UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Jumat, 09 Februari 2018 11:02
Jelang Imlek, Pembuat Kue Keranjang Banjir Orderan
Bahan Baku Sulit Didapat, Mahal, Omzet pun Menurun
KUE KERANJANG. Salah seorang keluarga Ali melepas kue keranjang yang baru jadi ke cetakan kaleng di Gang Dungun Jalan Gajah Mada, Rabu (7/2) siang. Ambrosius Junius-RK

PROKAL.CO, Jelang perayaan tahun baru Imlek, pembuat kue keranjang kebanjiran pesanan. Tidak seperti sebelum-sebelumnya, tahun ini bahan baku kue keranjang sulit didapat.

Ambrosius Junius, Pontianak, Rakyat Kalbar

Keluarga Ali merupakan di antara pembuat kue keranjang di Kota Pontianak. Usaha ini sudah turun-temurun dilakukan. Imlek tahun ini, keluarga Ali membuat satu ton lebih kue keranjang. Dijelaskan pria 56 tahun ini, proses pembuatan kue keranjang selama tiga minggu. Kendati begitu, mereka tidak memakai tenaga orang luar. Sistem ini telah dilakoni keluarga ini sejak puluhan tahun lalu.

"Usaha dari bapak sekitar 20 an tahun, sekarang generasi ke tiga, dulu nenek, mama, bapak, baru kita," paparnya ketika ditemui di kediamannya di Gang Dungun Jalan Gajah Mada, Rabu (7/2) siang. Lantaran sulit diperoleh, tahun ini bahan baku membuat kue keranjang harganya mahal. Akibatnya Imlek tahun ini, omzet jadi merosot. "Beras ketan agak susah, mahal, kita pun agak merosot omzetnya," ujarnya.

Diberitakan Rakyat Kalbar, dibanding tahun lalu, per kilogram beras ketan hanya Rp12 ribu. Sedangkan tahun ini sekitar Rp17 ribu – Rp19 ribu per kilogram.  "Dulukan cuma Rp12 ribu, sekarang ada kenaikan," ucapnya

Untuk membuat kue keranjang, beras ketan dan gula pasir digiling menjadi adonan Proses pembuatan kue bertekstur kenyal dan lengket tersebut memakan waktu 13 - 14 jam. Tepung ketan dan gula pasir 1 berbanding 1. Atau jika tepung beras 100 kilogram, maka gula pasir juga sebanyak 100 kilogram. Sebuah kue keranjang yang dihasilkan beratnya sekitar 0,5 kilogram.

Sehari keluarga Ali bisa memproduksi 300 potong kue keranjang atau sekitar 150 kilogram. Sementara harga per kilogramnya Rp23 ribu. Omzet per hari diperolehnya tidak menentu."Kita ngak bisa prediksi omzetnya, itu tergantung orang yang pesan," ujarnya

Kue keranjang buatan keluarga Ali ini biasanya dikirim ke berbagai daerah di Kalbar, seperti Sintang, Sekadau, Kubu Raya dan lainnya. Ada juga orang yang memesan untuk dikirim ke sanak keluarganya di Jakarta. "Kita ngak kirim ke Jakarta, cuma pas orang pesan, kita diminta packing yang bagus," jelas Ali. (*)

 

 

 


BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*