UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Jumat, 09 Februari 2018 10:45
Dorrr! Jambret Kambuhan Ditembak
TERKAPAR. Tim Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak meminta keterangan Hendra di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak, Kamis (8/2)—Polisi for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Pelarian Hendra berakhir. Pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) alias jambret ini akhirnya berhasil ditangkap anggota Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kamis (8/2) dini hari. Tak hanya ditangkap, residivis ini juga terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri saat pengembangan.

Diberitakan Rakyat Kalbar, informasi yang dihimpun di lapangan, Hendra telah beraksi sebanyak empat kali sejak Oktober 2017 lalu. Setelah identitasnya diketahui, dia diburu sejak Desember. Dalam pemburuan itu, Hendra licin. Dia selalu berhasil melarikan diri. Kala itu dia berhasil kabur saat digerebek di rumahnya, di Gang Delima, Kecamatan Pontianak Barat.

Keberhasilan penangkapan Hendra ini cukup terbantu dengan tertangkap terlebih dahulu pelaku lainnya, Darwis. “Dari pelaku pertama yang ditangkap, kita akhirnya berhasil melacak keberadaan Hendra,” jelas Iptu Jatmiko Kanit Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak ditemui di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak, Kamis (8/2) siang.

Jatmiko menjelaskan, Januari lalu didapat kabar bahwa Hendra berada di Kabupaten Mempawah. Sehingga dilakukanlah pengejaran ke sana. Namun lagi-lagi Hendra berhasil kabur. Lalu, Rabu 7 Februari kemarin didapat informasi jika dia berada di Entikong.  “Kami langsung bergerak menuju Entikong dan berkoordinasi dengan Polsek di sana, sehingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan,” terangnya.

Jatmiko menerangkan, berdasarkan laporan masyarakat, Hendra Cs ini sudah beraksi di empat tempat kejadian perkara (TKP). Yakni dua kali merampas tas pengendara sepeda motor di Jalan Merdeka, Pontianak Kota; Jalan Ahmad Yani I, Pontianak Selatan dan di Jalan Bintaro, Pontianak Selatan.

 “Seluruh korbannya wanita. Saat beraksi Hendra bersama temannya Darwis, yang sudah ditangkap sebelumnya,” jelas Jatmiko. Lanjut Jatmiko, Hendra yang sempat diperiksa di Polsek Entikong usai penangkapan ini kemudian dibawa ke Pontianak. Setibanya di Pontianak dilakukanlah pengembangan dengan membawa pelaku untuk menunjukkan TKP yang pernah dilakukan kejahatan itu.

Saat berada di TKP Jalan Barito, Hendra memanfaatkan kelengahan anggota dan berupaya kabur. “Saat melarikan diri, tiga kali tembakan peringatan dilepas tak diindahkan. Sehingga, pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan menembak kakinya,” tegasnya.

Penjahat kambuhan yang sudah dua kali keluar masuk penjara dalam kasus pencurian ini kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak untuk diberi pertolongan medis. “Terhadap pelaku akan dikenakan pasal 365 dengan ancaman pidana penjara selama sembilan tahun," tegas Jatmiko.

Sementara itu, Hendra mengaku setiap kali beraksi, Darwis yang membawa sepeda motor. “Saya bertugas merampas tas korban," akunya. Hendra mengatakan, barang hasil kejahatan seperti handphone kemudian dijual. Uangnya dibagi dan dihabiskan untuk bermain judi online dan membeli sabu. (Achmad Mudzirin/rk)

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:00

Sidang Kasus Pembunuhan, Ruang Sidang Malah Dipenuhi Tulisan Dukungan Terhadap Terdakwa

PONTIANAK- Sidang lanjutan kasus pembunuhan terhadap Zainal Makmur di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:47
Sidang Putusan Perceraian di Pengadilan Agama Pontianak

Wanita Ini Terbukti Bersuami 2, Eddy Dapat Hak Asuh Anak

PONTIANAK- Babak panjang dari kemelut rumah tangga antara Eddysan Farel dengan Nurhidayati akhirnya…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:36

SADIS DAN SERAM..!! Dua Nyawa Melayang di Tangan Pidelis Kalis

PONTIANAK- Tindakan Pidelis Kalis terbilang seram. Nyaris waktu bersamaan pemuda 18 tahun ini bunuh…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:45
Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

JANGAN MALU..!! Anak Dicabuli, Segera Lapor ke Polisi

PONTIANAK- Tahun ini Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar menerima  sebanyak…

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:11
Kasus Candaan Bom di Pesawat

Frantinus Nirigi Gugat Praperadilan Kapolresta dan Kemenhub

PONTIANAK- Masih ingat dengan kasus candaan bom (joke bomb) yang dilakukan Frantinus Nirigi dalam pesawat…

Minggu, 29 Juli 2018 12:29
POPTI Kalbar, Kepedulian terhadap Anak Penderita Thalassemia

Penyakit Diturunkan, Bukan Keturunan, Dianjurkan Screening Pra-Nikah

Windy Prihastari, pegawai Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kalbar tak menyangka saat anak pertamanya…

Minggu, 29 Juli 2018 12:26

Keluarga Tak Sadar Abangnya Meninggal dalam Mobil

PONTIANAK- Isak tangis penuh sesal tak kuasa dibendung Ida saat menceritakan adiknya, Abdul Syukur,…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:08

Sempat Tertahan di Rumah Sakit Karena Tak Bayar, Akhirnya Bayi Bisa Pulang

PONTIANAK- - Sempat tertahan lantaran belum bisa membayar perawatan dan pengobatan anaknya yang baru…

Sabtu, 28 Juli 2018 21:01

Pejabat Perusda Ikut Kampanye, Ternyata Bawaslu…

PONTIANAK- Pilkada Kalbar dinilai berbagai kalangan berjalan sukses. Pilkada yang pernah dimasukkan…

Kamis, 26 Juli 2018 20:35

Midji: Masalah Anggaran Harus Transparan

PONTIANAK- Sutarmidji dan Ria Norsan akan melakukan pemerataan pembangunan sesuai visi misinya saat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .