UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Rabu, 14 Maret 2018 11:22
Sebulan, Terungkap 34 Kasus Perjudian dengan 101 Tersangka
TUNJUKKAN ALAT BUKTI. Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono, menunjukkan salah satu barang bukti alat judi kolok-kolok. Sementara di belakangnya beberapa tersangka mengenakan baju tahanan berwarna orange. Ini berlangsung saat rilis pengungkapan kasus perjudian di Mapolda Kalbar, Senin (12/3) siang. Ambrosius Junius-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Perjudian di Kalbar luar biasa marak. Buktinya, Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Polres jajaran Polda Kalbar dalam sebulan ini mengungkap 34 kasus. Pun mengamankan 101 tersangka. Pengungkapan penyakit masyarakat dan juga tindak kejahatan ini merupakan target dari program “Zero Ilegal 100 Hari Kerja Kapolda Kalbar”. Permainan haram ini, dikatakan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono, berpengaruh terhadap pola hidup dan perilaku masyarakat, serta situasi Kamtibmas.

"Ini sekaligus untuk memberikan suatu peringatan kepada warga Kalbar untuk tidak bermain judi," tutur Didi, saat merilis pengungkapan kasus perjudian di markasnya, Jalan A. Yani, Pontianak, Senin (12/3) siang.

Diberitakan Rakyat Kalbar, kata dia, permainan ilegal itu bisa menyebabkan tetangga atau masyarakat sekitar terganggu. "Dari informasi warga yang merasa tak nyaman dengan aktivitas perjudian itulah kita lakukan pendalaman, sampai ke pengungkapan dan penangkapan," jelasnya.

Dijelaskannya, operasi berantas judi ini berlangsung dari 9 Februari hingga 9 Maret. Sebanyak  101 orang tersangka adalah pelaku perjudian togel (12 orang), Liong Fu (31 orang), kartu (23 orang), dan kolok-kolok (35 orang).

Dari 101 itu, diantaranya ada 12 perempuan. Mereka, diungkap Didi, adalah calon ibu rumah tangga, bahkan ibu rumah tangga. "Mereka (wanita) judi togel, dari hasil pemeriksaan pengakuannya sudah tiga bulan," bebernya. Sedangkan kasus judi kolok-kolok bersifat musiman. Tapi, jika tak ditindak akan kebiasaan.  "Kalau dibiarkan akan jadi rutin," ucap Didi.

Lokasi perjudian dilakukan di rumah pribadi. Untuk itu, pemilik rumah turut diamankan karena menyediakan tempat untuk berbuat kriminalitas.  "Inikan laporan dari masyarakat juga, karena mengganggu situasi lingkungan. Pengungkapan ini supaya ada efek jeranya," tegas dia.

Kapolda mengimbau masyarakat Kalbar tidak melakukan perjudian dalam bentuk apapun. "Apabila mengetahui tindak pidana perjudian atau tindak pidana lain, kita minta warga melaporkan atau menginformasikan kepada kita," pinta Didi.

Barang bukti yang diamankan antara lain uang tunai Rp236.654.000, 14 unit Handphone, lapak kolok-kolok, dadu, kalkulator, dan alat perjudian lainnya seperti kartu remi. Plus beberapa bungkus rokok.  "Mereka akan kami proses sebagaimana undang-undang pelarangan perjudian," tukasnya.

Saat itu, para tersangka hanya berdiri dan diam dengan wajah tertunduk. Mereka mengenakan baju tahanan berwarna orange. Ada beberapa tersangka pria yang rambutnya sudah memutih. Ditumbuhi uban. Yang lainnya terlihat masih di usia produktif.  Usai memberikan keterangan persnya, Kapolda menghampiri para tersangka. Salah satunya perempan. Ia bertanya kejahatan yang dilakukannya.

"Ibu, ini yang keberapa kalinya," tanya Didi. "Baru (pertama)," jawab perempuan itu, singkat. "Baru ketahuan," timpal Kapolda. "Sama juga bapak-bapak, anggap ini pertama dan terakhir. Sumpah ya, Janji ya," tambahnya. Serentak para tersangka menyahut, “iya dan janji (tak judi lagi), dengan sedikit menegakkan kepala.   (Ambrosius Junius/rk)


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 13:50
Rumah Zakat Kalbar Himpun Donasi Umat

Warga Pinggiran Kapuas Jadi Target Penyaluran

Jelang Idul Fitri, aktivitas Rumah Zakat Kalbar semakin sibuk. Lembaga ini setia menanti umat yang ingin…

Rabu, 13 Juni 2018 13:16

Frans Tidak Ada Sebut Bom

PONTIANAK- Pihak keluarga Frantinus Nirigi pelaku candaan bom dalam pesawat Lion Air JT 687 tujuan Jakarta…

Selasa, 12 Juni 2018 14:59

Dianggap Pemeriksaan Tak Sesuai SOP, Satpol PP Diprotes

PONTIANAK- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pontianak mendapat komplain dari masyarakat,…

Selasa, 12 Juni 2018 14:53
Jajanan Legenda Sejak Zaman Nenek Datok

Sotong Pangkong, Selalu Ramai di Malam Suci Ramadan

Ramadan memang bulan berkah. Banyak tradisi yang lahir di bulan suci umat Muslim ini. Di antaranya kuliner.…

Selasa, 12 Juni 2018 14:49

Transportasi Air Masih Jadi Andalan Pemudik

PONTIANAK- Musim mudik Idul Fitri tahun ini, transportasi air masih jadi andalan masyakat Kalbar. Terbukti,…

Rabu, 06 Juni 2018 15:24

Stok Beras di Pontianak Cukup 6 Bulan, BBM akan Ditambah

PONTIANAK- Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Pontianak, Mahmudah menyampaikan, dalam menyambut dan…

Rabu, 06 Juni 2018 15:21
Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2018

Kapolresta Belum Beri Rekomendasi Takbir Keliling

PONTIANAK- Polresta Pontianak telah membuat pengamanan Idul Fitri 1439 H/2018. Arus mudik angkutan darat…

Minggu, 03 Juni 2018 22:46

Tampil Secantik Artis

Wajah cantik ala artis, siapa yang tidak ingin? Mau nikahan, kondangan, wisuda, atau bahkan hanya pergi…

Minggu, 03 Juni 2018 22:40

Disortir Berkali-kali, KPU Berupaya Benar-benar Teliti

PONTIANAK- Surat suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kalbar telah didistribusikan ke kabupaten/kota.…

Minggu, 03 Juni 2018 21:36

Pangdam Resmikan Kompi Kavaleri 12/MDC

PONTIANAK- Jajaran TNI AD di Kalbar memiliki kekuatan baru, yaitu Kompi Kavaleri 12/Macan Dahan Cakti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .