UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Kamis, 08 Maret 2018 21:41
Prostitusi Modus Penjual Kopi di Pasar Flamboyan Akhirnya Terungkap
Harga Kencan Tergantung Umur dan Paras
ilustrasi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Praktik prostitusi di Kota Pontianak masih terus terjadi. Buktinya, Polda Kalbar kembali mengamankan seorang lelaki yang diduga sebagai mucikari dan beberapa perempuan muda yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK) di kawasan Pasar Flamboyan Pontianak, Rabu (7/3) sekira pukul 03.00 Wib.

Pengungkapan ini berawal dari Tim Pasukan Elite Sabhara Polda Kalbar Garda Khatulistiwa di bawah pimpinan Ipda Pendi Wibisono melakukan patroli rutin. "Tim melihat adanya pembicaraan yang mencurigakan antara seorang lelaki dan perempuan di tempat yang gelap dan dibelakang mobil," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Nanang Purnomo, dalam keterangan pers yang diterima Rakyat Kalbar, Rabu (7/3) malam.

Diberitakan Rakyat Kalbar, atas kecurigaan itu, lanjut Nanang, tim menghampiri kedua orang tersebut. Lelaki yang tak diketahui identitasnya itu langsung bergegas meninggalkan lokasi. Akhirnya tim melakukan pemeriksaan terhadap perempuan yang dicurigai itu. "Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa perempuan tersebut adalah PSK yang bermodus sebagai penjual kopi," ungkapnya.

Hasil dari pengembangan, diketahui ada beberapa teman perempuan lainnya yang melakukan hal serupa di lokasi tersebut. Pada saat pemeriksaan semua perempuan yang berlangsung di lokasi, tim melihat seseorang lelaki memantau proses pemeriksaan tersebut.

Tim merasa curiga atas tindak tanduk lelaki itu dan menghampirinya. Tim kemudian memeriksa barang bawaan serta handphone miliknya. Sehingga di situ diketahui lelaki itu bernama Joni. "Tim juga menemukan adanya chat di WA (Whatsapp) yang berisikan transaksi ketiga wanita tersebut terhadap beberapa lelaki," papar Nanang.

Dengan bukti itu, tim langsung mengamankan Joni dan tiga wanita bersama sebuah mobil yang diduga sebagai alat transportasi mereka, ke Direktorat Sabhara Polda Kalbar. Dari hasil pengembangan diketahui bahwa masih terdapat beberapa PSK yang salah satunya di bawah umur berada di rumah lelaki diduga mucikari tersebut.

"Selanjutnya tim segera menuju ke rumah tersebut. Disana tim mengamankan empat perempuan muda, salah satunya masih di bawah umur," bebernya. Selanjutnya, Joni beserta tujuh perempuan muda beserta barang bukti berupa tiga unit HP, mobil Avanza serta uang tunai sebesar Rp400 ribu diserahkan ke Subdit IV Renata Ditreskrimum Polda Kalbar untuk penanganan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan sementara, kata Nanang, tarif sekali kencan berkisar Rp500 ribu sampai Rp3 juta. "Tergantung umur dan kecantikan dari perempuan yang dijajakan. Aktivitas ini sudah berlangsung lebih dari setahun. Dan ini masih dikembangkan," tutup Nanang. (Ambroisius Junius/rk)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26
Narkotika Dimusnahkan, Puluhan Ribu Jiwa Terselamatkan

Bawa 100 gram Ketamine, Warga Tiongkok Dibekuk

PONTIANAK- Bawa 100 gram ketamine, Li Chuang Hui dibekuk polisi ketika melintas di Jalan Raya Anjongan…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Tujuh Hari Dicari, Hamidah Tak Ditemukan

PONTIANAK- Tim SAR (search and rescue) gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak,…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:20

Ingin HUT Kota Pontianak Mendunia

PONTIANAK- HUT Kota Pontianak bisa menjadi jualan menarik. Ke mana-mana. Nusantara, hingga dunia. Dalam…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:05

Bawaslu Pontianak Ajak Media Massa Awasi Pemilu

PONTIANAK- Media massa menjadi salah satu pilar demokrasi. Di tengah panasnya kontestasi politik saat…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:04

TEGAS..!! Tiada Ampun, ASN Korupsi Langsung Dipecat

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tidak memberi ampun bagi Aparatur…

Senin, 08 Oktober 2018 12:24
Festival Arakan Pengantin Melayu, Sambut Hari Jadi Pontianak

Sesuai Adat dan Historis, Kreativitas Jangan Jauh Menyimpang

Pemerintah Kota Pontianak intens menjaga kearifan lokal. Berbagai tradisi dan budaya berupaya terus…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:51

Raja Tayan Minta Penjelasan GP Ansor, Ini Penjelasan GP Ansor Kalbar

PONTIANAK- Beberapa waktu lalu di berbagai daerah Indonesia, GP Ansor melakukan penolakan terhadap kegiatan…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:46

Gubernur Ingin Seluruh Rumah Sakit Terintegrasi

PONTIANAK- Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:40

Gubernur Sentil Perusahaan Sawit

PONTIANAK- Gubernur Kalbar Sutarmidji meresmikan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur…

Selasa, 02 Oktober 2018 09:35

Alhamdulillah, Ada 1.200 Rumah Murah untuk Polisi

PONTIANAK- Anggota kepolisian di lingkungan Polda Kalbar tak perlu khawatir lagi jika belum memiliki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .