UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Rabu, 14 Maret 2018 11:27
NGGA KAPOK-KAPOK..!! Baru Keluar Penjara, Pencabul Curi HP
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Baru saja keluar dari penjara selama 3 tahun 9 bulan dalam kasus asusila, Fahmi Aulia alias Ami kembali berulah. Lelaki 21 tahun yang tinggal di Jalan Komodor Yos Sudarso, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat itu mencoba mencuri handphone (HP) milik Hanafi Saleh, 55, Jalan Karet, Komplek Surya Kencana I, Kelurahan Sungai Beliung, Minggu (11/3) sekira pukul 12.30 Wib.

Rakyat Kalbar memberitakan, tak begitu lama, anggota Reskrim Polsek Pontianak Barat berhasil meringkus pelaku. “Pelaku sudah kita tahan. Pelaku dijerat Pasal 363 subsider Pasal 362 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman penjara di atas lima tahun,” tegas Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Bermawis kepada sejumlah wartawan, Selasa (13/3).

Bermawis menerangkan, percobaan pencurian ini terjadi ketika korban sedang tidur di rumah. Sedangkan istri korban sedang menunaikan salat Dzuhur.  “Melihat suasana sepi, pelaku masuk rumah korban dengan cara memanjat pagar rumah dan masuk melalui pintu samping yang saat itu dalam keadaan terbuka,” ceritanya.

Pelaku, kata Bermawis, memang berniat untuk mengambil HP milik korban. Namun saat pelaku memeriksa di ruang nonton, ternyata HP korban tidak ada dan pelaku keluar dari pintu samping yang terbuka dan memanjat kembali pagar rumah korban. Dari pelaku masuk hingga keluar rumahnya, korban masih belum sadar.

“Saat pelaku keluar dari rumah korban, ada warga yang melihat. Kemudian warga melapor kepada korban. Karena sebelumnya korban pernah menyampaikan kepada warga jika ada melihat pelaku, segera memberitahu, sebab HP milik korban pernah diambil pelaku pada saat pelaku tinggal di rumah korban,” tutur Bermawis.

Mendapat laporan dari warga, korban langsung mengejar pelaku. Namun korban kehilangan arah pelaku. Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Pontianak Barat untuk dilakukan proses penyelidikan.

“Mendapat laporan dari korban, maka anggota Reskrim langsung melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku. Anggota dapat informasi pelaku melarikan diri ke arah Jalan Karet. Anggota kemudian melakukan pencarian dengan membagi dua regu,” terang Bermawis.

Regu satu, kata Bermawis, melakukan pencarian dari Jalan Komdor Yos Sudarso ke Jalan Karet. Sedangkan regu dua melakukan pencarian dari Jalan Tabrani Achmad ke Jalan Karet. “Saat melakukan pencarian, anggota bertanya kepada warga dengan menyebutkan ciri-ciri pelaku. Salah seorang warga ada yang mengenali pelaku dan memberitahu jika pelaku berada di warnet yang ada di Jalan Karet,” tutur Bermawis.

Setelah mengetahui keberadaan pelaku di warnet, anggota saat itu langsung melakukan penangkapan. Namun pelaku berkilah tidak ada masuk ke rumah korban. “Kita bawakan saksi, baru pelaku mengaku,” ucapnya.

Kepada anggota, pelaku mengaku pernah mengambil dua HP milik korban yang disimpan di ruang nonton. Dua HP merek Samsung Galaxy dan Oppo Neo 5. Setelah mencuri HP korban, pelaku menjualnya seharga Rp500 ribu kepada orang yang tidak dikenali dan bekerja di kapal. “Uang hasil jual HP itu telah habis pelaku gunakan untuk bermain warnet,” ujarnya. Saat ini, kata Bermawis, pelaku masih ditahan di Polsek Pontianak Barat. Petugas pun masih memburu keberadaan kedua HP korban. (oxa)

 


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Tujuh Hari Dicari, Hamidah Tak Ditemukan

PONTIANAK- Tim SAR (search and rescue) gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak,…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Ingin HUT Kota Pontianak Mendunia

PONTIANAK- HUT Kota Pontianak bisa menjadi jualan menarik. Ke mana-mana. Nusantara, hingga dunia. Dalam…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:05

Bawaslu Pontianak Ajak Media Massa Awasi Pemilu

PONTIANAK- Media massa menjadi salah satu pilar demokrasi. Di tengah panasnya kontestasi politik saat…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:04

TEGAS..!! Tiada Ampun, ASN Korupsi Langsung Dipecat

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tidak memberi ampun bagi Aparatur…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…

Kamis, 27 September 2018 10:51

Pejabat BUMD Terlibat Politik Praktis, Harus Diberi Sanksi Tegas

PONTIANAK- Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat Badan Umum Milik Daerah (BUMD) yang terlibat politik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .