UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 17 Maret 2018 12:17
Dorrrr! Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil Jerit-Jerit Ditembak
TERKAPAR. Salah satu pelaku yang ditembak tengah mendapat pertolongan medis di RS Anton Soedjarwo Bhayangkara Polda Kalbar, Rabu (14/3) dini hari—Ocsya Ade CP

PROKAL.CO, PONTIANAK- Agus Herman alias Roy (40) dan Safarudin alias Udin Congkel (39) terpaksa ditembak Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak, Rabu (14/3) dini hari. Rakyat Kalbar memberitakan, kedua residivis ini ditembak karena berusaha kabur dan melawan saat hendak ditangkap terkait kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil.

"Saat kita tangkap, kedua warga Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota ini berusaha kabur dan melawan. Terpaksa kita melumpuhkan dengan menembak kaki mereka," tegas Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni Ramli kepada sejumlah wartawan, Rabu siang.

Husni menjelaskan, penangkapan terhadap spesialis kejahatan pecah kaca ini berdasarkan laporan Fifi. Mobil milik warga Jalan Veteran, Pontianak Selatan itu dipecahkan kedua pelaku ketika terparkir di Jalan KH Wahid Hasyim, Pontianak Kota, Selasa 27 Februari, siang lalu.

"Setelah memecahkan kaca mobil sebelah kanan, pelaku mengambil tas yang berisi dua handphone (HP) dan uang jutaan rupiah," terang Husni. Atas kejadian yang membuat kerugian sebesar Rp3 juta itu, korban membuat laporan ke Mapolresta Pontianak. Dari serangkaian penyelidikan untuk penggungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) ini, anggota Jatanras kemudian mendapat informasi bahwa yang diduga pelaku diketahui adalah Roy.

"Roy ini residivis. Kita langung gerebek dia di rumahnya. Ternyata benar, HP korban ada dengan istrinya. Roy langsung kita tangkap," tutur Husni. Kemudian Roy mengakui telah melakukan pencurian modus pecah kaca mobil itu bersama rekannya, Udin Congkel yang juga merupakan resedivis curas.

"Udin juga berhasil kita tangkap di kediamannya. Namun, saat keduanya dibawa untuk menunjukkan lokasi yang pernah dicurinya, mereka berusaha kabur. Tembakan peringatan tak diindahkan. Terpaksa kita tembak kaki mereka," tegas Husni.

Usai ditembak, kedua pelaku dilarikan ke RS Anton Soedjarwo Bhayangkara Polda Kalbar untuk diberi pertolongan medis pada kakinya yang terus mengeluarkan darah. "Saat ini kedua pelaku sudah kita tahan. Mereka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara di atas lima tahun," pungkas Husni. (oxa/RK)

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:09

Kebakaran Lahan di Pontianak, Pemkot Diminta Tegas terhadap Developer

PONTIANAK- Kabut asap akibat pembakaran lahan di Pontianak sebagian besar terjadi tak jauh dari perumahan…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:47
Sidang Putusan Perceraian di Pengadilan Agama Pontianak

Wanita Ini Terbukti Bersuami 2, Eddy Dapat Hak Asuh Anak

PONTIANAK- Babak panjang dari kemelut rumah tangga antara Eddysan Farel dengan Nurhidayati akhirnya…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:36

SADIS DAN SERAM..!! Dua Nyawa Melayang di Tangan Pidelis Kalis

PONTIANAK- Tindakan Pidelis Kalis terbilang seram. Nyaris waktu bersamaan pemuda 18 tahun ini bunuh…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:31

KPAID: Jangan Ada Seperti Ainun Lagi

PONTIANAK- Kepala Komisi Perlindungan Anak Indonesia Dearah (KPAID) Kabupaten Kubu Raya, Diah Savitri…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:29
Penemuan Bayi di Teras Rumah Warga Komplek Sejahtera 1

Demi Adopsi Bayi, Heni Berjaga di Pintu Ruang Perinatologi

PONTIANAK- Penghuni rumah Nomor B16 di Komplek Sejahtera 1, Jalan Sungai Raya Dalam, Kelurahan Bangka…

Rabu, 08 Agustus 2018 22:26

Tak Diizinkan Periksa HP, Pria Ini Pukul Istrinya

PONTIANAK- Suami istri tak seharusnya memiliki rasa curiga yang berlebihan. Karena, hal itu dapat memicu…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:57

Penangkapan Kapal Latih Polnep oleh TNI AL, Diduga Karena Ini

PONTIANAK- Kepala Seksi Operasional dan Syahbandar Pelabuhan Perikanan Pontianak, Nazirin mengaku tidak…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:45
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

JANGAN MALU..!! Anak Dicabuli, Segera Lapor ke Polisi

PONTIANAK- Tahun ini Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar menerima  sebanyak…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:36

ADA APA INI? KM Borneo Pearl Ditangkap

PONTIANAK- Kapal latih milik Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), KM Borneo Pearl diamankan anggota…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:11
Kasus Candaan Bom di Pesawat

Frantinus Nirigi Gugat Praperadilan Kapolresta dan Kemenhub

PONTIANAK- Masih ingat dengan kasus candaan bom (joke bomb) yang dilakukan Frantinus Nirigi dalam pesawat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .