UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 21 Februari 2018 10:52
BIKIN KAGET..!! Anak Sibuk Mencari, Tak Tahunya Si Ayah Kondisinya Begini…
PERIKSA JENAZAH. Tim Inafis Polres Sekadau memeriksa jenazah E Empong di rumah duka di Desa Gonis Tekam, Senin (19/2) malam--Polisi for Rakyat Kalbar

PROKAL.CO, SEKADAU- Warga Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir dikejutkan dengan penemuan mayat, Senin (19/2) sekitar pukul 17.00 Wib. Mayat yang ditemukan dalam pondok di Dusun Segori itu, diketahui bernama E Empong, merupakan warga setempat.

 “Tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di jasad korban. Namun diduga korban mengakhiri hidupnya dengan meminum cairan kimia," ujar Brigadir Aleksander Aldo, Kepala Pos Polisi Simpang Empat Kayu Lapis melalui pesan singkatnya, Senin malam.

Diberitakan Rakyat Kalbar, korban yang lahir di Jerajau, 11 Juli 1965 ini, pertama kali ditemukan oleh sang anak, Kristina Maya. Kristina pun langsung terpukul begitu mengetahui ayahnya sudah tak bernyawa. Sebelumnya, bersama keponakannya Enjel, Kristina sudah mencari sang ayah sejak pukul 10.00 Wib. Namun tak disangka, sang ayah ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Saat datang ke pondok yang berada dalam hutan tersebut, Kristina melihat sang ayah sudah kaku dalam kondisi telungkup. Di dekatnya ada bungkusan mi instan berisi senyawa kimia jenis potasium dan bekas botol air mineral yang masih tersisa sedikit airnya.

Pihak Pospol Simpang Empat Kayu Lapis bersama Polsek Sekadau Hilir dan Tim Inafis Polres Sekadau yang menerima laporan, langsung meluncur ke lokasi. Namun, saat polisi datang, jenazah sudah dibawa pihak keluarga ke rumah duka. "Pihak keluarga tidak bersedia agar dilakukan visum. Mereka menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah," jelas Aldo.

Korban diketahui sudah lima tahun mengidap diabetes. Bahkan korban memiliki luka di kaki yang belum kunjung sembuh sejak empat bulan terakhir.  Bekas luka itu, masih terlihat dan kondisinya lumayan parah. Hal ini diduga mengganggu pikiran korban sehingga membuatnya berbuat nekat.

"Menurut pihak keluarga, selama dua hari belakangan ini, korban sering pergi dari rumah. Korban juga kerap susah tidur," ucap Aldo. Soal keputusan pihak keluarga untuk tidak melakukan visum atau pun otopsi terhadap jasad Empong, pihak kepolisian menghargainya. Pihak keluarga pun sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan visum atau otopsi.

“Jenazah korban kita serahkan ke keluarga. Kita juga sudah membuat surat pernyataan dari keluarga,” pungkas Aldo. (bdu/rk)


BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .