UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 05 Maret 2018 12:17
Akses Jalan Desa Semabi Rusak, Warga Sakit Digotong dengan Tandu
DITANDU. Salah seorang warga yang sakit terpaksa ditandu lantaran akses jalan menuju Desa Semabi Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau rusak tak bisa dilewati kendaraan, Jumat (2/3). Abdu Syukri-RK

PROKAL.CO, SEKADAU- Kerusakan infrastruktur jalan dari Desa Seberang Kapuas menuju Desa Semabi Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau menyulitkan warga beraktivitas. Tak jarang warga harus bergotong-royong mengevakuasi warga yang sakit dengan menggunakan tandu. Seperti yang terjadi, Jumat (2/3) pagi. Seorang warga yang baru pulang dari rumah sakit harus ditandu untuk dibawa pulang ke rumahnya di Desa Semabi.

"Jalannya memang rusak parah," kata Nur Soleh, salah seorang warga Sekadau kepada Rakyat Kalbar, Jumat (2/3) siang. Menggunakan alat tandu seadanya, puluhan warga tampak saling bahu membahu menandu warga yang sakit tersebut. Jalan yang dilalui cukup parah, dengan medan tanah yang berlumpur.

Diberitakan Rakyat Kalbar, dari Seberang Kapuas ke Desa Semabi, jalan yang harus dilalui belasan kilometer. Sebagian badan jalan juga tergenang akibat hujan yang sehari sebelumnya mengguyur Sekadau. "Warga di sana berharap ada upaya dari pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan akses jalan ke Semabi," tandas Nur Soleh.

Informasi yang dihimpun Rakyat Kalbar, sebagian akses jalan merupakan jalan perusahaan. Jalan hanya berbentuk tanah tanpa pengerasan yang memadai. Terpisah, mantan aktivis mahasiswa Sekadau, Rudy Hartono berharap, pemerintah daerah segera membangun jalan ke Desa Semabi. “Paling tidak ada lah pengerasan untuk titik jalan yang memang parah rusaknya,” imbuhnya.

Diakui Rudy, untuk membangun akses jalan ke Desa Semabi, bukan perkara yang mudah. Dibutuhkan biaya yang cukup besar. Soalnya, daerah Semabi berada di seberang sungai Kapuas, sehingga untuk mengangkut material bangunan dibutuhkan biaya mobilisasi yang mahal. “Tapi itu tidak boleh dijadikan alasan kita mengabaikan mereka. Harus ada lah perbaikan secara bertahap,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Rudy juga berharap pihak swasta ikut membantu. “Perusahan yang berada di sana, paling tidak harus peduli juga. Kasihan warga kita,” lugas Rudy. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Sekadau, Heri Handoko mengatakan, Pemkab tidak tutup mata terkait kerusakan akses jalan ke Desa Semabi. Pemkab Sekadau sudah memiliki rencana perbaikan. "Tapi tahun ini belum kita eksekusi karena anggaran terbatas," katanya saat dikonfirmasi Rakyat Kalbar via selulernya.

Menurutnya, rencana perbaikan sudah dicanangkan sejak tahun lalu. Bahkan jalan tersebut sudah disurvei tim teknis PUPR. "Sudah kita lakukan pengukuran juga tahun lalu," ucapnya. Dari hasil pengukuran, jalan tersebut diketahui memiliki panjang sekitar 10 KM. Status jalan milik kabupaten, tapi sering digunakan pihak perusahaan perkebunan. Dari hasil survei, diketahui beberapa titik jalan memang ada gang pondasinya rendah. Kondisi ini membuat akses jalan tersebut sering tergenang hingga mengalami kerusakan.

Rencananya, tahun ini titik jalan yang rendah dan rusak itu akan ditinggikan. Tapi karena anggaran terbatas, belum bisa dilaksanakan pekerjaannya pada tahun ini. "Ini tetap menjadi fokus kita. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita kerjakan," tandas alumnus Fakultas Teknik Untan itu. (Abdu Syukri/rk)


BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .