UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Senin, 16 April 2018 11:30
Perdata Selesai, Pidana Tetap Diproses
TEPIS KABAR SIMPANG SIUR. Jagad dan ibunya saat di-rontgen di Rumah Sakit Umum St. Antonius, Pontianak, Jumat (13/4). Jagad masih hidup dan Marisa tak mengalami luka serius. Ichan for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Ingat Grand Livina KB 1284 AH yang “nyelonong boy” masuk Indomaret jalan HM Suwignyo, Pontianak Barat, Kamis (12/4)? Masih ada cerita yang tertinggal di balik peristiwa itu.  Ada dua korban, yakni ibu dan anaknya. Mereka terpental. Terseruduk mobil metalik itu.

Kabar simpang siur pun beredar di media sosial. Tak sedikit yang menyebut sang anak yang berada di dalam gendongan si ibu tewas. Si ibu bernama Marisa Syakirin. Berusia 34 tahun. Sang anak bernama Jagad Adhyastha Yahya. Sedang imut-imutnya, berumur 1 tahun 2 bulan.

"Mohon ditekankan, kondisi adik saya dan anaknya Jagad, baik-baik saja ya. Ngeri dengan perkembangan infonya yang simpang siur. Terutama info bahwa ponakan saya meninggal," ungkap Risan Syakirin, kakak kandung Marisa, kepada Rakyat Kalbar, Sabtu (14/4).

Diberitakan Rakyat Kalbar, keluarga, lanjut dia, telah melakukan koordinasi dengan Polresta Pontianak atas peristiwa tersebut. Dan sudah dimediasi dengan pengemudi Livina secara kekeluargaan. “Dengan dibuatkan pernyataan tertulis dan ditandatangani kedua belah pihak, disaksikan oleh Kasat Lantas (Polresta) Pontianak, ibu (Kompol Syarifah) Salbiah," terang pria yang kerap disapa Ichan ini.

Secara garis besar, pihak pengemudi yang diwakili suaminya menyanggupi untuk mengganti rugi kerusakan motor, membiayai pengobatan dan pemeriksaan kesehatan lanjutan Marisa dan Jagad. Oya, seperti diberitakan sebelumnya, sebelum menghantam Indomaret jalan Suwignyo, si pengemudi Livina terlebih dulu menabrak sepeda motor KB 5888 OE yang dikendarai Marisa. "Pihak kepolisian menengahi kasus ini dengan baik dan bijak," jelas Ichan.

Setakat ini, Marisa dan Jagad berangsur membaik. Suami Marisa, bersama pelaku yang berikhtiar untuk bertanggung jawab, Jumat (13/4), membawa Marisa dan Jagad ke rumah sakit untuk di-rontgen. Sementara ini, dokter menyatakan mereka baik-baik saja.

"Alhamdulillah, tidak ada hal yang serius. Hanya bekas memar luaran saja. Namun pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan," tutur Ichan. Indomaret itu letaknya memang tak jauh dari rumah Marisa, di jalan Suwignyo, gang Permai. Gang Permai terletak persis di samping tempat kejadian perkara. 

Meski pengendara Livina dan korban telah berdamai, kelalaian tetap kelalaian. "Untuk kasus perdatanya sudah selesai perkara ditangani Satlantas Polresta Pontianak Kota," tutur Kasat Lantas Kompol Syarifah Salbiah. Pengemudi bernama Riri. Kata Salbiah, akan diproses pidana akibat kelalaiannya dalam mengemudi.

"Setelah perdata selesai, pidananya tetap kita proses, karena menyebabkan korban luka ringan dan kerusakan materil," ujarnya.  Salbiah menjabarkan hasil penyelidikan pihaknya. Hari itu, Grand Livina yang dikendarai Riri akan singgah ke Indomaret tersebut. Ketika mobil  berbelok masuk ke halaman parkir, Riri sebenarnya hendak mengerem. Namun, yang terjadi bukan pedal rem yang diinjak, melainkan pedal gas.

"Jadi, mobil bukannya berhenti, malah maju dan kemudian menabrak sebuah sepeda motor matic, bewarna merah maron, dan bernomor polisi KB 5888 OE yang terparkir di depan Indomaret, kemudian menabrak seorang ibu dengan bayi yang digendongnya," paparnya.  Kerugian fisik yang diderita para korban antara lain; Marisa luka di bagian tangan kanan, sedangkan Jagad memar di bahu sebelah kiri. "Kerugian (materi) akibat perkara ini berjumlah enam belas juta lima ratus rupiah," ungkap Salbiah.

Riri akan dijerat dua pasal. "Yaitu pasal 310 ayat 1 dan ayat 2 dan 106 ayat 1 tentang  tata cara berlalu lintas dan kelalaian berlalu lintas," tegasnya.  (Rizka Nanda, Andi Ridwansyah/rk)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 12:00

Pekerja Imigran Bermasalah Terus Diusir Malaysia

PONTIANAK- Pendeportasian para pekerja migran Indonesia yang bermasalah dari Malaysia masih akan terus…

Jumat, 15 Juni 2018 13:50
Rumah Zakat Kalbar Himpun Donasi Umat

Warga Pinggiran Kapuas Jadi Target Penyaluran

Jelang Idul Fitri, aktivitas Rumah Zakat Kalbar semakin sibuk. Lembaga ini setia menanti umat yang ingin…

Rabu, 13 Juni 2018 13:16

Frans Tidak Ada Sebut Bom

PONTIANAK- Pihak keluarga Frantinus Nirigi pelaku candaan bom dalam pesawat Lion Air JT 687 tujuan Jakarta…

Selasa, 12 Juni 2018 14:59

Dianggap Pemeriksaan Tak Sesuai SOP, Satpol PP Diprotes

PONTIANAK- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pontianak mendapat komplain dari masyarakat,…

Selasa, 12 Juni 2018 14:48

Melawan Perampok, Ibu Rumah Tangga Luka Serius

PONTIANAK- Masyarakat tampaknya harus berhati-hati dari segala kemungkinan. Karena, kejahatan pencurian…

Minggu, 03 Juni 2018 21:32
Kos, THM dan Karaoke Jadi Sasaran Satpol PP

ENYAK-ENYAK DI MALAM RAMADAN..!! Sudah 30 Pasangan Tak Sah Terjaring

PONTIANAK- Sungguh ironis, sepanjang ramadan puluhan masyarakat terjaring operasi penyakit masyaralat…

Jumat, 01 Juni 2018 20:48

Tabrak Ban Tronton, Gadis 20 Tahun WASSALAM....

PONTIANAK- Keluarga Syecha Ulfa Vanessa tak pernah menyangka bahwa putri kesayangan mereka harus pergi…

Sabtu, 26 Mei 2018 15:20

Hiiii..!! Ada Mayat Bengkak Ngapung, Ngga Jadi Cuci Muka Deh…

PONTIANAK- Popy terkejut bukan kepalang. Ia kira sedang bermimpi. Ternyata, sesosok mayat mengapung…

Sabtu, 26 Mei 2018 13:33

RASAKAN..!! Mau Kabur, Pencuri Motor Dibuat Pincang

PONTIANAK- Berusaha melarikan diri saat diamankan, RS, pelaku pencuri kendaraan sepeda motor (curanmor)…

Kamis, 24 Mei 2018 12:01

Penggerebekan Pasutri di Sungai Kakap, Ditemukan 1,1 Kg Sabu

PONTIANAK- Sebuah rumah di Jalan Raya Sungai Berembang, Komplek Alzaina Rekon, Kecamatan Sungai Kakap,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .