UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Selasa, 27 Maret 2018 11:58
YAELA SEGITUNYA..!! Dicerai Bini, Robinson Gantung Diri

Sebelum Bunuh Diri, Korban Minta Maaf kepada Ibunya

PERIKSA. Petugas tengah memastikan kondisi nyawa Robinson—Warga for RK

PROKAL.CO, SINGKAWANG- Bong Khui Kie, 71, terkejut bukan main ketika melihat anaknya, Robinson tergantung dan tak bernyawa di depan kediamannya, Jalan Gunung Besi, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Senin (26/3) pagi. Padahal, empat jam sebelumnya, ibu dan anak sempat bertemu dan berbincang serta saling memaafkan.

Diberitakan Rakyat Kalbar, informasi yang dihimpun di lapangan, sekitar pukul 03.00 dini hari, Bong Khui Kie terbangun dari tidurnya dan melihat Robinson sedang makan. Setelah itu, Robinson menyalami dan mencium tangan ibunya. Lelaki 34 tahun itu kemudian meminta maaf kepada ibunya. Setelah itu, sang ibu kembali tidur.

Sekitar pukul 07.00 Wib, ibu kandung korban ini terbangun dari tidurnya. Ia mencari Robinson di kamarnya, namun sudah tidak ada. Lalu, Bong Khui Kie menuju ke depan rumah untuk membuka warung. Bak disambar petir, Bong Khui Kie terkejut bukan kepalang ketika melihat anaknya tergantung di depan warung dan tak bernyawa.

Lantas, Bong Khui Kie berteriak dan memanggil Phung Ka Fen, abang korban yang tinggal di sebelah rumah mereka. Phung Ka Fen langsung memeluk dan mengangkat adiknya serta meminta bantuan Phung Ka Jan, saudaranya yang lain. Setelah menurunkan korban, pihak keluarga kemudian memberitahukan kejadian itu kepada Polsek Singkawang Selatan untuk dilakukan pemeriksaan dan Visum Et Repertum terhadap jenazah.

“Menurut pengakuan keluarga korban, bahwa Robinson sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak tiga kali. Akan tetapi selalu diawasi karena keluarga khawatir dia akan bunuh diri atau gantung diri itu benar-benar dilakukan,” ujar Kapolres Singkawang, AKBP Yuri Nur Hidayat melalui Kasubbag Humas Polres Singkawang, Iptu Gatot Sukoco.

Hasil keterangan pihak keluarga dan warga, kata Gatot, korban mengakhiri hidupnya dikarenakan beban pikiran atau stres. “Korban mengakhiri hidupnya dikarenakan beban pikiran atau stres akibat perceraiannya dan tinggal pergi oleh istrinya,” ujar Gatoto.

Lanjutnya mengatakan, korban memiliki dua anak. Setelah bercerai, masing-masing mengasuh satu anak. “Korban ini sangat mencintai istrinya dan berharap istrinya bisa kembali,” katanya.  Menurutnya, pihak keluarga korban sudah menerima kejadian ini dan menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah serta tidak akan menuntut kepada pihak manapun. Hal itu dilengkapi dengan surat pernyataan yang dibuat pihak keluarga korban. (Suhendra Yusri/rk)


BACA JUGA

Minggu, 12 Agustus 2018 21:21

Bawa Barang Malaysia, Lima Warga Diamankan Polisi

BENGKAYANG- Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkayang kembali menggagalkan upaya penyelundupan…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:42

TEKAPAR..!! Minum Air Sungai Tercemar Tuba, Warga Keracunan

PUTUSSIBAU- Yustina Ani, warga Dusun Jelemuk Desa Miau Merah Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:30

Dugaan Begal di Jalan Rasau, Kapolsek: Banyak Kejanggalan

RASAU JAYA- Joni, seorang warga Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya dikabarkan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 20:13

Gerebek Warung Kopi, Polisi Ciduk Penjual Togel

PUTUSSIBAU- Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap kasus perjudian jenis kupon putih atau toto gelap…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:46

Kuda-Kudaan dengan Pacar di Kos, Ketahuan oleh Warga, Ya Gini Dah Jadinya…

PONTIANAK- Unit PPA Sat Reksrim Polresta Pontianak mengamankan Mis, warga Desa Sungai Enau, Kecamatan…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:41

Ngakunya Lihat Mahluk Halus, Warga Banyak Pingsan

NANGA PINOH- Sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) Dusun Otak Pantai Desa Tebing Kerangan Kecamatan Nanga…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:37

Tergiur Gaji Besar, Lima Calon TKI Ilegal Diamankan di Jalur Tikus

SANGGAU- Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap birokrasi perlindungan dan penempatan tenaga kerja…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:35
Dugaan Pungli Program PTSL 2017 di Sekayam

Pungli, Kades Perempuan Ini Dijebloskan ke Penjara

SANGGAU- Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan pungutan liar (pungli) sertifikat tanah,…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:26

Penyalur TKI Ilegal Janjikan Gaji RM 35 per Hari

SANGGAU- Jajaran Polres Sanggau pada Sabtu (28/7) sekitar pukul 05.00, berhasil mengamankan empat orang…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:24

MC Dangdutan Kondang Dihajar Hingga Gigi Palsunya Copot

SUNGAI KAKAP- Senong, seorang Master of Ceremony (MC) atau pembawa acara kondang dalam blantika musik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .