UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 24 Maret 2018 12:51
Kenalin, Sri Handayani, Wakapolda Kalbar yang Baru
Sarat Pengalaman, Pernah Jadi Rebutan
SERTIJAB. Suasana pelantikan Brigjen Pol Sri Handayani menggantikan Brigjen Pol Amrin Remico selaku Wakapolda Kalbar, di Polda Kalbar, Rabu (21/3). Polisi for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Wajah Polda Kalbar semakin “cantik”. Brigjen Pol Sri Handayani memberi suasana baru di sana. Dia menjabat Wakil Kapolda (Wakapolda), menggantikan Brigjen Pol Amrin Remico yang kini Karo Renmin Bareskrim Polri.

Diberitakan Rakyat Kalbar, serah terima jabatan (Sertijab) ini dipimpin langsung Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono, di markasnya, Rabu (21/3). "Kita terima kasih seorang pemimpin wanita di jajaran Polda Kalbar, tentunya suasana baru," kata Didi, usai Sertijab. Dikatakannya, pergeseran jabatan di institusi itu merupakan hal biasa. “Ada yang naik pangkat, dan sebagai bentuk penyegaran dan rutinitas organisasi," paparnya.

Brigjen Pol Sri Handayani merupakan polisi wanita (Polwan) pertama yang menduduki orang nomor dua di Polda Kalbar. Didi berharap beberapa prestasi yang telah dicapai jajaran Polda Kalbar bisa dilanjutkan. Apa lagi Wakapolda yang baru ini memiliki segudang pengalaman di lapangan, bidang pendidikan, dan pembinaan.

"Sebagai pimpinan, saya mengharapkan Beliau dengan pengalamannya dapat diterapkan di Kalbar," ujar Kapolda. Ia juga  berharap Wakapolda Kalbar yang baru itu segera menyesuaikan diri dan mengenal medan tugas. "Semoga segera beradaptasi dan menyesuaikan tempat maupun tugasnya yang baru, terlebih menghadapi momen Pilkada Kalbar ini," tutup Didi.

Dalam salah satu ulasan Jawapos.com dua tahun lalu bertajuk “Sri Handayani, Sosok Polwan Berpangkat Brigjen Jadi Bahan Rebutan”, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menaikkan pangkat Sri dari Kombes ke Brigjen. Dia naik pangkat usai menjalani Korps Raport di Mabes Polri. Selanjutnya, dia akan bertugas sebagai Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Kasetukpa) Polri.

Lantaran cemerlang dan kariernya berprestasi, Sri Handayani sempat menjadi bahan rebutan. Sri Handayani pun tidak menampik dirinya diperebutkan untuk bertugas di institusi Polri maupun di luar institusi Polri, seperti STPDN. "Sebenarnya di manapun saya ditempatkan, itu kewenangan Pak Kapolri. Tentunya beliau punya kriteria sendiri mengapa saya ditempatkan sebagai Kasetukpa," ucap Sri di Mabes Polri, Selasa (25/10/2016).

Sri menambahkan, selama berkarier dan mengabdi sebagai anggota Polri, sebelumnya ia pernah bertugas di STPDN, Lemdikpol hingga Sekolah Polwan. Menurutnya, di mana dia bertugas, dia selalu berupaya semaksimal mungkin mengemban amanat dengan baik.

"Dalam pelaksanaan tugas, pada prinsipnya harus tanggung jawab, bersih, akuntabel dan humanis," terang Sri Handayani. Dia menambahkan, hal utama yang harus diingat dan selalu diterapkan dalam tugas yakni lepas dari korupsi, nepotisme, tranparan, akuntabel, tidak arogan serta mengedepankan HAM.

Poin-poin itulah selalu dijalankan oleh Sri. Dia meyakini kerja kerasnya dengan menjalankan poin tadi turut andil memuluskan jenjang kariernya menjadi jenderal bintang satu. Sri Handayani juga berpesan agar para Polwan lain meneladani kinerja dan jenjang kariernya. Karena jumlah Polwan berpangkat bintang di Polri sangatlah minim.

"Pesan saya untuk Polwan yang lain, pahami tugas dari pimpinan. Jalankan secara profesional, saya yakin pasti jenjang karir akan baik.? Jadikan saya sebagai barometer Polwan yang berhasil dan silahkan monitor tugas-tugas saya," pungkasnya. Dan kini, 2018, Sri menjabat Wakapolda Kalbar. (Ambrosius Junius, JPG/rk)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26
Narkotika Dimusnahkan, Puluhan Ribu Jiwa Terselamatkan

Bawa 100 gram Ketamine, Warga Tiongkok Dibekuk

PONTIANAK- Bawa 100 gram ketamine, Li Chuang Hui dibekuk polisi ketika melintas di Jalan Raya Anjongan…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Ingin HUT Kota Pontianak Mendunia

PONTIANAK- HUT Kota Pontianak bisa menjadi jualan menarik. Ke mana-mana. Nusantara, hingga dunia. Dalam…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…

Kamis, 27 September 2018 10:51

Pejabat BUMD Terlibat Politik Praktis, Harus Diberi Sanksi Tegas

PONTIANAK- Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat Badan Umum Milik Daerah (BUMD) yang terlibat politik…

Kamis, 27 September 2018 10:41

Tanahnya Dikuasai Pengembang, Pria Ini Layangkan Gugatan ke PN

PONTIANAK- Maulana Muhammad, warga Jalan Parit Na’im, Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang,…

Jumat, 21 September 2018 10:38

SEENAKNYA SAJA..!! Penghalang di Fasum Dibongkar Paksa

PONTIANAK- Sejumlah pemilik ruko memasang penghalang di atas fasilitas umum (fasum). Baik berupa portal,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .