UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 16 April 2018 11:18
Tiga Ruko Komplek Siantan Permai Terbakar, Atek pun Terpanggang
EVAKUASI. Jasad Ateq dievakuasi lewat tangga milik pemadam kebakaran di Komplek Siantan Permai Jalan 28 Oktober, Pontianak, Utara, Kamis (12/4). Maulidi Murni-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kepanikan tiba-tiba pecah ketika Djotoni berteriak kebakaran sekitar pukul 08.30 WIB di RT 03/RW 32 Komplek Siantan Permai Jalan 28 Oktober Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara, Kamis (12/4). Saat itu, api sudah membesar di bagian belakang lantai dasar rumah toko (Ruko) No. B2 di komplek tersebut.

Warga yang mendengar teriakan Djotoni berdatangan. Api terus membesar dan menjalar. Kepanikan semakin menjadi ketika mengetahui di lantai dua Ruko No. BB 2 ada Ateq yang terjebak. Ateq dikepung api lantaran sebelumnya masih tertidur. Pria 38 tahun itu tak bisa menyelamatkan diri. Korban akhirnya diketahui tewas dengan luka bakar di sekujur tubuhnya. Sanak saudara Ateq tampak histeris.

Diberitakan Rakyat Kalbar, petugas pemadam kebakaran yang mendapat informasi memadati lokasi. Mereka berjibaku berusaha menjinakkan si jago merah. Sementara petugas lainnya berupaya mengevakuasi mayat korban yang masih terjebak di lantai dua.

Pemadaman api terhadap tiga unit bangunan berlantai dua itu berjalan alot dan butuh waktu yang cukup panjang. Apalagi saat petugas berusaha mengeluarkan korban yang masih berada di lantai dua bangunan yang bernomor BB 2 itu. Lantaran api di bawah berkobar, jenazah Ateq harus dievakuasi melalui tangga. "Kita tidak masuk dari bawa karena api dari bawah jadi kita jebol yang di atas. Sekitar satu jam," kata Hasan Basri petugas pemadam kebakaran Harmed (Harapan Media) yang ikut mengevakuasi jasad korban.

Proses penjebolan dari atas pun sempat mengalami kesulitan. Petugas harus terlebih dahulu memecahkan kaca serta memanjat dengan bantuan tangga. Kemudian harus membuka pintu yang dilapisi pagar besi rolling door yang terkunci. Setelah kunci berhasil dibuka, jasad Ateq dievakuasi. "Jenazahnya pas di atas kasur, korban dalam kondisi terlentang dan dia hanya sendiri," kata Hasan yang menggotong jasad korban melalui tangga itu.

Walau api saat itu sudah tidak tampak, namun asap masih mengepul dari bangunan. Para pemadam kebakaran terus melakukan pendinginan.  Petugas Damkar BPAS Siantan, Adrianus Aldo menuturkan, ketika mereka datang ke lokasi api sudah besar. Mereka langsung melakukan pemblokiran api dahulu disebelah kanan dan kiri. "Setelah dapat kita blokir, kita langsung menyelamatkan rumah di bagian kedua," ceritanya.

Ketika itu, warga mengatakan ada yang terjebak. Sehingga pemadam langsung merendahkan api, tapi sayangnya kesulitan air. Kebetulan ada keluarga korban yang datang lalu hendak masuk, tapi mereka hadang. Itu petugas lakukan lantaran api di dalam masih besar.

Merasa di hadang, keluarga korban sempat melakukan penyerangan terhadap petugas Damkar. "Itu juga demi keselamatan warga juga akhirnya kita larang mungkin karena emosi atau apa, panik tidak terima lalu melakukan penyerangan kepada pemadam. Dipukul sih tidak lalu dilakukan pemisahan," terangnya.

Kejadian yang tak enak itu pun bisa dimengerti olehnya. Pasalnya, keluarganya tersebut mau menolong. Tapi kata dia, pemadam juga menolong untuk memadamkan, karena Tupoksinya adalah nyawa yang paling utama. "Tapi peralatan kita juga kurang memadai, posisi kita kesulitan dan air kurang sambil menunggu bantuan. Kebetulan kita juga ada acara apel di Ayani. Jadi perlu waktu yang lama untuk sampai ke lokasi," tuturnya.

Dia pun mengimbau, apabila terjadi kebakaran warga dapat bekerja sama. Memberikan akses untuk pemadam berkerja. Meski Pemadam banyak swasta, tapi tahu juga tugas dan fungsinya di lapangan. "Bagaimana kami berkerja kami tahu. Jadi tolong apabila warga yang mau membantu silahkan, tapi tidak dengan cara anarkis. Bukan apa, dengan cara anarkis bukan mempercepat proses pemadaman dan penyelamatan malah melambat kami sebagai petugas," sesal Adrianus Aldo.

Ketua RT 002/RW 32 Komplek Siantan Permai, Siantan Hulu, Maran Marcellinus Aseng menuturkan, tidak mengetahui secara persis awal kejadian kebakaran tersebut. Karena saat itu ia sedang berada di bengkel. Dia mendapat informasi dari anak pemilik bengkel. "Pak katanya, ada kebakaran di Gang Bapak. Saya diantar ke sini,” ujarnya menirukan perkataan anak pemilik bengkel.

Ketika sampai, ia melihat api tidak terlalu besar. Namun petugas Damkar kesulitan masuk ke dalam rumah. Pemilik rumah  keberatan pagar besi rumahnya dijebol, sehingga menunggunya agak lambat.

Saat kejadian sempat diinformasikan seorang ibu dari pemilik, bahwa di dalam rumah masih ada tiga orang yang terjebak. Namun ternyata hanya ada satu korban. “Saya tidak tahu siapa nama-nama korban pemilik bangunan yang terbakar,” ucapnya.

Selama ini kata dia, tidak pernah ada laporan warga masuk atau keluar. Dia pun tidak ingin memaksa warga untuk melapor kepada dirinya selaku RT setempat. Ada juga yang laporan, namun pemilik bangunan tertutup. "Nah ini, Ruko yang satu, sudah padam api baru datang," sebutnya.

Sepengetahuan dirinya, Ruko yang terbakar sehari-hari digunakan sebagai tempat tinggal. “Ada pula satu Ruko sebagai tempat penyimpanan Sembako,” tuntas Aseng. Tiga unit Ruko yang terbakar No. B1, B2 dan B3. Ruko No. B1 atas nama Djotoni, Ruko No B2 atas nama Ali dan Ruko No B3 atas nama Namcoi. Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Ridho Hidayat menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi atas nama Djotoni kejadian sekitar pukul 08.30 WIB. Djotoni yang tinggalnya di sebelah tempat kejadian saat itu sedang mengemas Sembako. Tiba-tiba melihat asap sudah mengepul di dalam tempat tinggalnya. "Kemudian saksi berlari keluar untuk memastikan apa yang terjadi, setelah itu saksi melihat bahwa api sudah menyala dari bagian belakang dan membakar lantai dasar Ruko No. B2 tersebut," terang Kapolsek.

Saat melihat kondisi bangunan yang terbakar, saksi berteriak dan segera meminta pertolongan kepada warga sekitar. Dalam kejadian kebakaran tersebut terdapat satu korban jiwa atas nama Ateq berusia 38 tahun. Saat ini pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran. Kerugian materil juga belum dapat ditaksir. "Untuk korban sudah dibawa ke RS. Yarsi untuk dilakukan visum," demikian Kompol Ridho.  (Maulidi Murni/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 12:31

TABRAKAN MAUT..!! Mobil vs Truk Tangki, Anggota DPRD Sambas Tewas

MEMPAWAH- Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 8.600 jalan Raya…

Rabu, 13 Februari 2019 12:48

Sejak Usia 15 Tahun Jadi Tatung, Cong Bui Khiong Pilihan Dewa

SINGKAWANG- Perayaan Capgome di Kota Singkawang sangat ditunggu-tunggu warga. Tak…

Sabtu, 09 Februari 2019 12:30

Demi Cinta, Gadis Malaysia Ini Rela Berakhir di Kantor Polisi

Kisah cinta beda negara yang dijalani Tricia Beatric alias Sia…

Sabtu, 02 Februari 2019 11:36

Tingkatkan Kemampuan, Prajurit TNI AU Latihan Terjun

SUNGAI RAYA- Prajurit TNI AU melaksanakan latihan penerjunan statik dan…

Sabtu, 02 Februari 2019 10:50

Sepanjang Januari, Polres Singkawang Bekuk 20 Penjahat

SINGKAWANG=  Sepanjang Januari 2019 ini, Polres Singkawang berhasil mengamankan 20…

Sabtu, 02 Februari 2019 10:49

Kado Januari, Polres Melawi Ungkap Kasus PETI dan Illegal Logging

MELAWI- Upaya dalam penegakan hukum terus digalakkan Polres Melawi. Di…

Kamis, 31 Januari 2019 12:23
Penyerahkan Jenazah Bocah Korban Kebakaran

Kondisi Tidak Utuh, Yang Tersisa Hanyalah Ini...

PUTUSSIBAU- Setelah dilakukan evakuasi dan identifikasi, jasad Jeripen, korban kebakaran…

Kamis, 31 Januari 2019 12:09

WALAH..!! Tiga Guru ASN di Pedalaman Sintang Makan Gaji Buta

SINTANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, beberapa oknum guru berstatus Aparatur Sipil…

Rabu, 30 Januari 2019 12:18
Kebakaran Hebat di Pasar Merdeka Putussibau

Ditinggal Ibunya Dalam Kamar Penginapan, Bocah Lima Tahun Tewas Terbakar

PUTUSSIBAU- Seorang bocah berusia lima tahun meninggal dunia dalam musibah…

Kamis, 27 Desember 2018 13:11

Puting Beliung Ngamuk, Atap Rumah Sumati Terbang

KUBU RAYA- Satu rumah di RT 10, Desa Arang Limbung,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*