UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 24 Februari 2018 12:53
ASTAGA..!! Warga Transmigrasi Pulau Maya Konsumsi Air Parit
ilustrasi

PROKAL.CO, SUKADANA- Kesulitan air bersih saat musim kemarau, warga transmigrasi di Kecamatan Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara terpaksa mengkonsumsi air parit. Kondisi miris ini terjadi di tiga lokasi transmigrasi di Kecamatan Pulau Maya yang tersebar di SP1 Desa Kemboja, SP 2 Desa Satai Lestari dan SP 3 Desa Tanjung Satai.

Diberitakan Rakyat Kalbar, Tajudin salah seorang warga transmigrasi menjelaskan, setiap tahun saat musim kemarau, mereka kesulitan mendapatkan air bersih. Sekitar dua minggu saja hujan tidak turun, persediaan air mereka pasti habis. Pasalnya, untuk air bersih mereka masih mengandalkan tampungan air hujan dalam drum pembagian pemerintah.

Kondisi ini kata dia, warga transmigran pun mencari alternatif air untuk dikonsumsi. Sebab, jika tidak ada hujan, maka mereka tidak ada air untuk dikonsumsi. “Yang jelas kalau ndak ada hujan ya ndak ada air,” kata Tajudin, Kamis (22/2).

Mengatasi krisis tersebut, warga transmigran terpaksa menggunakan air parit. Namun air parit yang dikonsumsi, tidak ada aktivitas masyarakat. Sehingga tidak ada sampah-sampah kimiawi, seperti limbah ditergen dan limbah rumah tangga. Melainkan hanya sebatas sampah dedaunan.

Air yang dikonsumsi warga merupakan air gambut. Airnya berwarna coklat menghitam seperti air the, namun terasa kelat dan asam saat diminum.“Disaring masuk dalam tong dibiarkan semalam biar mengendap besoknya baru direbus,” jelasnya.

Walau merasa tidak nyaman saat diminum, warga transmigrasi tak ada pilihan lain lagi. Alternatif lainnya hanya sebatas membeli air minum kemasan atau air galon ke ibu kota kecamatan yang jaraknya sekitar 6 kilo meter. “Ya kurang enak lah, masam,” jawab Tajudin saat ditanya rasa air parit.

Terpisah, saat dikonfirmasi Kepala Dinas Transmigrasi Kayong Utara Untung Hidayat mengatakan, kondisi kekurangan air hujan sejatinya merupakan masalah yang dihadapi semua masyarakat. Dinas Transmigrasi hanya mampu menyediakan tanki air sebanyak 4 buah. Satu tanki berukuran 200-an liter. “Kita hanya menyediakan jatah untuk warga trans, tapi untuk menyediakan dalam jumlah besar tidak ada, seperti PAH (penampungan air hujan),” tuturnya.

Seharusnya kata dia, masyarakat membuat embung. Sehingga ketika hujan dapat digunakan untuk menampung air. “Dapat dipergunakan untuk keperluan mandi dan cuci, sementara tanki disediakan untuk keperluan masak dan minum,” saran Untung.  (Kamiriluddin/rk)


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 10:29

Pergi Mancing, Saat Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

SANGGAU- Jasad Usni, 29, karyawan PT Erna Djuliawati, akhirnya ditemukan petugas. Warga asal Darit itu…

Selasa, 11 September 2018 10:11
Banjir Terjang Marau, Ketapang

Ketinggian Air 1,5 Meter, Rumah dan Sekolah Terendam

PONTIANAK- Musim kemarau belum lama usai, Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang diterjang banjir, Kamis…

Sabtu, 08 September 2018 10:46

Ekonomi Kian Sulit, Pria Paruh Baya Gantung Diri

SANGGAU- Di tengah kemeriahan Festival Budaya Paradje' X, warga Kota Sanggau dihebohkan dengan peristiwa…

Senin, 03 September 2018 11:17

Postingan Menyinggung Perasaan Umat, Pemilik Akun Andy Mustafa Putra Dibekuk

SEKADAU- Rakyat Kalbar memberitakan, kepolisian bergerak cepat menangkap pemilik akun facebook (FB)…

Senin, 03 September 2018 11:03

Ditipu, Belasan Warga Aceh Terlantar di Entikong

ENTIKONG- Sebelas warga Langsa dan Meulaboh, Provinsi Aceh terlantar di Perbatasan Entikong, Kabupaten…

Minggu, 26 Agustus 2018 21:42

Puluhan Anak Punk Diamankan, Polisi Tanggung Makan dan Penginapan

SEKADAU- Rakyat Kalbar memberitakan, puluhan anak punk diamankan jajaran Polres Sekadau, Jumat (24/8)…

Minggu, 26 Agustus 2018 10:59

Tiang Listrik Tumbang, Lalu Lintas Sekadau-Sintang Macet Sejam

SEKADAU- Arus lalu lintas di Jalan Nasional Sekadau-Sintang, KM 22, Dusun Gonis Rabu, Desa Gonis Tekam,…

Minggu, 26 Agustus 2018 10:40
Pembunuhan di Kandang Ayam Rasau Jaya III

Pria Ini Peragakan 46 Adegan Habisi Dua Temannya

PONTIANAK- Satuan Reskrim Polresta Pontianak menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap dua orang…

Kamis, 23 Agustus 2018 12:17

DUKA..!! Pemakaman Tionghoa Terbakar

Di Kabupaten Sekadau, areal pemakaman Tinghoa milik Yayasan Sosial Bhakti di Dusun Padong Desa Sungai…

Kamis, 23 Agustus 2018 10:47
Pertama Kali Upacara HUT RI di PLBN Entikong

Warga Indonesia-Malaysia Berbaur Ikut Upacara Bendera

ENTIKONG- Sejumlah pimpinan pemerintahan dan masyarakat Malaysia mengikuti upacara bendera dalam serangkaian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .