UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Kamis, 08 Maret 2018 21:42
LAGI ENAK-ENAK..!! Mahasiswa Kumpul Kebo Kena Razia
TERJARING. Pada penghuni kos ini terjaring razia Satpol PP Kota Pontianak karena sekamar dengan bukan pasangan sahnya, Rabu (7/3) pagi--Ocsya Ade CP

PROKAL.CO, PONTIANAK- Salah satu rumah kos di Gang Margosari, Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Pontianak Kota akan disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pontianak.

Penutupan tempat usaha milik IW ini bukan tanpa alasan. Sudah tiga kali IW melanggar peraturan daerah (Perda) dengan membiarkan pasangan bukan suami istri kumpul kebo di kos tepat samping rumahnya. "Pemilik kos ini memang agak bandel. Ini sudah ketiga kalinya kami temukan pasangan bukan suami istri di kos itu. Artinya, peringatan atau tindak pidana ringan (Tipiring) sebanyak dua kali sebelumnya itu tidak membuat efek jera," kata Kepala Satpol PP Pontianak, Syarifah Adriana Farida usai memimpin razia di sejumlah kos di Kota Pontianak, Rabu (7/3) pagi.

DiberitakanRakyat Kalbar, di kos yang akan disegel ini, sejatinya ditemukan sepasang bukan suami istri dan dua lelaki bersama seorang perempuan dalam satu kamar. Diantara mereka terciduk tengah pulas tidur.

Karena temuan ini sudah ketiga kalinya, Adriana berang. Dia kemudian memanggil Ketua RT setempat untuk menyaksikan temuan-temuan ini. Di hadapan petugas, penghuni kos, Ketua RT dan warga, Adriana memarahi pemilik istri pemilik kos yang memang saat itu hanya dia berada di tempat.

Usai dicecar, istri pemilik kos langsung masuk ke rumahnya dan menutup pintu. Namun sebelumnya KTP pemilik kos sudah disita petugas. Pemilik kos diwajibkan mendatangi Mako Satpol PP untuk menjalani pemeriksaan. "Pemilik kos bandel ini akan kita sidangkan terkait Tipiring. Langkah berikutnya kami akan segel itu kos bersama SKPD terkait. Karena hari ini temuan ketiga," tegasnya.

Dalam penjelasan yang diberikan, kata Adriana, pemilik kos mengaku kecolongan. Karena, tidak serta merta bisa mengawasi tamu yang berkunjung penghuni asli kos tersebut. "Namun demikian, kita tetap kita tindak pemilik kos," ujarnya.

Sementara, lima muda mudi yang terjaring di kos itu pun digiring ke mobil patroli dan dibawa ke Mako Satpol PP untuk menjalani pemeriksaan selanjutnya dan persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak. Salah satu pasangan merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Panca Bhakti dan Bina Sarana Informasi (BSI).

"Mereka yang terjaring ini ada yang mahasiswa dari Bengkayang, ada yang Melawi dan ada yang bekerja," tutur Adriana. Sebelum merazia kos di Margosari, petugas terlebih dahulu melakukan razia Gang Mufakat dan Gang Karya di Kecamatan Pontianak Kota. Seorang perempuan diamankan di kos Gang Karya karena tidak punya identitas. "Keenam orang yang terjaring ini kita dibawa ke pengadilan untuk ditipiring," tegasnya.

Adriana berharap, denda dan hukuman kurungan yang diberikan Hakim bisa semaksimal mungkin agar memberikan efek jera. "Kalau kita lihat yang terjaring ini wajah-wajah baru. Artinya ada efek jera. Karena denda terbesar dari Hakim sampai Rp10 juta. Itu pernah diterapkan. Kalau kurungan bisa sampai 3 bulan. Semua tergantung tingkat kesalahan," terangnya.

Lanjut Adriana mengatakan, bukan hanya di Gang Margosari saja, salah satu kos di Jalan Perdana, Pontianak Selatan juga terancam ditutup. Di kos itu juga sudah tiga kali melanggar aturan. Penutupan semacam ini kata Adriana harus dicermati pemilik kos lain. Jika ingin berusaha, harus sesuai dengan aturan. "Ini peringatan untuk yang lain. Jangan tahunya uang saja," pungkasnya. (oxa)


BACA JUGA

Selasa, 14 Agustus 2018 12:47
Sidang Putusan Perceraian di Pengadilan Agama Pontianak

Wanita Ini Terbukti Bersuami 2, Eddy Dapat Hak Asuh Anak

PONTIANAK- Babak panjang dari kemelut rumah tangga antara Eddysan Farel dengan Nurhidayati akhirnya…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:36

SADIS DAN SERAM..!! Dua Nyawa Melayang di Tangan Pidelis Kalis

PONTIANAK- Tindakan Pidelis Kalis terbilang seram. Nyaris waktu bersamaan pemuda 18 tahun ini bunuh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:45
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

JANGAN MALU..!! Anak Dicabuli, Segera Lapor ke Polisi

PONTIANAK- Tahun ini Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar menerima  sebanyak…

Minggu, 29 Juli 2018 12:29
POPTI Kalbar, Kepedulian terhadap Anak Penderita Thalassemia

Penyakit Diturunkan, Bukan Keturunan, Dianjurkan Screening Pra-Nikah

Windy Prihastari, pegawai Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kalbar tak menyangka saat anak pertamanya…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:08

Sempat Tertahan di Rumah Sakit Karena Tak Bayar, Akhirnya Bayi Bisa Pulang

PONTIANAK- - Sempat tertahan lantaran belum bisa membayar perawatan dan pengobatan anaknya yang baru…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:01

Pejabat Perusda Ikut Kampanye, Ternyata Bawaslu…

PONTIANAK- Pilkada Kalbar dinilai berbagai kalangan berjalan sukses. Pilkada yang pernah dimasukkan…

Kamis, 26 Juli 2018 20:35

Midji: Masalah Anggaran Harus Transparan

PONTIANAK- Sutarmidji dan Ria Norsan akan melakukan pemerataan pembangunan sesuai visi misinya saat…

Kamis, 26 Juli 2018 12:43

Keluar Duit Rp 40 Juta untuk Blue Safir, Sekalinya….

 PONTIANAK- Hobi atau mengoleksi barang boleh saja. Tapi harus teliti dan waspada. Karena banyak…

Kamis, 26 Juli 2018 12:41

Bejat! Buruh Bangunan Nodai Melati di WC Perumahan

PONTIANAK- Anton memang bejat. Pemuda 20 tahun asal Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu…

Kamis, 26 Juli 2018 12:40

Pria Ini Beberkan Bukti Perselingkuhan Istrinya dengan Berondong

PONTIANAK- Permasalahan rumah tangga yang akan menuju perceraian antara EF dan Nur, masih bergulir di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .