UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Selasa, 20 Maret 2018 11:00
Event Kulminasi Dipastikan Spektakuler
Planetarium Mini dan Robot Kuntilanak Siap Hibur Pengunjung
JUMPA PERS. Press conference terkait agenda Titik Kulminasi Matahari di Kantor Disporapar Kota Pontianak, Senin (19/3). Humas Pemkot for RK

PROKAL.CO, Pemerintah Kota Pontianak sepertinya serius menjadikan titik kulminasi matahari pada 21-23 Maret 2018 lebih seru dari sebelum-sebelumnya. Bagaimana tidak, berbagai rancangan spektakuler telah dipersiapan untuk dihadirkan di event dua kali setahun ini. Kantor Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak digelar press conference terkait pelaksanaan titik kulminasi matahari, Senin (19/3).

Rakyat Kalbar memberitakan, Kepala Disporapar Kota Pontianak Syarif Saleh memastikan, titik kulminasi matahari kali ini berbeda dari sebelum-sebelumnya. Pihak panitia, juga akan mendatangkan Planetarium yang difasilitasi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Bandung. Dengan adanya Planetarium ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat.  “Hadirnya planetarium ini bisa menjadi media bagi masyarakat untuk menambah wawasan,” ujarnya.

Masyarakat kata dia, bisa mengetahui fenomena alam yang terjadi. Dalam kegiatan ini melibatkan pula banyak komunitas. Seremoni pembukaan kulminasi itu sendiri akan digelar tanggal 21 Maret diisi dengan berbagai acara. "Nanti akan ada peluncuran pesawat tanpa awak, pertunjukkan robot kuntilanak, band SMA, barongsai, skyboost, olahraga masyarakat serta kuliner," paparnya.

Dalam rangka mempromosikan event yang digelar Maret dan September ini, pihaknya gencar menyebarluaskan informasi terkait Kulminasi Matahari. Sehingga diharapkan banyak menyedot pengunjung dari berbagai negara. "Kita share melalui dunia maya, event ini selalu diminati oleh wisatawan asing seperti Jepang, Korea, Rusia, Perancis dan lainnya," ungkapnya.

Dia berharap, agenda Kulminasi Matahari ini bisa masuk dalam kalender pariwisata nasional, sehingga lebih dikenal luas oleh seluruh dunia. Oleh sebab itu, panitia juga mengundang pihak Kementerian Pariwisata RI untuk menyaksikan langsung event Kulminasi Matahari. Dengan harapan event Kulminasi Matahari bisa dipertimbangkan sebagai kalender pariwisata nasional. "Apalagi garis Khatulistiwa tepat berada di tengah Kota Pontianak dan mudah dijangkau untuk menyaksikannya. Tidak seperti di negara-negara lainnya yang berada jauh dari pusat kota seperti di tengah laut, di hutan yang sulit dijangkau," pungkas Saleh.

Ketua Badan Promosi Pariwisata (BPP) Kota Pontianak, M. Rizal Razikan menyatakan, pihaknya terlibat langsung dalam event Kulminasi Matahari. Dengan menggandeng LAPAN, event kali ini akan terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mini Planetarium didatangkan khusus dari Bandung ke Pontianak.

Mini planetarium yang didatangkan diharapkan bisa memberikan edukasi bagi masyarakat, terutama pelajar. Sehingga mereka mengetahui bagaimana kulminasi terjadi, baik sebelum maupun sesudah peristiwa fenomena alam itu. "Selain itu kami dan Disporapar juga mengundang pihak Kementerian Pariwisata dari Jakarta, dengan harapan ada verifikasi untuk mendorong event ini menjadi agenda tahunan nasional," ucapnya.

Rizal menambahkan, kehadiran pihak kementerian juga untuk memverifikasi layak atau tidaknya event Kulminasi Matahari menjadi bagian dari agenda tahunan nasional. Sebab, di Kalbar saat ini hanya ada dua even yang masuk agenda nasional yakni Festival Capgome dan Festival Danau Sentarum. "Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak event ini akan mendatangkan wisatawan lebih banyak lagi. Ada dari Brunei 30 orang, Jakarta 20 dan tamu-tamu dari lain bisa lebih banyak lagi," terangnya.

Demi suksesnya penyelenggaraan, BPP Kota Pontianak juga menggandeng partner pariwisata dalam mempromosikan Kulminasi Matahari. Diantaranya, lewat maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Event kulminasi sudah dipublikasikan dalam majalah milik maskapai terbesar itu sejak bulan lalu. "Untuk titik kulminasi berikutnya, kita sedang berkoordinasi dengan pihak terkait, kita berencana menggelar lomba karya ilmiah tentang peristiwa kulminasi, jadi mudah-mudahan September lebih meriah di tingkat nasional," tutur Rizal.

Kepala LAPAN Pontianak, Muzirwan menerangkan, keterlibatan pihaknya dalam event ini adalah dengan menghadirkan planetarium mini dari Bandung. Tidak hanya itu, pihaknya juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat yang hadir terkait apa itu kulminasi, pengaruh dan dampaknya. "Kami juga akan menyiapkan teleskop untu melihat detik-detik kulminasi," sebutnya.

Dijelaskannya, mini planetarium yang akan didatangkan berkapasitas 15 hingga 20 orang. Mereka bisa masuk untuk melihat keindahan antariksa. Karena keterbatasan itu, bagi pengunjung yang hendak masuk ke mini planetarium harus secara bergantian dengan interval waktu 15-20 menit. "Pengunjung yang masuk dalam planetarium itu seolah-olah ikut terbang di antariksa. Planetarium ini didatangkan khusus hanya untuk kulminasi selama tiga hari," jelas Muzirwan.  (Maulidi Murni/RK)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26
Narkotika Dimusnahkan, Puluhan Ribu Jiwa Terselamatkan

Bawa 100 gram Ketamine, Warga Tiongkok Dibekuk

PONTIANAK- Bawa 100 gram ketamine, Li Chuang Hui dibekuk polisi ketika melintas di Jalan Raya Anjongan…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Tujuh Hari Dicari, Hamidah Tak Ditemukan

PONTIANAK- Tim SAR (search and rescue) gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:05

Bawaslu Pontianak Ajak Media Massa Awasi Pemilu

PONTIANAK- Media massa menjadi salah satu pilar demokrasi. Di tengah panasnya kontestasi politik saat…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:04

TEGAS..!! Tiada Ampun, ASN Korupsi Langsung Dipecat

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tidak memberi ampun bagi Aparatur…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…

Kamis, 27 September 2018 10:41

Tanahnya Dikuasai Pengembang, Pria Ini Layangkan Gugatan ke PN

PONTIANAK- Maulana Muhammad, warga Jalan Parit Na’im, Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .