UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Selasa, 20 Maret 2018 10:47
Tangan Kakak Ipar Ditebas Hingga Buntung
Polisi : Pelaku Murni Emosi kepada Korban
PELAKU PEMBACOKAN. Andi Gunawan alias Bondan (ujung kiri), pelaku pembacok Mustafa diamankan di Mapolsek Pontianak Barat, Minggu (18/3) malam. Polisi for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Andi Gunawan alias Bondan, 31 menebas tangan kanan iparnya sendiri bernama Mustafa, 39 dengan parang hingga putus di Jalan Puskesmas, Pal 3, Kelurahan Sungai Jawi Dalam Kecamatan Pontianak Barat, Minggu (18/3) sore.

Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Bermawis saat ditemui  sejumlah wartawan dimarkasnya, Minggu (18/3) malam menuturkan, motif kekerasan yang dilakukan Bondan lantaran sakit hati, karena kebunnya dirusak korban. “Latar belakangnya, kebun pelaku dirusak korban, itu keterangan sementara yang kami dapat dari pelaku,” ujarnya.

Dijelaskan Kapolsek, istri pelaku merupakan adik korban. Lantaran kasus ini viral di dunia maya, maka Bermawis menegaskan, jangan sampai diputar balik fakta yang ada. Untuk itu dia mengimbau masyarakat jangan sampai membuat berita yang belum jelas kepastian atau kebenarannya serta aktualitas di lapangan. “Jangan dikembangkan kemana-mana, ini murni karena pelaku emosi kepada korban,” pesannya.

Bondan yang diamankan di Mapolsek Pontianak Barat, Minggu malam itu hanya tertunduk ketika digiring polisi. Sementara korban masih dirawat di Rumah Sakit Antonius. "Ini masih dalam pendalaman kita, pelaku sudah kita tangkap dan amankan sekarang dalam penanganan Polsek Pontianak barat. Untuk kronologisnya kami beri penjelasan lebih lanjut lagi," tutup Bermawis. (Ambrosius Junius/rk)

Sebelumnya diberitakan, Rakyat Kalbar memberitakan, kejadian berawal korban datang ke rumah Bondan di Gang Pertanian, Parit Tape, Jalan Sungai Kakap Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Namun saat itu rumah pelaku dalam keadaan kosong. Karena tidak ketemu Bondan, Mustafa merusak kebun ubi milik pelaku. Setelah itu, ia pun pergi.

Ketika pulang dari bengkelnya di Gang Pelangi Jalan Ujung Pandang Kecamatan Pontianak Barat, Bondan melihat kebun ubi miliknya sudah rusak. Ia lantas mencurigai Mustafa yang merusak kebun singkong miliknya. Pasalnya, keterangan dari warga sekitar membenarkan kalau Mustafa sebelumnya ada datang dan merusak kebun ubi.

Tak terima, pelaku langsung menemui korban sambil membawa senjata tajam jenis parang seleng. Sekitar pukul 16.30 WIB, keduanya bertemu di depan Toko Kaca Jalan Puskesmas. Saat itu, korban dalam keadaan jongkok dan pelaku bertanya "Ngape kau rusak barang aku?”. Di jawab korban "bukan punye kau,".

Merasa tidak terima, pelaku langsung menebaskan parang yang dibawanya ke arah korban. Cukup sekali tebasan sudah mengakibatkan pegelangan tangan kanan korban putus. Tebasan parang itu turut melukai rusuk kanan Mustafa. Selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit Antonius untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan pelaku malam itu juga berhasil ditangkap anggota Polsek Pontianak Barat di rumahnya. Pelaku dibawa ke Mako Polsek Pontianak Barat beserta barang bukti parang seleng dengan panjang 1 meter guna proses lebih lanjut. (Ambrosius Junius/rk)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 11:02

Lift Kerja Jatuh dari Lantai Enam, Buruh Bangunan Tewas

<p><strong>PONTIANAK</strong> &ndash; Sanuar, seorang buruh bangunan di Pontianak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*