UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Jumat, 06 April 2018 09:10
WAJIB HUKUM MATI INI..!! Pria Ini Bawa Sabu Seberat 21 Kg..!!

Untung BNN Gagalkan Transaksi, Diselundupkan dari Malaysia Melalui Jalur Tikus di Perbatasan Entikong

ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK-. Kejahatan Narkoba dalam jumlah yang cukup besar di wilayah Kalbar kembali digagalkan. Kali ini petugas berhasil mengamankan sabu seberat 21 kilogram di Kabupaten Landak, Minggu (1/4). Diberitakan Rakyat Kalbar, petugas mengamankan Rio Lamidi alias Amir, 41 dan Sudirman Lapata, 53. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat dan analisa IT diketahui akan ada transaksi sabu di wilayah Landak.

Selanjutnya petugas BNN gabungan dengan petugas Bea Cukai Kalbar (Kanwil beserta KPPBC Entikong, Sintete, Nanga Badau, Jagoi Babang dan Pontianak) melakukan penyelidikan di wilayah Landak.

Pada saat Amir dan Sudirman melakukan transaksi, petugas menangkap keduanya sekira pukul 01.00 WIB di Jalan Raya Ngabang Kabupaten Landak. Barang bukti yang berhasil diamankan 18 Kg sabu. Barang haram tersebut diselundupkan dari Kuching Malaysia melalui jalur tikus di perbatasan Entikong. Pelaku mengaku diperintah seseorang bernama Daeng Kama yang berada dalam Lapas Pontianak.

Dari hasil pengembangan, Amir masih penyembunyikan sabu sebanyak 3 Kg. 2 Kg disimpan di hutan sekitar daerah antara Balai Karangan dan Entikong. Sedangkan 1 Kg disimpan di semak-semak hutan sawit daerah Ngabang, Landak. Sehingga dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sabu sebanyak 21 Kg.

Dikonfirmasi Rakyat Kalbar melalui sambungan telepon, Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio mengatakan, kejahatan ini diungkap BNN. "Itu BNN yang nangkap, konfirmasi ke BNN," ujarnya, Selasa (3/4) malam. Diapun membenarkan, pengungkapan itu berada di wilayah hukumnya. "Keterangan dari masyarakat begitu," ucap Bowo singkat.

Sementara itu, PLT Kepala BNN Kalbar, M Ekasurya Agus membenarkan pengungkapan tersebut. Namun ia tidak mengetahui secara detail penangkapan itu dari mana dan akan dibawa kemana serta di wilayah mana tepatnya barang haram tersebut diungkap. Sebab penanganannya langsung dilakukan BNN pusat. "Laporan dari staf ada, Iya BNN pusat," ucapnya kepada Rakyat Kalbar.

Eka menyebutkan, pengungkapan ini berhasil mengamankan barang bukti 21 Kg sabu dengan dua tersangka.  "Pertama dapat 18 Kg, kemudian pengembangan dapat lagi 3 Kg, kejadian hari Minggu. Jadi totalnya 21 kilogram dengan dua tersangka," tutupnya. (Ambrosius Junius/rk)


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Tujuh Hari Dicari, Hamidah Tak Ditemukan

PONTIANAK- Tim SAR (search and rescue) gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak,…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Ingin HUT Kota Pontianak Mendunia

PONTIANAK- HUT Kota Pontianak bisa menjadi jualan menarik. Ke mana-mana. Nusantara, hingga dunia. Dalam…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:05

Bawaslu Pontianak Ajak Media Massa Awasi Pemilu

PONTIANAK- Media massa menjadi salah satu pilar demokrasi. Di tengah panasnya kontestasi politik saat…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:04

TEGAS..!! Tiada Ampun, ASN Korupsi Langsung Dipecat

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tidak memberi ampun bagi Aparatur…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…

Kamis, 27 September 2018 10:51

Pejabat BUMD Terlibat Politik Praktis, Harus Diberi Sanksi Tegas

PONTIANAK- Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat Badan Umum Milik Daerah (BUMD) yang terlibat politik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .