UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 16 April 2018 11:35
Gugatan Praperadilan Terhadap Polres Landak Ditolak

Hakim Sebut Penyitaan Beras Sah, Penasihat Koperasi Tetap Lakukan Upaya Hukum

PROKAL.CO, BENGKAYANG- Gugatan praperadilan yang diajukan Penasihat Hukum Koperasi Pemasaran Sejahtera Kalbar, Pariaman Siagian, SH MH terhadap Polres Landak, ditolak hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Ngabang, Firdaus Sidiq SH. Putusan ini dibacakan Sidiq di PN Ngabang pada Selasa 10April 2018, pukul 14.00 Wib.

Diberitakan Rakyat Kalbar, penolakan gugatan ini, karena menurut Sidiq, penyitaan dan penggeledahan barang bukti 350 karung beras tak bermerek milik koperasi yang berkedudukan di Kabupaten Bengkayang oleh Polres Landak itu dinyatakan sah.

Dengan kenyataan itu, Pariaman menyatakan, menghargai keputusan hakim. "Itu merupakan hak dan keyakinan hakim memutus perkara dan tentu saja kita harus menerima," ungkap Pariaman kepada Rakyat Kalbar. Ia menyebutkan, masih ada upaya pembelaan hukum terkait penetapan tersangka dan penahanan terhadap Ketua Badan Koperasi Pemasaran Sejahtera Kalbar, Saroha Raja Gukguk serta kedua sopir oleh Polres Landak.

Untuk diketahui, penetapan tersangka dan penahanan oleh penyidik itu tertanggal 29 Maret 2018. “Apakah sah atau tidak, ini bisa dilakukan sebelum persidangan pembuktian formil di pengadilan nanti,” tuturnya.

Ia meyakini, proses penetapan tersangka oleh penyidik dengan dasar barang bukti yang diberlakukan masih perlu diuji kembali. Ia berkeyakinan, tersangka tidak menyalahi aturan. Karena yang dilakukan koperasi itu hanya sebatas memindahkan beras dari gudang koperasi di Bengkayang ke gudang di Pontianak. “Jadi tidak ada unsur pidana disitu. Apalagi belum sampai ke konsumen akhir," ungkapnya.

Selain itu, jelas Pariaman, beras tak diwajibkan berlabel, karena hasil pertanian. “Barang bukti permulaan yang disebutkan dalam duplik sudah melalui keterangan saksi, pertimbangan saksi ahli, nota surat jalan, juga bisa diuji,” jelasnya.

Menurut dia, upaya hukum praperadilan merupakan hak bagi tersangka untuk diajukan jika dalam proses penetapannya ditemukan bukti kejanggalan. "Kita masih mempersiapkan langkah-langkah pembelaan hukum bahkan jika harus menguras pikiran, rambut gugur pun tidak masalah jika perlu didampingi," tutup Pariaman. (Kurnadi/rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 09 Oktober 2018 10:45

Tak Jera, Mantan Napi Kembali Mencuri

PONTIANAK- Agun, warga Jalan Komyos Sudarso, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat diamankan…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:44

Pergi Mancing, Tono Pulang Tak Bernyawa, Istri Korban Belum Ditemukan

MEMPAWAH- Tono, warga Selat Panjang yang dikabarkan hilang di perairan Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan,…

Senin, 08 Oktober 2018 12:22

Tabrakan dengan Dump Truck, Pensiunan TNI Meninggal

SEKADAU- Kecelakaan lalu lintas kembali merengut nyawa. Seorang pensiunan TNI bernama Firmansyah, 56,…

Senin, 08 Oktober 2018 12:21

SIAPA INI? Warga Temukan Mayat Tertimpa Motor di Parit

SEKADAU- Warga Kabupaten Sekadau kembali dihebohkan dengan penemuan mayat. Kali ini mayat ditemukan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 10:38

Polisi Bekuk Pemukul Kepala 2 Wanita, Ternyata....

MEMPAWAH- Polisi berhasil menangkap Ben Yulius Mario, pelaku pemukulan terhadap dua gadis bernama Viska…

Rabu, 03 Oktober 2018 11:18

Dua Pengedar Narkoba Karimunting Diciduk

BENGKAYANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkayang bersama dengan…

Rabu, 03 Oktober 2018 11:17

Pria Ini Mengamuk, Dua Teman Wanitanya Dipukul Pakai Palu

MEMPAWAH- Dua orang gadis bernama Lifa (18) dan Vita (22) asal Entikong, Kabupaten Sanggau  mengalami…

Selasa, 25 September 2018 11:05

RISIKO..!! Rumah Ditinggal Kosong, Hangus..!!

MELAWI- Kebakaran di Nanga Pinoh kembali terjadi. Kali ini, api menghanguskan rumah milik Sahabui warga…

Selasa, 18 September 2018 10:29

Pergi Mancing, Saat Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

SANGGAU- Jasad Usni, 29, karyawan PT Erna Djuliawati, akhirnya ditemukan petugas. Warga asal Darit itu…

Selasa, 11 September 2018 10:11
Banjir Terjang Marau, Ketapang

Ketinggian Air 1,5 Meter, Rumah dan Sekolah Terendam

PONTIANAK- Musim kemarau belum lama usai, Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang diterjang banjir, Kamis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .