UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 17 Maret 2018 11:55
Penemuan Kerangka Manusia di Kuala Mandor B Terungkap
Tak Bayar Utang, Aang Ditusuk Pakai Pisau Dapur
DITEMBAK. Usai ditembak, pelaku dilarikan ke RS Anton Seodjarwo Bhayangkara Polda Kalbar untuk diberi pertolongan medis, Kamis (14/3)—Ocsya Ade CP

PROKAL.CO, PONTIANAK- Dalam hitungan jam, kerangka manusia yang ditemukan di Desa Sungai Enau, Dusun Jaya Kecamatan, Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, pada Rabu (14/3), sudah dapat diketahui identitasnya. Rakyat Kalbar memberitakan, terungkapnya identitas kerangka manusia itu, berkat adanya laporan dari warga setempat yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarganya sejak 20 Februari lalu.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni Ramli mengatakan, warga tersebut menyebutkan bahwa anggota keluarganya yang hilang atas nama Aang Komaidi alias Didi. Lelaki berusia 20 tahun itu, sejak tanggal 20 Februari tidak pulang ke rumah. “Setelah dicocokan mulai dari baju, sandal dan lainnya yang ditemukan di hutan Mungguk Emas, lokasi penemuan kerangka manuasia itu, sangat sesuai dengan milik yang dilaporkan warga tersebut,” ujarnya Kamis (15/3).

Setelah diketahui bahwa identitas kerangka tersebut adalah Aang Komaidi, anggota Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak dan Polsek Kuala Mandor B bersama-sama melakukan penyelidikan. “Baju yang ditemukan itu kita cek. Ternyata ada lubang bekas tusukan. Nah, ini mengarah pada pembunuhan,” tutur Husni.

Dugaan pembunuhan tambah kuat ketika keterangan pihak keluarga korban, bahwa Aang Komaidi sejak 20 Februari sekitar pukul 14.00 Wib, diketahui pergi bersama Janni menggunakan sepeda motor milik korban. Dari penelusuran anggota Jatanras, lanjut Husni, Janni yang merupakan warga Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang itu diketahui berada di daerah Sukaharja, Kabupaten Ketapang. Pengejaran terhadap lelaki 22 tahun itu pun dilakukan dan dipimpin langsung oleh Iptu Jatmiko, Kanit Jatanras.

“Pelaku berhasil menangkap pelaku di terminal Sukaharja Ketapang,” paparnya. Lanjut Husni mengatakan, Janni mengaku bahwa ia memang telah membunuh temannya tersebut menggunakan pisau dapur yang ditusukkan pada tubuh korban sebanyak tiga kali.

“Pisau dapur memang telah disiapkan pelaku sejak dari rumahnya. Ia pun mengajak korban ke hutan dengan alasan untuk mencari tanaman kantong semar untuk dibuat obat,” ungkapnya. Sebelum meninggalkan lokasi kejadian, pelaku ini terlebih dahulu memastikan bahwa korbannya benar-benar sudah meninggal. Bahkan kata Husni, pelaku sempat pulang ke rumahnya menggunakan sepeda motor korban yang kemudian kabur ke Ketapang melalui jalan darat dari Tayan. Sebelumnya, pelaku juga membuang pisau tak jauh dari lokasi pembunuhan itu.

“Motif sementara, pelaku menghabisi nyawa korbannya karena masalah utang piutang. Korban meminjam uang pelaku sebesar Rp800 ribu dan tidak dibayar,” terang Husni. Setelah ditangkap dan diterbangkan dari Ketapang ke Bandara Internasional Supadio Kubu Raya, pelaku kemudian dibawa untuk mencari barang bukti. Namun, dalam perjalanan, pelaku berusaha melarikan diri. Terpaksa dia ditembak pada kakinya karena tembakan peringatan tak diindahkan.

Barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku ini adalah, sepeda motor Yamaha Vixion warna merah hitam serta pisau dapur yang dijadikan alat untuk menikam korban. “Pasal yang diterapkan untuk pelaku ini, Pasal 340 KUHP juncto 365 KUHP, dengan ancaman hukuman kurungan penjara seumur hidup. Pelaku juga sedari awal telah berencana menghabisi nyawa korbannya. Jadi, ini pembunuhan berencana,” tutur Hunsi.

Ditemui di RS Anton Seodjarwo Bhayangkara Polda Kalbar, pelaku mengakui memang berniat menghabisi nyawa temannya lantaran sakit hati karena utangnya tidak dibayar. “Dia tidak bayar hutang. Dia pinjam uang saya untuk beli barang (sabu),” aku Janni sambil merintih kesakitan. (oxa)

 


BACA JUGA

Selasa, 14 Agustus 2018 12:47
Sidang Putusan Perceraian di Pengadilan Agama Pontianak

Wanita Ini Terbukti Bersuami 2, Eddy Dapat Hak Asuh Anak

PONTIANAK- Babak panjang dari kemelut rumah tangga antara Eddysan Farel dengan Nurhidayati akhirnya…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:36

SADIS DAN SERAM..!! Dua Nyawa Melayang di Tangan Pidelis Kalis

PONTIANAK- Tindakan Pidelis Kalis terbilang seram. Nyaris waktu bersamaan pemuda 18 tahun ini bunuh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:45
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

JANGAN MALU..!! Anak Dicabuli, Segera Lapor ke Polisi

PONTIANAK- Tahun ini Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar menerima  sebanyak…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:36

ADA APA INI? KM Borneo Pearl Ditangkap

PONTIANAK- Kapal latih milik Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), KM Borneo Pearl diamankan anggota…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:33

Dua Pembobol Alfamart Dibuat Pincang

PONTIANAK- Dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) spesialis minimarket dibekuk anggota Jatanras…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:11
Kasus Candaan Bom di Pesawat

Frantinus Nirigi Gugat Praperadilan Kapolresta dan Kemenhub

PONTIANAK- Masih ingat dengan kasus candaan bom (joke bomb) yang dilakukan Frantinus Nirigi dalam pesawat…

Minggu, 29 Juli 2018 12:29
POPTI Kalbar, Kepedulian terhadap Anak Penderita Thalassemia

Penyakit Diturunkan, Bukan Keturunan, Dianjurkan Screening Pra-Nikah

Windy Prihastari, pegawai Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kalbar tak menyangka saat anak pertamanya…

Minggu, 29 Juli 2018 12:26

Keluarga Tak Sadar Abangnya Meninggal dalam Mobil

PONTIANAK- Isak tangis penuh sesal tak kuasa dibendung Ida saat menceritakan adiknya, Abdul Syukur,…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:08

Sempat Tertahan di Rumah Sakit Karena Tak Bayar, Akhirnya Bayi Bisa Pulang

PONTIANAK- - Sempat tertahan lantaran belum bisa membayar perawatan dan pengobatan anaknya yang baru…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:01

Pejabat Perusda Ikut Kampanye, Ternyata Bawaslu…

PONTIANAK- Pilkada Kalbar dinilai berbagai kalangan berjalan sukses. Pilkada yang pernah dimasukkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .