UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Senin, 26 Maret 2018 11:31
Kawasan Kumuh Pontianak Terus Dibenahi
MURAL. Warga Kampung Sawah sedang melintasi mural yang menjadi pemanis kawasan tersebut, belum lama ini.

PROKAL.CO, PONTIANAK- Berbagai program terus dilakukan Pemerintah Kota Pontianak untuk membenahi Kampung Sawah di Kelurahan Mariana Kecamatan Pontianak Kota. Seperti Program Kawasan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dan ada juga dari pihak TNI yang mengabdikan dirinya membenahi Kampung Sawah.

Diberitakan Rakyat Kalbar, sebelumnya, kampung itu terlihat kumuh. Fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) umum yang ada kotor dan rusak, plus buruknya sanitasi. Untuk saat ini kondisi Kampung Sawah sudah berubah total.

Kawasan pemukiman itu lebih tertata rapi, MCK publik pun sudah dibenahi serta dialiri air PDAM. Juga dibangun rabat beton, saluran serta pengecatan di pemukiman tersebut. Dan kawasan itu sudah tertata rapi. WC komunal serta adanya pembenahan lainnya di Kampung Sawah itu dilakukan 2017 lalu. Untuk tahun 2018 ini, di pastikan Kampung Sawah akan terus dilakukan pembenahan.

"Tahun 2018 ini akan terus kita benahi, misalnya penyediaan akses air bersih dan rehabilitasi permukiman warga atau program bedah rumah," tutur Camat Pontianak Kota, Saroni, kemarin.  Tahun ini di setiap rumah di Kampung Sawah akan dipasang saluran PDAM. Demikian juga di Gang Tantina yang beberapa rumah warga belum terpasang saluran air. Sehingga banyak warga yang mandi di parit. Sekarang jalan dan salurannya sudah dibetulkan, bahkan telah membikin untuk tempat mandi.

"Pengentasan sanitasi dan air bersih dilakukan agar kualitas warga membaik. Semua mesti bersih dan higienis. Dengan demikian masalah kekumuhan di Pontianak bisa diatasi," pungkas Saroni.

Kepala Bappeda Kota Pontianak Amirullah mengatakan, untuk di Kecamatan Pontianak Kota memang kawasan kumuh sudah tertangani. Tapi masih harus dibenahi, karena masih ada titik-titik  yang menjadi perhatian untuk terus dibenahi.

Kawasan kumuh hampir tersebar di semua kecamatan. Namun ada yang kumuh berat dan tidak. Pemkot Pontianak melakukan program sinergitas untuk terus membenahi kawasan kumuh yang masih tersisa.   "Ada namanya agenda 100-0-100. 100 persen akses air bersih,  0 persen kawasan kumuh dan 100 parsen sanitasi baik untuk penanganan kawasan kumuh Kota Pontianak," papar Amirullah.

Saat ini Pemkot telah melakukan pemetaan dan deliniasi untuk memfokuskan program-program percepatan dalam pengentasan kawasan kumuh yang ada. Terkait dengan kawasan kumuh di Kota Pontianak sesuai dengan SK Wali Kota tahun 2015 sekitar 70 hektare dan SK tahun 2017 kawasan kumuh sudah mencapai 48 hektare. Dari itu ada pengurangan sekitar 20 hektare dalam dua tahun penanganannya. Selanjutnya akan direncanakan tuntas sampai 2020 awal.

"Kita telah memetakan mana yang harus ditangani di Pontianak dalam rangka pengurangan kawasan kumuh ini, tak hanya dana dari pemerintah pusat tapi juga dari Pemkot Pontianak yang kita sinergitaskan," jelasnya.  Dalam rangka menangani kawasan kumuh ini, Amirullah menambahkan menyasar beberapa criteria. Mulai dari kerapian bangunan, harus adanya akses pemadam kebakaran, jalan lingkungan yang baik, saluran yang baik dan sebagainya. Berbagai program juga selalu disinergikan. Misalnya pembangunan konsep Kota Baru kita juga menata kawasannya seperti  di tepian sungai itu.

Amirullah menyebutkan, Pontianak Kota memang kawasan kumuh, tapi tak banyak. Kawasan kumuh dominan berada di Pontianak Utara dan Pontianak Timur. Bahkan hampir 60 persen berada di sana. Pihaknya akan menata jalan dan saluran lingkungan karena merupakan bagian dari kriteria kekumuhan.  (Maulidi Murni/rk)


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Tujuh Hari Dicari, Hamidah Tak Ditemukan

PONTIANAK- Tim SAR (search and rescue) gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:05

Bawaslu Pontianak Ajak Media Massa Awasi Pemilu

PONTIANAK- Media massa menjadi salah satu pilar demokrasi. Di tengah panasnya kontestasi politik saat…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:04

TEGAS..!! Tiada Ampun, ASN Korupsi Langsung Dipecat

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tidak memberi ampun bagi Aparatur…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…

Kamis, 27 September 2018 10:41

Tanahnya Dikuasai Pengembang, Pria Ini Layangkan Gugatan ke PN

PONTIANAK- Maulana Muhammad, warga Jalan Parit Na’im, Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang,…

Jumat, 21 September 2018 10:38

SEENAKNYA SAJA..!! Penghalang di Fasum Dibongkar Paksa

PONTIANAK- Sejumlah pemilik ruko memasang penghalang di atas fasilitas umum (fasum). Baik berupa portal,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .