakyat Kalbar, penyelidikan dilakukan lantaran proyek yang dibangun menggunakan APBN senilai Rp10 miliar itu kondisinya sudah miring, bahkan ada yang mulai roboh. Padahal pembangunannya belum sampai satu tahun. “Awal-awal pembangunan dulu, mereka yang ingin bekerja sempat lapor ke kami. Tapi sudah selesai pembangunan berita acara penyelesaian saja tidak ada,” ungkap Kaur Pemeritahan Desa Sungai Uluk, Didi, Rabu (18/4).

Melihat kondisi seperti itu kata Didi, masyarakat merasa kecewa dengan pembangunan yang dikerjakan PT. Kreasindo Putra Bangsa tersebut. "Ini belum lama dibangun, sudah hancur dan dikhawatirkan tidak mampu menahan abrasi sungai," tuturnya.

Mestinya kata Didi, pembangunan yang menghabiskan dana APBN sebesar itu, perencanaannya harus lebih matang. Melihat dan mengkaji kondisi tebing sungai yang memang selalu diterjang air. Sehingga pekerjaan bisa dilakukan dengan baik.

Lanjut Didi, pihaknya hanya ingin perusahaan pelaksana pekerjaan bertanggungjawab. Jika terjadi penyimpangan, diharapkan aparat penegak hukum mengusut tuntas proyek tersebut. “Kalau beginikan pembangunannya tak bisa dinikmati masyarakat,” pungkas Didi.

Terpisah, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Kapuas Hulu, Ricky Pangabean menjelaskan, proyek penguatan tebing sungai Kapuas memang tengah ditangani pihaknya. Penanganan kasus ini berawal dari laporan masyarakat, karena menganggap pekerjaan proyek tersebut tidak sesuai. "Jadi kami masih mendalaminya. Terkait pemeriksaan masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, proyek tersebut dikerjakan tahun 2017 lalu dengan dana APBN sebesar Rp10 miliar. Kerugian negara belum diketahui, karena masih dalam proses penyelidikan. “Kasus ini bergulir pada tahun 2017, dan menjadi tunggakan kasus yang mesti kami selesaikan tahun ini,” tegas Ricky. (Andreas/rk)


BACA JUGA

Selasa, 09 Oktober 2018 10:52
Rasau Jaya Heboh, Ramai-ramai Berendam di Sungai

Dihargai Mahal, Warga berburu Ringau

Sudah sepekan, hampir di setiap sungai di kawasan Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya mendadak…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:49

Aksi Damai Minta Gubernur Tidak Diskriminatif, Midji: Lihat Nanti APBD 2019

PONTIANAK-  Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Penegak Demokrasi Kalimantan Barat menggelar…

Senin, 08 Oktober 2018 12:25
Buka Milad ke 106 Muhammadiyah Kalbar

Midji: Pemprov akan Lakukan Program Dongrak IPM

PONTIANAK- Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kesehatan.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:47
Peringati HUT ke 73 TNI di Kodam XII/Tpr

Berikan yang Terbaik untuk Rakyat

SUNGAI RAYA- Diusia ke 73, personel TNI yang yang bertugas di Kalbar diharapkan lebih profesional lagi.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:42

ILEGAL..!! Ribuan Telur dan Ayam Malaysia Dimusnahkan

ENTIKONG- Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Entikong, Kabupaten Sanggau memusnahkan lebih dari 1.200…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:19

NGERI..!! Supinah Dibunuh Secara Sadis

SEKADAU- Wanita yang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau,…

Kamis, 04 Oktober 2018 10:16

Khawatir Penjarahan Massal di Sulteng, Relawan Kalbar Tunda Berangkat

PONTIANAK- Bencana gempa bumi dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menggerakkan hati banyak pihak.…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:38

Wanita di Peniti Tewas Bersimbah Darah

SEKADAU- Masyarakat Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dikejutkan dengan penemuan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:37
Operasi Tibtor Polda Kalbar

126 Penjahat dan 92 Kendaraan Diamankan

PONTIANAK- Selama sebulan ini, Polda Kalbar menggelar Operasi Tertib Kendaraan Bermotor (Tibtor) Kapuas…

Kamis, 27 September 2018 12:04

Indeks Kerawanan Pemilu Kalbar Kategori Sedang

PONTIANAK- Indeks Kerawanan Pemilu, Kalimantan Barat masuk dalam kategori sedang. Penilaian itu tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .