UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 24 Maret 2018 13:41
Maling Ikan Kembali Beraksi di Perairan Indonesia
TENGGELAMKAN..!! Tiga Kapal Berbendera Vietnam Diamankan
NAHKODA. Tiga nahkoda kapal warga negara Vietnam yang diamankan di stasiun PSDKP Pontianak, Jumat (23/3). Ambrosius Junius-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Tidak ada jeranya, walaupun banyak yang ditenggelamkan, kapal asing mencuri ikan di perairan Indonesia masih saja terjadi. Kali ini, Kapal Pengawas Perikanan, Hiu 11, Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) mengamankan tiga  kapal perikanan asing (KIA) ilegal berbendera Vietnam.

Diberitakan Rakyat Kalbar, kapal asing itu kepergok saat sedang menangkap ikan tanpa dilengkapi dengan izin yang sah dari pemerintah RI serta menggunakan alat tangkap yang dilarang berupa pair trawl di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) sekitar perairan Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (18/3) lalu.

"Kita sedang melakukan patroli, ada TNI Angkatan Laut (AL), Pol Air, PSDKP,  ketika itu kapal Hiu 11 menemukan tiga kapal Vietnam di perairan laut Natuna utara dengan alat tangkap pair trawl. Kemudian dibawa ke stasiun PSDKP Pontianak," kata Kasubsi Oprasional Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran, Stasiun PSDKP Pontianak, Mochamad Erwin saat diwanwacarai sejumlah wartawan di dermaga Stasiun PSDKP Pontianak, Jumat (23/3) sore.

Tiga kapal yang diamankan yaitu KM BV 4987 TS berukuran kurang lebih 115 GT,  KM. BV 0270 TS berukuran 90 GT dan KM. BV 93739 TS berukuran 110 GT. Sedangkan jumlah Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 24 orang berkewarganegaraan Vietnam.  "Jadi dugaan sementara kita kenakan Pasal 92, tentang surat izin usaha perikanan (SIUP) junto Pasal 26. Pasal 93 tentang surat izin penangkapan ikan (SIPI) junto pasal 27 ayat 1. Dan Pasal 85 tentang alat tangkap terlarang," papar Erwin.

Pair trawl adalah alat tangkap ikan (pukat) yang ditarik dua kapal atau berpasangan. Dari tiga kapal itu, ada yang berisi 10 ABK, 11 ABK, dan tiga ABK. "Pasangannya berhasil kabur," ucap Erwin. Sementara, Nahkoda Kapal Hiu 11, Mohamad Slamet mengungkap, jika dilihat dari hasil tangkapan ikannya, nelayan ini sudah lama berada di perairan Indonesia. Itu bisa dilihat dari hasil tangkapan ikannya. “Kemungkinan sudah setengah bulan," ulasnya.

Lanjutnya, saat kepergok mencuri ikan, nelayan asing ini tidak ada perlawanan. Petugas pun langsung memeriksa kapal tersebut.  "Jadi begitu kita periksa, cek muatannya sama cek dokumennya di situ tidak ada dokumen dari negara kita," paparnya "Alat tangkap yang digunakan pair trowl yang merusak lingkungan," timpal Slamet.  (Ambrosius Junius/RK)


BACA JUGA

Senin, 16 April 2018 11:33

LOH..?? Pria Ini Lompat dari Sampan, Ya Tewaslah…

PONTIANAK- Seorang pria bernama Mislan Azhari warga Kabupaten Sanggau ditemukan dalam keadaan meninggal…

Jumat, 06 April 2018 09:13

KASIHAN, Karena Alih Fungsi Hutan, Orangutan Makin Terpinggirkan

PONTIANAK- Orangutan sering diburu dan dibunuh akibat tumpang tindih habitatnya dengan lahan masyarakat.…

Jumat, 06 April 2018 09:07
Misteri di Balik Mayat dalam Septic Tank

KARENA INI, Luluk Bunuh Perempuan Ini, Lalu Mayatnya Dibuang ke Septic Tank

Misteri penemuan mayat Suprihatin dalam septic tank Warung Makan Rojo Koyo, di Jalan Mayor Alianyang,…

Jumat, 06 April 2018 08:53
Dari Sarawak ke Kalbar Melalui Jalan Tikus dan Tanpa Paspor

HAHA KOCAK..!! Diperiksa Prajurit TNI, Perempuan Filipina Ini Pura-pura Bisu

ENTIKONG- Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 642/Kapuas mengamankan perempuan…

Selasa, 27 Maret 2018 12:06

Sempat Dituduh Mencuri, Dua Prajurit TNI Dilepaskan Polisi Malaysia

PONTIANAK- Kopda M. Rizal dan Prakar Subur Arianto akhirnya dapat menghirup udara bebas. Kemarin (26/3),…

Selasa, 27 Maret 2018 12:04
Proyek Nasional, Promenade Baru Rampung 44 Persen

KEREN ABISS..!!! Yang Begini Nih, Se Indonesia Cuma Ada di Pontianak

PONTIANAK- Pembangunan promenade sepanjang 826 meter dan lebar 10 meter di Kelurahan Benua Melayu Laut…

Selasa, 27 Maret 2018 12:02
Korupsi Pengadaan Meubeler Rusunawa IAIN Pontianak, Hamka Siregar Divonis Bersalah

Putusan Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, majelis hakim yang diketuai Haryanto menjatuhi vonis 1,4 tahun…

Senin, 26 Maret 2018 11:34
Tugas Operasi di Perbatasan Papua-PNG

Anggota Yonif RK 644/Wls Temukan Tiga Pohon Ganja

Satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Raider Khusus 644 Walet Sakti yang tengah mengemban…

Sabtu, 24 Maret 2018 13:43
Maling Ikan Kembali Beraksi di Perairan Indonesia

Hantam Maling Ikan, Lantamal XII Pontianak Konsisten

PONTIANAK- Sementara itu, Asisten Operasi (Asop) Lantamal XII Pontianak,  Kolonel Edi Haryanto…

Sabtu, 24 Maret 2018 13:11

MENGEJUTKAN..!! Anak Dijual Buat Bayar Utanng Judi, Ini Pengakuan Si Ibu Bayi

PONTIANAK- Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono Usai memberikan keterangan persnya menghampiri para…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .