UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 21 Februari 2018 11:09
Sengkarut APBD Melawi, Berimbas Terhadap Tenaga Honor
Dua Bulan Gaji Belum Dibayar, Terpaksa Jadi Buruh Bangunan
KERJA SAMPINGAN. Agustianto, tenaga honor di Dinsos Melawi sedang mengecat di salah satu rumah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena dua bulan gajinya belum dibayar Pemkab, Selasa (20/2). Dedi Irawan-RK

PROKAL.CO, Sengkarut APBD Melawi 2018 yang belum tuntas antara eksekutif dan legislatif berdampak luas. Tak hanya memperlambat pembangunan dan pelayanan pemerintahan, tapi juga berimbas bagi kehidupan masyarakat.

 

Rakyat Kalbar memberitakan, di antara yang merasakan dampak dari adanya tarik ulur antara eksekutif dan legislatif tersebut adalah tenaga kontrak atau honor di instansi pemerintahan Melawi. Agustianto, misalnya. Tenaga honor di Dinas Sosial (Dinsos) Melawi ini terpaksa harus mencari uang untuk makan sehari-hari dengan pekerjaan sampingan menjadi buruh bangunan. Sebab, gajinya selama dua bulan belum terbayarkan.

 “Saya di Nanga Pinoh ini ngontrak. Sementara biaya ngontrak rumah Rp600 ribu per bulan,” ujarnya, Selasa (20/2). Saat ini saja dia sudah dua bulan nunggak pembayaran kontrakan. Jangankan untuk bayar rumah kontrak, makan sehari-hari saja ia kesulitan. Makanya, pria asal Kecamatan Ella Hilir ini terpaksa mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. “Saat ini kerja sampingan saya jadi buruh bangunan bang. Saya ngecat di rumah orang,” curhat pria yang akrab disapa Anto ini.

Tidak hanya ngecat, Anto mengaku siap melakukan pekerjaan apa saja. Asalkan halal. Di samping itu, kendati gajinya belum dibayar Pemkab, ia tetap melaksanakan tugasnya sebagai tenaga honor di instansi tempatnya bernaung.

“Waktu kerja itukan Senin sampai Jumat sejak pagi sampai pukul 15.00 WIB. Nah, waktu yang saya gunakan untuk cari sampingan malam hari dan pada Sabtu dan Minggu. Saya tidak mengorbankan waktu kerjanya sebagai tenaga honor,” paparnya.

Anto berharap antara eksekutif dan legislatif bisa segera mendapatkan kesepakatan tentang APBD Melawi. Sehingga program pemerintahan bisa berjalan efektif dan gaji para tenaga kontrak juga bisa segera dibayar.

“Mudah-mudahan, Pemkab dan DPD mendapatkan jalan terbaik dan mendapatkan kesepakatan yang baik. Sehingga gaji kami bisa segera dibayar dan segala program bisa berjalan dengan baik pula,” harap Anto.

Untuk diketahui, APBD Melawi 2018 sebelumnya sudah diketuk palu alias disahkan serta sudah dilakukan asistensi ke Pemerintah Provinsi Kalbar. Yang kemudian Berita Acara Asistensinya harus ditandatangani oleh Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin. Namun, Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin emoh untuk menandatangani. Dengan alasan, karena utang jangka pendek yang tidak dimasukan Pemerintah Melawi di dalam APBD tersebut.

Kendati sudah dilakukan beberapa pertemuan, kisruh APBD tersebut tak kunjung tuntas. Sehingga lagi-lagi membuat Bupati Melawi, Panji meminta bantuan Pemerintah Provinsi Kalbar untuk memfasilitasi penyelesaian APBD tersebut. Melalui surat bupati Nomor: 910/155/BPKAD tanggal 12 Februari lalu ditujukan ke Gubernur Kalbar. Pemerintah Melawi meminta fasilitasi percepatan penetapan APBD Melawi 2018. Karena RAPBD yang telah dilakukan evaluasi pada 8 Desember 2017 belum juga mendapatkan persetujuan dari pimpinan DPRD Melawi.  (Dedi Irawan/rk)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 12:48

Pilkada, Ini Imbauan Kapolres Sanggau

SANGGAU- Pemilihan Umum (Pemilu) bukan hanya sekedar prosedur rutin yang wajib dijalankan oleh negara-negara…

Selasa, 12 Juni 2018 14:56

Cuket Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belitang

BELITANG- Sin Kit Lan alias Cuket, warga Desa Belitang 2, Kecamatan Belitang, Sekadau ditemukan tak…

Selasa, 12 Juni 2018 14:46

AHAYYY..!! Kepergok dengan Bencong di Semak-semak, BJ Akui Pengen …

MEMPAWAH- Berupaya memberikan rasa aman dan kondusif dalam menjalani ibadah puasa, Satpol PP Kabupaten…

Rabu, 06 Juni 2018 15:27
Parkir Liar Depan Transmart Akhirnya Ditertibkan

Jukir Diangkut, Kendaraan Ditilang

SUNGAI RAYA- Janji Dinas Perhubungan Kubu Raya dan Satlantas Polresta Pontianak untuk menertibkan parkir…

Rabu, 06 Juni 2018 15:14

Ujaran Kebencian terhadap Mantan Gubernur UJ, Pelaku Fitnah Serahkan Diri

SEKADAU- Kasus ujaran kebencian terhadap mantan Gubernur Kalbar asal Sekadau, Almarhum H Usman Jafar…

Rabu, 06 Juni 2018 15:09
Ujicoba PLTU Parit Baru Site Bengkayang

YES..!! PLTU Ini Siap Membuat Kalimantan Benderang

SINGKAWANG- Direktur Bisnis Regional Kalimantan, Machnizon Masri bersama General Manager PLN UIP Kalimantan…

Rabu, 06 Juni 2018 15:06

Innova VS Vega ZR, Arifin Meninggal di Tempat

SEKADAU- Mobil Toyota Innova dan sepeda motor Yamaha Vega ZR terlibat kecelakaan di Jalan Sekadau-Sanggau,…

Rabu, 06 Juni 2018 14:21

NAH KAN…Pelaku Fitnah Mantan Gubernur UJ Dipolisikan

SEKADAU-Dugaan ujaran kebencian lontaran pemilik akun Facebook Raymon Sanchez berbuntut panjang. Statusnya…

Minggu, 03 Juni 2018 22:37

Lidik Fitnah terhadap Mantan Gubernur UJ, Keluarga akan Tempuh Jalur Hukum

SEKADAU-. Mantan Gubernur Kalbar, almarhum Usman Jafar (UJ) difitnah  pemilik akun Facebook Raymon…

Minggu, 03 Juni 2018 21:29
Banjir Melanda Sejumlah Wilayah di Sekadau

Warga Diminta Siap-Siap Mengungsi

Banjir juga merendam ratusan rumah warga di bantaran sungai Kapuas dan sungai Sekadau. Khususnya di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .