UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 24 Februari 2018 12:48
KEREN NIH..!! Kemenhub Bikin 7 Kapal di Pontianak
PABRIK KAPAL. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pembuatan kapal di PT. Steadfast Marine Jalan Khatulistiwa Kecamatan Pontianak Utara, Jumat (23/2). Maulidi Murni-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kementerian Perhubungan RI membuat 70 kapal diberbagai tempat di Indonesia. Salah satunya kapal tersebut dibikin di Kota Pontianak. Tepatnya di galangan kapal PT. Steadfast Marine Jalan Khatulistiwa Kecamatan Pontianak Utara. Seperti dilansir Rakyat Kalbar, di galangan tersebut, Kemenhub membuat tujuh unit kapal tipe 2000 GT dan 1200 GT. Anggarannya untuk per unit kapal 2000 GT sekitar Rp73 miliar. Sedangkan kapal 1200 GT antara Rp53 miliar - Rp54 miliar per unitnya.

Menhub Budi Karya Sumadi menjelaskanm dari total 70 kapal yang dibuat, diantaranya 50 untuk kapal perintis penumpang. Kemudian 15 kapal sebagai kontainer atau barang. “Sisanya untuk fungsi yang lainnya,” katanya ketika melakukan peninjauan pembuatan kapal di PT. Steadfast Marine Jalan Khatulistiwa Kecamatan Pontianak Utara, Jumat (23/2).

Peninjauan lokasi pembuatan kapal milik Kemenhub ini kata dia, untuk memastikan penyelesaiannya. Sebab April mesti sudah rampung. "Saya pastikan ini rata-rata kondisinya 80 persen," ujar Budi.  Dia berharap, kapal perintis tol baik penumpang maupun barang selesai tepat waktu. Nantinya kapal perintis barang akan diperkuat untuk Indonesia bagian timur. Sehingga akan menambahkan fungsi tol laut yang ada sekitar 15 rute. Seandainya ada 20 berarti akan ada banyak rute yang ditambahkan.

Sedangkan untuk kapal perintis penumpang akan dibagi di Maluku dan Maluku Utara. Saat lebaran nanti akan dipergunakan Jakarta, Semarang, Surabaya bisa menggunakan kapal tersebut. “Mulai minggu depan, akan dilakukan campaign tentang mudik gratis menggunakan kapal,” jelasnya.

Dikatakannya, dari total kapal yang ada bisa digunakan 10 dengan sekali angkut sekitar 4000 orang. Maka bisa empat kali, sehingga totalnya 16.000 orang penumpang. Bahkan bisa sekali angkut sebanyak 500 kendaraan bermotor.  "Saya ini mengimbau masyarakat, terutama Jakarta, Semarang sebagian Jakarta, Surabaya menggunakan ini. Kita gunakan untuk mudik gratis sama motornya. Cepat-cepat gunakan ini, karena pemerintah ingin sekali mudik tahun ini bertambah baik," tuturnya.

Budi berkeinginan kebiasaan orang Indonesia yang menggunakan kapal lebih baik. Indonesia sebagai bangsa maritim, tapi minat naik angkutan laut belum maksimal. Agar rakyat senang naik kapal, ia berjanji akan tugaskan Dirjen Laut Kemenhub untuk mengkampanyekannya.  "Kapalnya baru-baru untuk mudik lebaran," gugah Budi.

Budi belum mengetahui pembagian kapal yang digunakan mengangkut barang seperti apa. Namun dikatakannya, nanti sebagian dikelola Pelni dan swasta untuk melakukan pengiriman tol laut.  "Sekarang ini cuma 15 lintasan, kalau masing-masing kapal yang ada maka akan menambah beberapa lintasan. Berarti tol lau akan semakin baik," serunya.

Pemerintah kata dia, memang ingin mengkonsentrasikan tol laut. Selain kepastian disparitas harga, ingin sekali masyarakat di Indonesia Timur memanfaatkan. Dari timur ke barat atau sebaliknya untuk mengirim barang-barang. "Supaya punya mata pencaharian dan daerahnya semakin hidup," tuntas Menhub Budi Karya Sumadi.  (Maulidi Murni/rk)


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 10:50
Edukasi Pasar Modal untuk Mengubah Paradigma

Masyarakat Penabung Jadi Masyarakat Investor

 PONTIANAK-  Di jaman now ini, anak muda merupakan pilar peradaban.…

Senin, 10 Desember 2018 10:38

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi Antisipasi Kejahatan Jalanan

PONTIANAK- Jelang Natal dan tahun baru, Kapolresta meminta anggotanya agar…

Senin, 10 Desember 2018 10:36

HATI-HATI..!! Ada Ratusan Jenis Kosmetik Ilegal Beredar di Pontianak

PONTIANAK- Sebanyak 148 jenis produk kosmetik tanpa izin edar diamankan…

Senin, 10 Desember 2018 06:00
Pelantikan Pengurus DPP dan Deklarasi Pemilu Damai

TEGAS..!! Sikap Politik Pemuda Dayak Independen

PONTIANAK- Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Dayak Kalbar periode…

Jumat, 07 Desember 2018 08:27

Terkendala Hal Ini, Penertiban APK Belum Maksimal

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar, satu persatu Alat Peraga Kampanye (APK)…

Kamis, 06 Desember 2018 11:02

Penjual Arak Dibekuk, Cuma Dibina

PONTIANAK- HRS, hanya bisa pasrah saat kediamannya di geledah oleh…

Sabtu, 01 Desember 2018 12:57

MUSIBAH..!! Gudang Barang Bekas di Pal 5 Hangus

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, gudang penampungan barang bekas di Jalan…

Sabtu, 01 Desember 2018 12:55

Pomdam Bekuk Prajurit Pemberontak

PONTIANAK-  Seorang oknum prajurit yang bergabung dengan pemberontak, diamankan Polisi…

Sabtu, 01 Desember 2018 12:52

Tiga Hari Dicari, Rudi Ditemukan di Sungai Kapuas, Begini Kondisinya…

PONTIANAK- Rudi, warga Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kubu…

Sabtu, 01 Desember 2018 12:50

ASTAGA..!! Tunjangan Khusus Guru Tidak Sesuai Kenyataan

PONTIANAK-  Tunjangan khusus guru terus menjadi polemik. Pasalnya, ada guru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .