UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 08 Maret 2018 21:44
Diisukan Pelihara Dinasti Politik, Ini Kata Karol
HADIRI UNDANGAN MASYARAKAT. Cagub Kalbar nomor urut dua, Karolin Margret Natasa, saat menghadiri undangan masyarakat Siantan Permai di Pontianak, Minggu (4/3). Warga for Rakyat Kalbar

PROKAL.CO, PONTIANAK- Calon Gubernur Kalbar nomor urut dua, dr. Karolin Margret Natasa, mengakui saat ini kembali diterpa isu dinasti politik saat maju Pilgub Kalbar. Padahal, dirinya telah membuktikan kepiawaiannya di bidang politik dan pemerintahan dengan terpilih jadi Anggota DPR RI dan Bupati Landak.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Karolin memberikan pemahaman soal itu kepada warga Kalbar, belum lama ini. Bahwa, ia bersama Suryadman Gidot diperintahkan PDI Perjuangan dan Partai Demokrat untuk melanjutkan pembangunan Kalabr yang telah dilakukan oleh Cornelis-Christiandy Sanjaya satu dekade.

 “Bahkan, kami juga telah didukung oleh PKPI dan Perindo, untuk berjuang bersama pada Pilgub Kalbar ini. Dengan dukungan empat partai dan seluruh masyarakat Kalbar, saya yakin, kita bisa memenangkan Pilkada kali ini dan bersama-sama melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan dengan baik ini," tutur Karolin saat menghadiri undangan masyarakat Siantan Permai di Pontianak, Minggu (4/3).

Isu politik dinasti kembali dimainkan sejumlah pihak untuk menjegalnya memenangkan Pilkada Kalbar. "Mungkin bapak dan ibu semua sudah mendengar, isu politik dinasti yang saat ini sedang berkembang di tengah kita. Ada yang mengatakan, sudah bapaknya jadi Gubernur dua kali, anaknya lalu mau maju lagi jadi Gubernur, sehingga ada yang menyatakan kami ini ingin membangun dinasti politik," paparnya.

Perlu diketahui, lanjut Karol, karib dia disapa, menjadi calon gubernur bukan serta merta keinginan Cornelis atau partai pengusung. Dia sendiri sudah melalui beberapa proses pendidikan politik, dimana sejak delapan tahun lalu, sudah dipercayakan masyarakat Kalbar untuk menjadi anggota DPR selama dua periode. Bahkan, berhasil menjadi anggota DPR dengan perolehan suara terbanyak se-Indonesia.

Kemudian, saat kembali ditugaskan PDI Perjuangan untuk mengikuti Pilkada Landak, Karol juga berhasil memenangkannya dengan perolehan suara hingga 98 persen.

Menurutnya, prestasi tersebut tentu menjadi pertimbangan besar partai yang telah membesarkan namanya untuk kembali menugaskannya bertarung pada Pilkada Kalbar tahun ini. Karena, berdasarkan hasil survey, Karol berpeluang besar untuk memenangkan Pilkada Kalbar tersebut.

"Jadi, ini tidak instan dan saya sudah berproses, saya dinilai mampu untuk memimpin Kalbar kedepan. Jadi bukan karena dinasti politik atau keserakahan untuk memimpin Kalbar," tukasnya. Justru, ia bersedia maju karena ingin melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh ayahandanya selama sepuluh tahun terakhir atau dipercaya masyarakat Kalbar selama dua periode. "Kami menyadari, masih banyak yang belum selesai, sehingga ini harus diteruskan. Jika Kalbar dipimpin oleh calon lain nantinya, tentu kebijakannya akan berbeda dan proses pembangunan ini tidak bisa berlanjut, karena lain pemimpin tentu lain programnya," jelas Karol.

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat agar tidak mudah termakan isu politik dinasti tersebut. Dan bisa berpikir serta berpandangan realistis. Karol menilai, masalah yang dihadapi di pemerintahan sangat kompleks dan itu akan menjadi tugasnya sebagai Gubernur nanti. Ia memastikan akan bekerja semaksimal mungkin. Karena baginya, kinerja maksimal itu akan menjadi jawaban atas isu dinasti politik atau politik dinasti yang berembus pada dirinya.

Seperti diketahui, Karolin merupakan putri dari Gubernur Kalbar, Cornelis. Kendati demikian, ia menilai isu tersebut wajar diperdebatkan dalam era demokrasi.  "Tapi isu itu tidak boleh menafikan hak saya untuk memilih dan dipilih. Dan tugas saya membuktikan, saya dapat dan berhak menjalankan tugas yang sudah dibebankan kepada saya," tegasnya.

Ia pun menandaskan, bahwa dalam roda pemerintahan, tidak hanya gubernur dan bupati saja yang berperan. Tetapi ada juga kiprah DPRD. Kondisi ini menjadi bantahan tegas akan isu dinasti politik, sebab Karol-Gidot tidak sendirian dalam memimpin Kalbar nantinya. (riz/rk)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 12:28

Usai Telepon Mantan Istri, BS Ditemukan Tergantung Tak Bernyawa

SINGKAWANG- Warga Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang pria…

Selasa, 12 Juni 2018 15:03

Mudik Lebih Irit, Kapal Laut Tetap Diminati

PONTIANAK- Makin dekat Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak, penumpang akan bertolak menuju Pelabuhan…

Selasa, 12 Juni 2018 15:02

Kapolda Pantau Pengamanan di Bandara Supadio

PONTIANAK- Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono melakukan pemantauan arus mudik Idul Fitri di Bandara…

Selasa, 12 Juni 2018 14:57

ADUH..!! Wanita Cantik asal Sekadau dan Anaknya Hilang

SEKADAU-. Kornelius S (59), warga Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir itu tampak khawatir dengan…

Selasa, 12 Juni 2018 14:55
Tradisi Sambut Lebaran, Pontianak Siap-siap Menggelegar

‘Perang’ Kian Dekat, Pinggir Kapuas Siagakan 295 Meriam

Festival meriam karbit diselenggarakan 15 - 16 Juni 2018. Permainan tradisional Kota Pontianak ini digelar…

Rabu, 06 Juni 2018 15:31

Kuasa Hukum Bantah Cornelis Memojokkan Suku dan Agama Tertentu

PONTIANAK- Setakat ini, jagad dunia maya Kalbar dihebohkan video mantan Gubernur Cornelis. Yang dianggap…

Rabu, 06 Juni 2018 15:02

LOH KOK..!! Lagi Berdakwah, 8 Warga India Diamankan

BENGKAYANG- Sedang berdakwah di Masjid Al-Taqwa Dusun Kendaik Desa Cempaka Putih Kecamatan Suti Semarang…

Rabu, 06 Juni 2018 14:29

Banjir Masih Menerjang Melawi, Perekonomian Semakin Terpuruk

MELAWI - Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Melawi. Khususnya yang berada di pesisir…

Rabu, 06 Juni 2018 14:27
14 Kapal Pencuri Ikan Ditangkap

APA MAKSUD..!!?? Lihat Petugas, Nelayan Vietnam Bakar Kapalnya

PONTIANAK- Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian…

Rabu, 06 Juni 2018 14:25
Stok Vaksin ORI dan Rabies Aman

Ternyata, Kabupaten Ini yang Paling Banyak Minta Vaksin Rabies

PONTIANAK- Stok vaksin Outbreak Response Imunization Difteri (ORI) dan rabies di Kalbar dipastikan cukup.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .