UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 13 Februari 2018 10:10
Sah.! Pilkada Sanggau 2018 Diikuti Dua Paslon

PH: Rakyat Sebagai Juri, Yansen: Kun Fa Yakun.!

PROKAL.CO, SANGGAU- KPU Sanggau menggelar rapat pleno terbuka pengumuman hasil penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sanggau pada Pilkada Sanggau 2018, rapat berlangsung di aula kantor KPU Sanggau, Senin (12/2). Pasangan petahana Paolus Hadi-Yohanes Ontot (PH YO) dan pasangan Yansen Akun Effendy-Fransiskus Ason (YAS) Mantap, sah sebagai kontenstan di Pilbup 2018. Rapat pleno dipimpin Ketua KPU Sanggau, Sekundus Ritih didampingi seluruh Komisioner KPU Sanggau. Penetapan itu juga dihadiri jajaran Forkompinda dan tim masing-masing Paslon. 

Diberitakan Rakyat Kalbar, Ketua KPU Sanggau, Sekundus Ritih menyampaikan, penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sanggau sudah melalui proses, mulai dari pendaftaran, penelitan administrasi, syarat-syarat kelengkapan, baik pencalonan maupun calon yaitu harus memenuhi syarat sesuai di PKPU nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan.

“Sesuai dengan jadwal PKPU nomor 2 tahun 2018 revisi dari jadwal PKPU 1 tahun 2017 bahwa pada 12 Februari adalah masa untuk penetapan paslon. Tanggal 13 adalah masa untuk pencabutan nomor urut paslon dan tanggal 15 Februari sampai 23 Juni 2018 masa kampanye,” tegasnya.

Ia menegaskan, karena sudah ditetapkan sebagai Paslon, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya agar paslon menertibkan alat peraga masing-masing yang sudah terpasang saat ini, satu kali 24 jam untuk menurunkanya. “Kemudian mereka juga tidak boleh lagi membuat iklan-iklan, baik itu dimedia cetak, elektronik, selain yang difasilitasi KPU. Mereka harus memperhatikan soal jadwal yang sudah ditentukan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh, siapa yang boleh terlibat atau tidak. Kemudian mengurus izin untuk menyelenggarakan kampanye, ” jelasnya.

Selanjutnya, karena ini masa pemuktharian data diharapkan masyarakat mengecek nama mereka ketika diumumkan. Masyarkat diminta berpartisipasi mengawasi proses tersebut. “Karena sudah memasuki masa kampanye, silahkan untuk melihat, mengetahui visi dan misi Paslon. Kita juga berharap masyarakat menggunakan hak pilihnya dan datang ke TPS pada tanggal 27 Juni 2018 mulai pukul 07.00-13.00, ” ujarnya.

Selaku penyelenggara, ia sangat berharap seluruh proses tahapan Pilkada berjalan aman, baik dan lancar. Siapapun terpilih, itulah pemimpin untuk lima tahun mendatang. Setelah ditetapkan sebagai calon, Poulus Hadi berjanji tetap mengikuti aturan kampanye sesuai peraturan perundangan-undangan. Ia juga meminta masyarakat cerdas dalam memilih. Tak perlu termakan isu-isu menyesatkan. “Mudah-mudahan rakyat semakin cerdas,” harapnya.

Calon petahana itu juga bertekad mewujudkan Kabupaten Sanggau yang aman. Dalam Pilkada, lanjut dia, suara masyarakat adalah penentu. “Masyarakat adalah juri utama kemenangan masing-masing calon. Harapan saya mari kita Sanggau yang saat ini betul-betul sudah aman, rumah tempat tinggal yang sudah enak, jangan kita rusak hanya karena Pilkada,” ujarnya.

Sebagai incumbent, PH, sapaan akrabnya juga harus memahami apa yang boleh dan tidak. Ia baru cuti dari jabatannya sebagai Bupati Sanggau pada 15 Februari.  “Untuk hal-hal yang berkaitan dengan aturan, kami harus paham,” pungkasnya. .

Sementara itu, Yansen Akun Effendi, bersyukur telah ditetapkan sebagai calon Bupati Sanggau oleh KPU. Ia juga menyerahkan sepenuhnya kompetisi ini kepada masyarakat Sanggau. “Kami akan menjual produk kami, visi-misi tentang apa yang harus kami lakukan untuk Kabupaten Sanggau ini,” kata dia kepada wartawan usai penetapan.

Pilkada, lanjut Yansen, harus dimaknai sebagai pesta rakyat. Rakyat yang menyelenggaranan dan melakukannya secara langsung. Karena itu baginya tak soal meski hanya diusung dua partai, Golkar dan PKB.

“Pilkada bukan dinilai dari jumlah partai atau jumlah kursi, tetapi lolos atau tidak. Hari ini sudah jelas. Lagipuan yang dicoblos bukan partai. Kan yang dicoblos gambar orangnya, kecuali Pileg. Hak prerogatif itu ada pada rakyat. Sekali lagi saya katakan, suara rakyat adalah suara Tuhan. Kalau Tuhan sudah mengatakan ya, kun fa yakun. Jadilah kita,” bebernya.

Yansen berharap siapapun yang menang, selisihnya harus di atas dua persen, supaya mutlak kemenangan itu. Tak dibawa ke MK. Karenanya ia menargetkan kemenangan minimal 52 persen. Soal isu hoax, Yansen meminta masyarakat tutup mata, tutup teliga, dan berserah kepada hati masing-masing. “Kan cuma dua, terserah masyarakat. Suara rakyat adalah suara Tuhan. Yang lain itu peranan. Netralitas. Netralitasi KPU, TNI/Polri, Panwas, Kades, PNS, Kepala Dinas. Jadi jangan coba-coba Kepala Dinas bermain-main dalam kontek itu,” pungkasnya.  (Kiram Akbar/rk)

 


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:30

Dukung RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan

PONTIANAK- DPR RI mengusulkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:24

Kasus Pencurian Paling Banyak, Pelakunya Rata-rata Residivis

PONTIANAK- Tindak pidana pencurian masih menjadi kasus paling menonjol yang disidangkan di Pengadilan…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:22
Simpan Foto Pria Lain di FB, Pemicu Keretakan Rumah Tangga

Sebulan Hidup di Hutan, Akhirnya Pembunuh Mantan Istri Tertangkap

SINGKAWANG- Masih ingat dengan kasus pembunuhan terhadap Sery Juniarsih? Kini pelaku yang tak lain adalah…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:17
BPJS Kesehatan Tidak Bangkrut

WADUH BANYAK BANGET..!! Peserta di Kalbar Tunggak BPJS Kesehatan, Nilainya Rp120 M

PONTIANAK- Besaran tunggakan iuran peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan disebut…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:02

NGERI..!! Sudah 22 Orang Tewas Akibat Rabies di Kalbar

PONTIANAK- Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kalimantan Barat kian memprihatinkan. Kabupaten…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:54
Sungai Mempawah Nan Kaya

WUIIHHH..!! Nelayan Tangkap Ikan Tapah 90 Kg

MEMPAWAH- Kekayaan alam sungai Mempawah masih sangat terjaga keasriannya. Walaupun aliran sungai sudah…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:52
Rasau Jaya Heboh, Ramai-ramai Berendam di Sungai

Dihargai Mahal, Warga berburu Ringau

Sudah sepekan, hampir di setiap sungai di kawasan Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya mendadak…

Selasa, 09 Oktober 2018 10:49

Aksi Damai Minta Gubernur Tidak Diskriminatif, Midji: Lihat Nanti APBD 2019

PONTIANAK-  Puluhan massa mengatasnamakan Aliansi Rakyat Penegak Demokrasi Kalimantan Barat menggelar…

Senin, 08 Oktober 2018 12:25
Buka Milad ke 106 Muhammadiyah Kalbar

Midji: Pemprov akan Lakukan Program Dongrak IPM

PONTIANAK- Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kesehatan.…

Sabtu, 06 Oktober 2018 12:47
Peringati HUT ke 73 TNI di Kodam XII/Tpr

Berikan yang Terbaik untuk Rakyat

SUNGAI RAYA- Diusia ke 73, personel TNI yang yang bertugas di Kalbar diharapkan lebih profesional lagi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .